<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061</id><updated>2012-02-16T19:25:17.327+07:00</updated><category term='Muhasabah'/><category term='Syair'/><category term='HIV/Aids'/><category term='inspiring'/><category term='Copas'/><category term='Judo'/><category term='iseng'/><category term='tips'/><category term='Hari Aids'/><category term='Menuju Hatimu'/><category term='catatan'/><category term='Vlog'/><category term='VivaNews'/><category term='cerita pendek'/><category term='Djarum Black'/><title type='text'>Harian Mahdy | Catatan Iseng siKribo</title><subtitle type='html'>Catatan Iseng siKribo</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>85</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2017694161489412814</id><published>2012-01-30T21:04:00.000+07:00</published><updated>2012-01-30T21:04:42.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Segelas Susu</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-4yjit4JKM9c/TlZp3Xq4oRI/AAAAAAAAAPA/LbYHyUkDUAI/s1600/milks_flickr.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" id="il_fi" src="http://3.bp.blogspot.com/-4yjit4JKM9c/TlZp3Xq4oRI/AAAAAAAAAPA/LbYHyUkDUAI/s320/milks_flickr.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari, seorang anak lelaki miskin yang hidup dari menjual asongan dari pintu ke pintu, menemukan bahwa dikantongnya hanya tersisa beberapa sen uangnya, dan dia sangat lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki tersebut memutuskan untuk meminta makanan dari rumah berikutnya. Akan tetapi anak itu kehilangan keberanian saat seorang wanita muda membuka pintu rumah. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya berani meminta segelas air. Wanita muda tersebut melihat, dan berpikir bahwa anak lelaki tersebut pastilah lapar, oleh karena itu ia membawakan segelas besar susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak lelaki itu meminumnya dengan lambat, dan kemudian bertanya, “Berapa saya harus membayar untuk segelas besar susu ini?”&lt;br /&gt;Wanita itu menjawab, “Kamu tidak perlu membayar apapun”. “Ibu kami mengajarkan untuk tidak menerima bayaran untuk kebaikan”, kata wanita itu menambahkan.&lt;br /&gt;Anak lelaki itu kemudian menghabiskan susunya dan berkata, “Dari dalam hatiku aku berterima kasih pada anda.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian tahun kemudian, wanita muda tersebut mengalami sakit yang sangat kritis. Para dokter dikota itu sudah tidak sanggup menanganinya. Mereka akhirnya mengirimnya ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis yang mampu menangani penyakit langka tersebut. Dr. Horward Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat ia mendengar nama kota asal si wanita tersebut, terbersit seberkas pancaran aneh pada mata dokter Kelly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera ia bangkit dan bergegas turun melalui hall rumah sakit, menuju kamar si wanita tersebut. Dan berpakaian jubah kedokteran ia menemui si wanita itu. Ia langsung mengenali itu pada sekali pandang. Ia kemudian kembali keruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan upaya terbaik untuk menyelamatkan nyawa wanita itu. Mulai hari itu, Ia selalu memberikan perhatian khusus pada kasus wanita itu. Setelah melalui perjuangan yang panjang, akhirnya diperoleh kemenangan.. ..Wanita itu sembuh!!&lt;br /&gt;Dr. Kelly meminta bagian keuangan rumah sakit untuk mengirimkan seluruh tagihan biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan. Dr. Kelly melihatnya, dan menuliskan sesuatu pada pojok atas lembar tagihan, dan kemudian mengirimkannya ke kamar pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu takut untuk membuka tagihan tersebut, ia sangat yakin bahwa Ia tak akan mampu menbayar tagihan tesebut walaupun harus dicicil seumur hidupnya. Akhirnya Ia memberanikan diri untuk membaca tagihan tersebut, dan ada sesuatu yang menarik perhatiannya pada pojok atas lembar tagihantersebut. Ia membaca tulisan yang berbunyi..”Telah dibayar lunas dengan segelas besar susu!!” tertanda, Dr Horward Kelly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata kebahagian kehilangan membanjiri matanya. Ia berdoa: “Tuhan, terima kasih, bahwa cintamu telah memenuhi seluruh bumi melalui hati dan tangan manusia.”&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2017694161489412814?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2017694161489412814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2012/01/segelas-susu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2017694161489412814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2017694161489412814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2012/01/segelas-susu.html' title='Segelas Susu'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4yjit4JKM9c/TlZp3Xq4oRI/AAAAAAAAAPA/LbYHyUkDUAI/s72-c/milks_flickr.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2849655182650284482</id><published>2012-01-27T18:47:00.000+07:00</published><updated>2012-01-27T18:47:26.464+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Lahir Kembali</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.auroraskye.com/photos/carrick3197s.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="214" src="http://www.auroraskye.com/photos/carrick3197s.jpg" style="-webkit-user-select: none;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Udah lama gak pernah posting di Blog ini lagi dikarenakan kesibukan kuliah sama kesibukan di &lt;a href="http://www.e-campusradio.com/"&gt;Colleger Radio&lt;/a&gt;&amp;nbsp;. Blog ini hampir gak pernah sama sekali terjamah oleh tangan yang suci ini.. hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini mudah-mudahan sering aku update ya KawanBlogger, supaya bisa makin eksis kedepannya.. amiiiien... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;woke kita mulai dari 0 lagi ya sekarang.. hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan saya wahai blog, saya akan lebih memperhatikan dirimu.. :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2849655182650284482?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2849655182650284482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2012/01/lahir-kembali.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2849655182650284482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2849655182650284482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2012/01/lahir-kembali.html' title='Lahir Kembali'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5370918260160410270</id><published>2011-11-25T12:29:00.000+07:00</published><updated>2011-11-25T12:29:35.612+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Copas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Ketika Sholat Sunah Fajar Lebih Mahal daripada Dunia &amp; Isinya</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_MQtgxTUCMs0/TEcYCLicdhI/AAAAAAAAAS8/j8sd9ejo_8w/s1600/SUJUD.l.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_MQtgxTUCMs0/TEcYCLicdhI/AAAAAAAAAS8/j8sd9ejo_8w/s400/SUJUD.l.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Seorang pengusaha nan shalih bernama Kajiman –bukan nama asli-, malam itu  sedang menginap di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Simpang Lima  Semarang. Usai melakukan qiyamul-lail ia bergegas ke luar hotel untuk  mencari masjid terdekat dan shalat Shubuh berjamaah di sana. Waktu di  jam tangan Kajiman menunjukkan bahwa waktu adzan Shubuh kira-kira  setengah jam ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu keluar dari lobby hotel, Kajiman pun memanggil seorang tukang becak yang sedang mangkal lalu ia naik ke atas becak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau diantar kemana, Pak?" tanya tukang becak bernama Ibnu. Begitu  ditanya, Kajiman menjawab, "Antar saya keliling kota Semarang saja,  Pak!" Ia menjawab sedemikian karena ia tahu bahwa waktu Shubuh masih  jauh tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Ibnu sang tukang becak mengantarkan Kajiman berkeliling Simpang Lima sebagai pusat kota Semarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira belasan menit sudah Ibnu mengayuhkan pedal becak mengantarkan  Kajiman yang hendak melihat panorama kota Semarang saat pagi menjelang.  Beberapa jalan sudah mereka susuri berdua. Lalu sayup-sayup terdengar  suara tarhim dari sebuah corong menara masjid di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Arhamar Rahimiin, Irhamnaa.... Ya Arhamar Rahimiin, Irhamnaa....!"&lt;br /&gt;Suara tarhim itu mengisyaratkan kepada warga kota Semarang bahwa waktu shubuh sebentar lagi akan menjelang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejurus itu Ibnu berkata santun kepada penumpangnya, "Mohon maaf ya pak,  boleh tidak bapak saya pindahkan ke becak lain??" Kajiman membalas,  "Memangnya bapak mau kemana?" "Mohon maaf pak, saya mau pergi ke  masjid!" jawab Ibnu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang Kajiman kagum atas jawaban Ibnu sang tukang becak, namun ia  ingin mencari alasan mengapa Ibnu sedemikian hebat kemauannya hingga  ingin pergi ke masjid. "Kenapa harus pergi ke masjid pak Ibnu?" tanya  Kajiman. Ibnu dengan polos menjawab, "Saya sudah lama bertekad untuk  mengumandangkan adzan di masjid agar orang-orang bangun dan melaksanakan  shalat Shubuh. Sayang khan Pak kalau kita tidak shalat Shubuh" jelas  Ibnu singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban ini semakin membuat Kajiman bertambah kagum atas ketaatan Ibnu.  Namun Kajiman belum puas sehingga ia melontarkan pertanyaan yang  menggoyah keimanan Ibnu. "Pak, bagaimana kalau pak Ibnu tidak usah ke  masjid tapi pak Ibnu temani saya keliling kota dan saya akan membayar Rp  500 ribu sebagai imbalannya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan santun Ibnu membalas tawaran itu, "Mohon maaf pak, bukannya  menolak.... namun guru saya pernah mengajarkan bahwa shalat sunnah Fajar  itu lebih mahal daripada dunia beserta isinya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deggg....! dinding hati Kajiman bergemuruh mendapati jawaban hebat dari  seorang pengayuh becak seperti Ibnu. Ia begitu takjub atas ketaatan Ibnu  kepada Tuhannya. Amat jarang menurut Kajiman manusia sekarang yang  memiliki prinsip hidup seperti Ibnu.&lt;br /&gt;Bahkan Kajiman pun memberikan tawaran dua kali lipat dari semula, tetap  saja Ibnu menolaknya. Kekaguman pun membawa Kajiman menyadari bahwa ada  pelajaran besar yang sedang ia dapati dari seorang guru kehidupan  bernama Ibnu pagi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dua rakaat Fajar (qabliyah Shubuh) lebih baik daripada dunia beserta isinya." (Muhammad Saw)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu dan Kajiman pun tiba di salah satu masjid, rumah Allah. Lampu-lampu  masjid belum menyala. Mereka berdualah orang-orang pertama yang membuka  gerbang dan pintu masjid. Ibnu menyalakan lampu-lampu dan ia pun  mengumandangkan adzan saat waktu Shubuh tiba.&lt;br /&gt;Dalam alunan suara merdu Ibnu mengumandangkan adzan, hati Kajiman  semakin hebat berguncang. Dia berkata kepada Tuhannya, "Ya Allah, betapa  ummat dan bangsa ini amat membutuhkan manusia-manusia hebat seperti  Ibnu... Rezekikan kepada kami para pemimpin bangsa dan hamba-hamba yang  senantiasa kuat beriman dan selalu merasa takut kepada-Mu.... sehingga  tiada lagi yang kami cari untuk hidup di dunia ini selain keridhaan dan  surga-Mu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalat Shubuh pun didirikan di masjid tersebut, termasuk dalam shaf barisan hamba Allah pagi itu adalah Kajiman dan Ibnu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajiman begitu mensyukuri pelajaran berharga yang Allah berikan untuknya  di pagi itu. Usai shalat, Kajiman masih melanjutkan ibadahnya dengan  dzikir dan bermunajat kepada Tuhannya Yang Maha Pemurah. Namun lagi-lagi  terbayang di benaknya sosok hebat Ibnu sang Tukang Becak. Entah mengapa  dirasakan oleh Kajiman bahwa Allah menginginkan dirinya membantu Ibnu  untuk hadir ke Baitullah berhaji di tahun ini. Doa di pagi itu sungguh  membuat Kajiman terasa amat dekat dengan Tuhannya. Hingga badannya  berguncang dan air mata pun mengalir deras di pipinya. Tak kuasa ia  membendung gelombang arus rahmat dari Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai puas berdoa, Kajiman pun menurunkan kedua tangannya yang tadi  terangkat. Terdengar oleh telinganya sapaan lembut pak Ibnu yang  berkata, "Mari pak kita teruskan perjalanan keliling kota Semarang....!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajiman lalu menoleh ke arah sumber suara. Ia berdiri dan menghampiri  tubuh Ibnu. Ia gamit tangan Ibnu untuk berjabat lalu memeluk tubuhnya  dengan erat. Sementara Ibnu belum mengerti apa maksud perbuatan yang  dilakukan Kajiman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelukan itu Kajiman membisikkan kalimat ke telinga Ibnu, "Mohon  pak Ibnu tidak menolak tawaran saya kali ini. Dalam doa munajat kepada  Allah tadi saya sudah bernazar untuk memberangkatkan pak Ibnu berhaji  tahun ini ke Baitullah...., Mohon bapak jangan menolak tawaran saya ini.  Mohon jangan ditolak!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah.... bagai kilat dan guntur yang menyambar menggoncang bumi.  Betapa hati Ibnu teramat kaget mendengar penuturan Kajiman yang baru  saja dikenalnya. Kini Ibnu pun mengeratkan pelukan ke tubuh Kajiman dan  ia berkata, "Subhanallah walhamdulillah.... terima kasih ya Allah....  terima kasih pak Kajiman.....!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kali ini, Ibnu tiada menolak tawaran Kajiman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Labbaikallahumma Labbaik..... Labbaika Laa Syarika Laka Labbaik&lt;br /&gt;Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah... Aku penuhi panggilan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haji adalah memenuhi panggilan Allah Swt sekali seumur hidup. Bagaimana  mungkin seorang manusia memenuhi panggilan Allah yang agung ini, bila  dalam sehari Allah Swt memanggilnya hingga lima kali, namun ia tiada  mengindahkan.&lt;br /&gt;Ibnu sungguh pantas mendapat hadiah penghargaan dari Allah Swt.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #cccccc; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://jamaahmasjid.blogspot.com/"&gt;sumber&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5370918260160410270?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5370918260160410270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/ketika-sholat-sunah-fajar-lebih-mahal.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5370918260160410270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5370918260160410270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/ketika-sholat-sunah-fajar-lebih-mahal.html' title='Ketika Sholat Sunah Fajar Lebih Mahal daripada Dunia &amp; Isinya'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MQtgxTUCMs0/TEcYCLicdhI/AAAAAAAAAS8/j8sd9ejo_8w/s72-c/SUJUD.l.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4476853817730401810</id><published>2011-11-24T18:00:00.000+07:00</published><updated>2011-11-24T18:00:11.750+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Semangkuk Bakso</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://ngerumpi.com/images/medium/18904-minjem-dari-mbah-google.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" id="il_fi" src="http://ngerumpi.com/images/medium/18904-minjem-dari-mbah-google.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak  dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa  kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun  bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan  jengkel.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt; "Huh, ibu sudah tidak  sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri,  sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "Ini semua pasti gara-gara  adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan  kesukaanku. Dasar anak manja!"&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;  Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi  kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi  kado untuknya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost" style="color: black;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan  perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja.  Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan  sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium  aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa lapar perutnya! Dia menatap  nanar kepulan asap di atas semangkuk bakso.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; "Mau beli bakso, neng? Duduk saja di dalam," sapa si tukang bakso.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; "Mau, bang. Tapi saya tidak punya uang," jawabnya tersipu malu.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; "Bagaimana kalau hari ini abang traktir kamu? Duduklah, abang siapin mi bakso yang super enak."  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Putri pun segera duduk di dalam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Tiba-tiba, dia tidak kuasa menahan air matanya, "Lho, kenapa menangis, neng?" tanya si abang.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  "Saya jadi ingat ibu saya, nang. Sebenarnya... hari ini ulang tahun  saya. Malah abang, yang tidak saya kenal, yang memberi saya makan. Ibuku  sendiri tidak ingat hari ulang tahunku apalagi memberi makanan  kesukaanku. Saya sedih dan kecewa, bang."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  "Neng cantik, abang yang baru sekali aja memberi makanan bisa bikin  neng terharu sampai nangis. Lha, padahal ibu dan bapak neng, yang ngasih  makan tiap hari, dari neng bayi sampai segede ini, apa neng pernah  terharu begini? Jangan ngeremehin orangtua sendiri neng, ntar nyesel  lho." &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Putri seketika tersadar, "Kenapa aku tidak pernah berpikir seperti itu?" &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Setelah menghabiskan makanan dan berucap banyak terima kasih, Putri  bergegas pergi. Setiba di rumah, ibunya menyambut dengan pelukan hangat,  wajah cemas sekaligus lega, &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  "Putri, dari mana kamu seharian ini, ibu tidak tahu harus mencari kamu  ke mana. Putri, selamat ulang tahun ya. Ibu telah membuat semua makanan  kesukaan Putri. Putri pasti lapar kan? Ayo nikmati semua itu."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Ibu,  maafkan Putri, Bu," Putri pun menangis dan menyesal di pelukan ibunya.  Dan yang membuat Putri semakin menyesal, ternyata di dalam rumah hadir  pula sahabat-sahabat baik dan paman serta bibinya. Ternyata ibu Putri  membuatkan pesta kejutan untuk putri kesayangannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;strong&gt;=====================================================&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Saat kita mendapat pertolongan atau menerima pemberian sekecil apapun  dari orang lain, sering kali kita begitu senang dan selalu berterima  kasih. Sayangnya, kadang kasih dan kepedulian tanpa syarat yang  diberikan oleh orangtua dan saudara tidak tampak di mata kita. Seolah  menjadi kewajiban orangtua untuk selalu berada di posisi siap membantu,  kapan pun. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Bahkan, jika hal itu tidak terpenuhi, segera kita memvonis, yang tidak  sayanglah, yang tidak mengerti anak sendirilah, atau dilanda perasaan  sedih, marah, dan kecewa yang hanya merugikan diri sendiri. Maka untuk  itu, &lt;strong&gt;kita butuh untuk belajar dan belajar mengendalikan diri,  agar kita mampu hidup secara harmonis dengan keluarga, orangtua,  saudara, dan dengan masyarakat lainnya&lt;/strong&gt;. &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4476853817730401810?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4476853817730401810/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/semangkuk-bakso.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4476853817730401810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4476853817730401810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/semangkuk-bakso.html' title='Semangkuk Bakso'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1451783353752813695</id><published>2011-11-19T10:19:00.001+07:00</published><updated>2011-11-19T11:34:27.430+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Sulap Matematika Mudah</title><content type='html'>Udah Lama Gak Posting diBlog, kali ini saya mau berikan sedikit Permainan Matematika&amp;nbsp; , Moga KawanBlogger suka. Simak ya satu persatu :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hilman.web.id/foto/posting/alik-vesela-matematika-31.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" id="il_fi" src="http://www.hilman.web.id/foto/posting/alik-vesela-matematika-31.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;1. PERMAINAN ANGKA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a) Mintalah sesorang untuk menuliskan sembarang bilangan yang terdiri&lt;br /&gt;dari tiga angka, dan angka-angka ini makin ke belakang makin mengecil.&lt;br /&gt;b) Baliklah dan kurangkan&lt;br /&gt;c) Baliklah hasilnya dan jumlahkan&lt;br /&gt;d) Hasilnya akan selalu 1089&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Contoh:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;a) Tulis bilangan: 762&lt;br /&gt;b) Dibalik 267&lt;br /&gt;c) Dikurangkan 762-267=495&lt;br /&gt;d) Dibalik 594&lt;br /&gt;e) Dijumlah 495+594= 1089 (Terbukti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. MENGETAHUI BILANGAN YANG DIPIKIRKAN&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;a) &amp;nbsp;Pikirkan sembarang bilangan yang terdiri dari tiga angka tetapi&lt;br /&gt;angka-angka tersebut tidak boleh sama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;b) &amp;nbsp;Lipat duakalikan dan tambahlah dengan 4&lt;br /&gt;c) &amp;nbsp;Kalikan dengan 5 dan tambahlah dengan 12&lt;br /&gt;d) &amp;nbsp;kalikan dengan 10 dan kurangi dengan 320&lt;br /&gt;e) &amp;nbsp;Hilangkan dua angka yang dibelakang, maka sisanya adalah&lt;br /&gt;bilangan yang tadi dipikirkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;Contoh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Misal bilangan yang dipikirkan adalah 123&lt;br /&gt;a) &amp;nbsp;Lipat duakan dan tambahkan dengan 4&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 123 x2 + 4 = 250&lt;br /&gt;b) &amp;nbsp;kalikan dengan 5 dan tambah dengan 12&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 250 x 5 + 12= 1262&lt;br /&gt;c)&amp;nbsp; Kalikan dg 10 dan kurangi dg 320&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1262×10 - 320 = 12.300&lt;br /&gt;d)&amp;nbsp; Hilangkan dua angka yang dibelakang shg sisanya bilangan yang&lt;br /&gt;dipikirkan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 12300 hilangkan dua angka belakang sehingga menjadi 123 (Terbukti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;3. MENGETAHUI EMPAT ANGKA TERAKHIR DARI NOMOR TELEPON&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;a)&amp;nbsp; Tentukan 60&lt;br /&gt;b)&amp;nbsp; Bagilah dengan 2&lt;br /&gt;c) &amp;nbsp;Tambahlah dengan empat angka terakhir dari nomor telponmu&lt;br /&gt;d)&amp;nbsp; Kurangi dengan 25&lt;br /&gt;e)&amp;nbsp; Kalikan dengan 3&lt;br /&gt;f) &amp;nbsp;Kurangi dengan 15&lt;br /&gt;g)&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kalikan dengan 2&lt;br /&gt;h)&amp;nbsp; Bagilah dengan 6&lt;br /&gt;i)&amp;nbsp;&amp;nbsp; Hasilnya adalah empat angka terakhir dari nomor telpunmu&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Contoh:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;Misal angka terakhir dari nomor telpunku 8546&lt;br /&gt;a)&amp;nbsp; tentukan 60&lt;br /&gt;b)&amp;nbsp; Bagilah dengan 2&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 60:2 = 30&lt;br /&gt;c) &amp;nbsp;Tambahlah dengan empat anka telpunmu&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 30+8546 =8576&lt;br /&gt;d) &amp;nbsp;Kuranglah dengan 25&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 8576 – 25 = 8551&lt;br /&gt;e) &amp;nbsp;Kalikan dengan 3&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 8551 x 3 = 25653&lt;br /&gt;f) &amp;nbsp;Kurangi dengan 15&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 25653-15 =25638&lt;br /&gt;g) &amp;nbsp;Kalikan dengan 2&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 25638 x 2 = 51276&lt;br /&gt;h) Bagilah dengan 6&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 51276 : 6 = 8546 (Terbukti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="color: #c00000;"&gt;Warning : Sebelum Dipraktekkan,coba dulu.Ga lucukan, mau pamer malah jadi malu-maluin.Semoga bermanfaat.&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1451783353752813695?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1451783353752813695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/sulap-matematika-mudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1451783353752813695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1451783353752813695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/sulap-matematika-mudah.html' title='Sulap Matematika Mudah'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4200472797502502173</id><published>2011-11-15T20:28:00.000+07:00</published><updated>2011-11-15T20:28:48.852+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Tips Beladiri Ampuh</title><content type='html'>&lt;a href="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQrH70Eki2aX4Xvl5TP-iayPu8IVmtcJPmUzM71sIrjIw76OClL7RHc7Eu49w" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="225" id="il_fi" src="http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQrH70Eki2aX4Xvl5TP-iayPu8IVmtcJPmUzM71sIrjIw76OClL7RHc7Eu49w" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 30px; padding-top: 8px;" width="225" /&gt;&lt;/a&gt;Disnilah perlunya pengetahuan kita untuk menjaga diri kita untuk siap  sedia saat situasi darurat, khususnya di perkelahian tangan kosong. Di  bawah ini ada beberapa prinsip yang harus kita ingat dalam bela diri  praktis, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tidak ada aturan. Ini bukan pertandingan persahabatan di gelanggang  yang menjunjung tinggi sportifitas. Tidak ada aturan bagi siapa pun yang  melibatkan diri di dalamnya. Penyerang Anda tidak akan pusing  memikirkan aturan, dan Anda pun sebaiknya melupakan segala aturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Anda tidak perlu memikirkan nasib lawan. Orang yang menyerang Anda  tiba-tiba di jalan tidak akan memikirkan keselamatan Anda. Karena itu,  saya sarankan Anda mengesampingkan semua aspek moralitas barang sejenak  dan memprioritaskan keselamatan pribadi di atas segalanya. Lagi pula,  tidak ada jaminan Anda hanya akan diserang oleh satu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Hindari bergumul. Bergulat gaya Royce Gracie di UFC dulu memang  kelihatannya keren, tapi sebaiknya jangan digunakan. Akan menjadi  masalah besar jika Anda bergumul dengan lawan secara rapat, sementara ia  menyimpan sebilah pisau di saku celananya. Kalau ia sempat meraih saku,  tamatlah sudah. Di samping itu, bergumul dengan satu orang akan sangat  membahayakan jika lawan Anda banyak. Sementara Anda bergumul dengan yang  satu, datanglah yang lain. Namanya juga penjahat, tentu tidak sportif!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jangan terintimidasi. Jangan terpengaruh dengan suaranya yang  menggelegar, kata-katanya yang kotor, wajahnya yang jelek, atau tubuhnya  yang penuh tato. Anda mesti ingat bahwa manusia yang merasa perlu  mengintimidasi orang lain adalah manusia yang memiliki rasa takut dalam  dirinya. Andaikan ia memiliki kekuatan besar, misalnya bisa meremukkan  pohon beringin, maka ia tidak akan merasa perlu mengintimidasi lawan.  Sekali sentil pun musuh melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kondisikan diri. Jangan ada keraguan. Sadarlah bahwa tidak ada pilihan  selain melawan. Jika Anda masih ragu-ragu untuk melawan, maka jangan  lakukan! Lawanlah jika Anda memang yakin. Jika belum yakin, maka  yakinkanlah diri terlebih dahulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bersiap untuk apa pun. Namanya juga penjahat, mereka sudah terbiasa  hidup curang. Anda tidak boleh berpikir bahwa mereka akan datang dengan  tangan kosong hanya karena Anda tidak punya senjata. Anda pun sebaiknya  berpikir dengan cara mereka. Kalau tiba-tiba ada sebatang linggis  melintang di dekat kaki, mengapa harus gengsi? Ambil dan manfaatkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sadar tempat. Jangan mau didesak. Jika tempat Anda berpijak itu ramai,  jangan mau dipojokkan ke tempat sepi. Tidak ada salahnya berteriak  minta tolong agar penjahat itu diringkus ramai-ramai. Perhatikan keadaan  sekitar. Adakah yang bisa dimanfaatkan demi keselamatan pribadi? Jika  Anda yakin bisa menaklukkan mereka jika satu lawan satu, tidak ada  salahnya lari ke gang yang sempit. Kalau ada tempat gelap yang berbahaya  namun Anda sudah hapal luar kepala, tidak ada salahnya lari ke sana dan  membereskan lawan-lawan Anda. Seluruh alam bisa digunakan sebagai  senjata. Jangan ragu mendorong lawan agar jatuh ke jurang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Titik-titik berbahaya. Anda tidak perlu berlelah-lelah mengadu otot  dengan lawan. Kalau lawan banyak, maka Anda perlu menghemat tenaga.  Seranglah daerah-daerah yang berbahaya saja. Mata, kemaluan dan lutut  adalah tiga titik penting yang harus Anda ingat baik-baik. Satu serangan  kuat ke salah satu dari tiga titik itu sudah bisa menjamin kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tips-tips bela diri praktis yang bisa saya bagi.  Barangkali tips-tips di bawah ini terkesan kejam, tapi beginilah keadaan  di jalanan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pandangan. Mata tidak boleh terfokus pada satu bagian dari tubuh  lawan. Mata harus bisa melihat seluruh tubuh lawan dengan bahu sebagai  titik fokusnya (meskipun tetap tidak terfokus 100% pada bahu). Melihat  bahu ada manfaatnya untuk menebak serangan lawan, karena biasanya bahu  akan bergerak duluan sebelum menyerang, kecuali jika ia adalah ahli bela  diri yang sangat terlatih. Jika mata Anda terfokus pada tangan, maka  Anda tidak akan bisa mengawasi kakinya, demikian pula sebaliknya.  Seluruh gerakan lawan harus bisa terlihat. Hal ini bisa dilatih, bahkan  jika lawan berjumlah lebih dari satu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Wajah lawan. Ya, sebagian besar preman memang jelek. Tapi tidak usah  melihat wajahnya, karena yang menyerang adalah tangan dan kakinya, bukan  wajahnya. Berhentilah menatap wajahnya. Kalau ia mendekatkan wajahnya,  maka segera ambil kesempatan untuk melukai matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Emosi. Jangan terlalu percaya pada mitos Dragon Ball. Manusia yang  mengamuk tidak akan bertambah kuat. Serangannya pun akan semakin ngaco.  Jika lawan hanya satu, ada baiknya memprovokasi lawan, misalnya dengan  meludahi mukanya atau balas memaki. Tidak ada salahnya, ini cuma  psy-war. Setelah emosinya terpancing, gerakannya akan menjadi  serampangan dan susah terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Anting dan telinga. Jika lawan mengenakan anting, apalagi yang  ukurannya besar, maka bersyukurlah! Lawan semacam ini mudah dihadapi  jika kita tahu caranya. Cukup dengan menarik anting-anting itu sampai  putus, maka dijamin ia akan bersimbah darah dan kesakitan. Tidak akan  fatal sampai melenyapkan nyawanya, tapi kemungkinan besar ia akan  terlalu sakit untuk meneruskan pertarungan. Siapa suruh jadi penjahat?  Oya, jika tidak ada anting, daun telinga juga bisa sobek jika ditarik  dengan keras. Mengapa tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dinding atau selokan. Jika di belakang Anda ada dinding atau selokan,  ada baiknya memanfaatkannya untuk membenturkan kepala lawan atau  melemparnya agar jatuh. Ketika dia menyerang, manfaatkan momentumnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Lutut dan kemaluan. Gunakan tendangan hanya untuk menyerang dua titik  ini saja. Jika Anda menendang terlalu tinggi, lawan akan mudah  menangkisnya. Sebaliknya jika Anda menendang ke bagian yang rendah,  biasanya preman yang tidak terlatih bela diri tidak akan sempat  mempertahankan diri. Jika lawan melakukan tendangan tinggi, tangkislah  dengan tangan sambil menyerang bagian kemaluan atau kakinya yang sedang  berpijak di atas tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Atas-bawah. Mata di atas, lutut dan kemaluan di bawah. Lakukanlah  serangan tipuan dengan berganti-ganti antara serangan atas dan bawah.  Biasanya preman bukanlah ahli bela diri. Jika kita berpura-pura akan  menyerang ke arah kepalanya, paling-paling ia akan menyiapkan double  cover layaknya petinju. Nah, itulah saat yang tepat untuk menyerang  lutut atau kemaluan! Demikian juga jika Anda melakukan serangan tipuan  ke arah lutut, dan lawan menyambutnya dengan menurunkan kedua tangannya,  Anda tidak perlu ragu untuk menyerang mata atau telinga lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Tulang kering. Jangan terlalu takut pada lawan yang suka menendang.  Jika ia mengumbar tendangan, dekati sedikit dan benturkan tulang  keringnya dengan otot lengan atau siku Anda. Kemungkinan besar dialah  yang akan mengerang kesakitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Jarak. Jika jarak Anda dengan lawan cukup rapat, maka tidak bijaksana  untuk memaksakan memukul dan menendang. Gunakan serangan dengan siku dan  lutut. Agak jauh sedikit boleh menggunakan pukulan, sedangkan jarak  yang lebih jauh lagi mengharuskan Anda menggunakan teknik tendangan.  Jarak yang cocok untuk tendangan jangan digunakan untuk menyerang dengan  siku, demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sesuaikan dengan situasi. Jangan berharap akan terjadi kondisi ideal.  Andalah yang harus menyesuaikan diri dengan situasi, bukan situasi yang  menyesuaikan diri dengan Anda. Lakukan apa yang Anda anggap perlu untuk  menyelamatkan diri. Ingat, apa pun sah dalam rangka menyelamatkan diri.  Apa pun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila lawanmu lebih dari satu orang atau mereka menggunakan senjata  api, maka berusahalah menghindar dengan memanfaatkan kondisi lingkungan  saat itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4200472797502502173?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4200472797502502173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/tips-beladiri-ampuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4200472797502502173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4200472797502502173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/tips-beladiri-ampuh.html' title='Tips Beladiri Ampuh'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5785134646731248046</id><published>2011-11-14T12:24:00.003+07:00</published><updated>2011-11-14T17:01:01.526+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='VivaNews'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vlog'/><title type='text'>(GoVlog) Mengubah Mindset "Kuno" Bagi Penderita AIDS!</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Xs6pWyJ4znw/TeJueN_hOrI/AAAAAAAAAfg/jqPIWN0IAlE/s1600/hiv-aids2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" id="il_fi" src="http://1.bp.blogspot.com/-Xs6pWyJ4znw/TeJueN_hOrI/AAAAAAAAAfg/jqPIWN0IAlE/s320/hiv-aids2.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Rini(*bukan nama sebenarnya), menantang Beberapa wartawan yang datang ke Wisma Sirih Kota Pontianak, untuk menanyakan sebuah pertanyaan. ”Siapa di antara kami berdua yang terkena HIV positif?” tanya Rini sambil menunjuk salah seorang responden lelaki yang duduk di sebelahnya. Terus terang, tebakan ini tak mudah. Pemuda dan pemudi ini memiliki ciri fisik yang sama seperti orang kebanyakan, bahkan lebih energik dibanding sejumlah wartawan yang hadir malam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena hanya dua pilihan yang diajukan Rini, maka tebak-tebakan yang dilakukan para wartawan lebih dilandasi spekulasi. Rini tertawa kegelian saat jumlah wartawan yang memilih Pria itu jauh lebih banyak. ”Saya yang HIV positif,” ujar Rini memberi jawaban terhadap teka-teki itu dengan Logat Kalimantan yang kental. Rini tidak menyebutkan asal-muasal ia bisa terkena HIV. Ia hanya menyebut bahwa diagnosia HIV positif itu muncul dua tahun lalu. ”Dunia seakan runtuh saat mendengar hal itu,” ujar gadis berkulit putih yang menetap di Sanggau ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rini adalah sedikit dari Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) yang beruntung. Pasca pemberitahuan itu, orang tua Rini tetap bisa menerimanya, bahkan memberi dukungan cukup besar untuk membuatnya bertahan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Keberuntungan lain yang diterima Rini adalah ”pinangan” yang diajukan Pria yang menjadi tandemnya dalam tebak-tebakan di BKKBN, meski lelaki itu tahu bahwa Rini positif tertular HIV. ”Ada yang tak bisa dijelaskan mengapa saya lebih memilih Rini dibanding perempuan lain yang jelas tak tertular HIV,” ujar Pria yang tidak mau disebutkan namanya itu. Aktivitasnya dalam menangani para penderita HIV/AIDS membuat Pria itu memiliki perspektif lebih luas tentang penyakit HIV. Bahkan ia ”berani” memutuskan untuk jatuh cinta dan berencana menikah dengan penderita HIV/AIDS itu sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pria itu juga mengaku tak takut tertular jika jadi menikah dengan Rini dan bermaksud punya anak. ”Kami sudah membicarakan kehidupan berkeluarga macam apa yang akan kami bangun,” ungkapnya. Bahkan Rini juga menyatakan keinginannya untuk punya anak dari perkawinannya dengan Pria itu. ”Penderita HIV lain juga bisa punya anak dan anaknya tetap tak tertular, jadi mengapa saya tidak,” ujar Rini sambil tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Mitos Sesat Tentang Aids&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya tak semua ODHA seberuntung Rini. Sari (*bukan nama sebenarnya), mengaku belum berani mengungkap kepada keluarga maupun kawan dekat bahwa dirinya tertular HIV positif. ”Kawan saya yang positif tertular HIV dimusuhi oleh orang-orang kampungnya. Bahkan sejumlah tetangga buru-buru masuk ke dalam rumah dan menutup pintu dan jendela begitu ia terlihat keluar rumah,” ujar perempuan manis ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://postra.org/wp-content/uploads/2010/03/HIV_AIDS_A2_Poster.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="il_fi" src="http://postra.org/wp-content/uploads/2010/03/HIV_AIDS_A2_Poster.png" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sikap negatif yang diterima kawan Sari terjadi karena berkembang mitos bahwa HIV/AIDS dapat menular hanya dengan berdekatan dengan ODHA. Jangankan bersentuhan, berpapasan saja sudah menimbulkan kecemasan. Belum lagi mitos bahwa penyakit ini merupakan kutukan&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YHW2vX4FNfQ/Tr4_gUy5mqI/AAAAAAAAAgs/BIMN7RYHm1c/s1600/vivanews.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2OfO_28Seo0/Tr4_fCSus7I/AAAAAAAAAgk/SjGD5UpCa3U/s1600/viva.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt; dari Tuhan dan terjadi pada orang-orang yang telah berbuat maksiat dan melanggar kodrat. Orientasi seksual yang keluar dari mainstream, seperti homoseksual, serta aktivitas seks bebas dituding sebagai satu-satunya penyebab penyakit tersebut. Sehingga para penderita HIV/AIDS kerap dianggap sebelah mata dan diam-diam banyak orang bersyukur karena Tuhan telah menjatuhkan hukuman setimpal bagi ”para pendosa”.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YLDRs-6J0DE/Tr4_dgkqcXI/AAAAAAAAAgc/ZjkJfOZO4BA/s1600/ausaid.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tudingan ini sebenarnya terbantah dengan banyaknya temuan bahwa virus HIV juga bisa menular melalui transfusi darah dan suntikan. Namun agaknya temuan itu tak berarti banyak untuk mengubah mitos yang telanjur berkembang. Sejumlah penelitian menegaskan bahwa perkembangan HIV/AIDS sangat tinggi di negara berkembang dibanding negara maju. Ini terjadi karena masyarakat negara berkembang terus-menerus melakukan penyangkalan bahwa HIV/AIDS tumbuh subur di kawasannya. Anggapan bahwa informasi ini akan mencoreng moral masyarakat setempat dan kekhawatiran industri pariwisata akan hancur dengan informasi ini, membuat antisipasi HIV/AIDS menjadi minim.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Indonesia, salah satu negara berkembang dengan jumlah penduduk cukup besar di dunia, masuk dalam jebakan mitos dan melakukan penyangkalan serupa saat menolak kedatangan Magic Johnson. Pasalnya, pebasket internasional itu telah mengumumkan bahwa ia terkena HIV Positif. Penolakan Indonesia ini tentu saja memancing reaksi dunia. Di tengah kemajuan teknologi informasi yang sedimikian pesat, Indonesia masih terjebak mitos, mirip katak dalam tempurung.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Berkat desakan internasional, Indonesia akhirnya mengizinkan Magic Johnson untuk berkunjung ke Indonesia. Tapi mitos tentang HIV/AIDS pada sebagian masyarakat Indonesia tetap melekat. Akhirnya, orang-orang seperti Sari dan Rini harus bersembunyi dari ”penglihatan” masyarakat jika tak ingin dituding sebagai pesakitan seperti penderita lepra yang hidup di tahun-tahun awal Masehi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut dr. Tuti Parwati, spesialis HIV/AIDS dari Yayasan Citra Usadha Indonesia, virus HIV tidak bisa ditularkan hanya dengan berdekatan atau bersalaman dengan penderita. ”Penyakit ini hanya bisa disebarkan melalui darah, cairan sperma, cairan tomato, dan air susu ibu,” ujar Tuti.&lt;br /&gt;Namun, perempuan yang juga dosen Fakultas Kedokteran di Universitas Udayana ini menegaskan bahwa tiga hal yang ia sebutkan pertama bisa terjadi penularan jika terjadi hubungan langsung. Artinya, meskipun darah merupakan media penularan tapi tidak bisa terjadi secara langsung.&lt;br /&gt;Anggapan bahwa gigitan nyamuk dapat menularkan virus HIV adalah anggapan yang sama sekali salah. Menurut Tuti, transfusi darah dan suntikan adalah beberapa cara yang bisa melakukan penularan melalui darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;u&gt;&lt;b&gt;Fenomena Gunung Es&lt;/b&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vUXUmb9kTtI/TcBxhDrzvfI/AAAAAAAAADA/3_18Csm0D_c/s1600/hiv%252Baids%252Bposters%255B1%255D.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="il_fi" src="http://1.bp.blogspot.com/-vUXUmb9kTtI/TcBxhDrzvfI/AAAAAAAAADA/3_18Csm0D_c/s320/hiv%252Baids%252Bposters%255B1%255D.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="251" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut data Departemen Kesehatan faktor risiko, penderita HIV/AIDS dari hubungan seks heteroseksual mencapai 1483 orang, sementara homoseksual 167 orang. Dari faktor transfusi darah, jumlah penderita 3 orang. Transfusi perinatal 15 orang dan yang tak diketahui penyebabnya mencapai 566 orang. Data juga menyebutkan bahwa 1177 penderita HIV/AIDS terdapat di DKI Jakarta, 559 di Papua dan 237 di Jawa Timur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Namun menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), di sejumlah negara di mana tes HIV belum merata dilakukan karena berbagai sebab —termasuk kecemasan atas penghakiman masyarakat akibat mitos yang berkembang—, maka setiap HIV positif yang terdeteksi berarti di masyarakat ada 100 orang yang sudah terinfeksi HIV tapi belum terdeteksi. Inilah yang dikenal dengan fenomena gunung es, bagian es yang muncul di permukaan air hanyalah sebagian saja dibandingkan bagian es yang terletak di bawah permukaan air.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebab dari fenomena semacam ini adalah penyangkalan tentang HIV/AIDS dalam masyarakat setempat. India dan Thailand adalah contoh negara berkembang selain Indonesia di mana masyarakatnya menyangkal keberadaan HIV/AIDS. Dan beranggapan bahwa penularan penyakit ini bisa diatasi dengan religiositas. Padahal, HIV/AIDS dan agama adalah dua hal yang sama sekali berbeda. Jadi mengapa mesti menciptakan ”momok” untuk suatu hal yang bisa dijelaskan secara medis?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: #cc0000;"&gt;"Mari kita Ubah Mindset tentang HIV/AIDS, Mindset Kuno telah menyebabkan kita menjauhi para penderita Hiv Aids!, ODHA Tidak Untuk Dijauhi Tapi mereka butuh Rangkulan kita! Mereka Juga Butuh Kasih Sayang dan Cinta!"&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-nBuJO-fbNqw/TsCm3_LHw0I/AAAAAAAAAhE/ceDKjbOYyBA/s1600/mindset.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://4.bp.blogspot.com/-nBuJO-fbNqw/TsCm3_LHw0I/AAAAAAAAAhE/ceDKjbOYyBA/s640/mindset.jpg" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YHW2vX4FNfQ/Tr4_gUy5mqI/AAAAAAAAAgs/BIMN7RYHm1c/s1600/vivanews.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="129" src="http://3.bp.blogspot.com/-YHW2vX4FNfQ/Tr4_gUy5mqI/AAAAAAAAAgs/BIMN7RYHm1c/s320/vivanews.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2OfO_28Seo0/Tr4_fCSus7I/AAAAAAAAAgk/SjGD5UpCa3U/s1600/viva.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="124" src="http://3.bp.blogspot.com/-2OfO_28Seo0/Tr4_fCSus7I/AAAAAAAAAgk/SjGD5UpCa3U/s320/viva.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YLDRs-6J0DE/Tr4_dgkqcXI/AAAAAAAAAgc/ZjkJfOZO4BA/s1600/ausaid.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://1.bp.blogspot.com/-YLDRs-6J0DE/Tr4_dgkqcXI/AAAAAAAAAgc/ZjkJfOZO4BA/s320/ausaid.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Pontianak - Kalimantan Barat &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5785134646731248046?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5785134646731248046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/mengubah-mindset-kuno-bagi-penderita.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5785134646731248046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5785134646731248046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/mengubah-mindset-kuno-bagi-penderita.html' title='(GoVlog) Mengubah Mindset &quot;Kuno&quot; Bagi Penderita AIDS!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-Xs6pWyJ4znw/TeJueN_hOrI/AAAAAAAAAfg/jqPIWN0IAlE/s72-c/hiv-aids2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-3131932977483425470</id><published>2011-11-11T17:13:00.004+07:00</published><updated>2011-11-12T17:02:10.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIV/Aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Aids'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='VivaNews'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Vlog'/><title type='text'>Semangat David, Sang Anak ODHA</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;David(*bukan nama asli) adalah seorang pengidap HIV berusia 10 tahun yang telah tinggal sendirian sejak ibu dan ayahnya meninggal karena AIDS pada tahun 2010, kini dia tinggal dirumah peninggalan mendiang Orang Tuanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://galz25.files.wordpress.com/2011/04/kata-semangat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" id="il_fi" src="http://galz25.files.wordpress.com/2011/04/kata-semangat.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Masyarakat disekitarnya tiadk ada yang mengucilkan dia walaupun dia diketahui dilahirkan dengan virus HIV yang mengalir di darahnya. Banyak sahabat yang selalu dekat dengan dia, selalu berteman dengan dia karena dia anak yang sangat periang dan supel kepada teman-temannya, teman-temannya juga tidak merasa bahwa David harus dijauhi karena penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tinggal di sebuah desa di kaki bukit Raya Kalimantan Barat. David&amp;nbsp; memiliki seorang nenek berumur60&amp;nbsp; tahun yang lumayan perhatian kepadanya, Sang Nenek secara berkala mengunjunginya dan sering memasak untuknya. Neneknya juga menanam sayuran di dekat rumah untuk David.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun penyakitnya bagi sebagian orang sangat dijauhi dan dianggap kotor, namun orang-orang disekitarnya tidak menghiraukannya. Sekolah mau menerimanya, bahkan para orangtua murid untuk memberikan support untuk David agar selalu giat&amp;nbsp; ke sekolah dan bermain dengan anak-anak mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David yang selalu Ceria, dan tidak pernah menganggap penyakitnya layak untuk menjauh dari orang-orang, bahkan teman-temannya selalu memberikan support kepada david, dia selalu menerima obat antibiotik setiap bulan oleh dokter jaga dikampungnya agar penyakitnya bisa sedikit berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David sangat Hobby bermain Bola, dia selalu bermain bola bersama teman-temannya, Seketika rasa nyeri di badannya hilang saat bersenda gurau dengan teman-temannya, dia begitu semangat untuk menikmati sisa-sisa hidupnya, walaupun dia tahu bahwa penyakitnya amat berat, namun dia tidak pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan david berakhir ditahun 2011, saat dia dipanggil Oleh Yang Kuasa untuk kembali kepangkuannya, Akhir dari derita david melawan penyakit yang diberikan orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Namun, teman-teman ODHA diwajibkan memiliki Mental seperti david!, harus selalu Gembira dan jangan menganggap HIV/AIDS adalah akhir dari hidup kalian! Nikmati Hidup Kalian walaupun kalian seorang ODHA! Ingat! Kalian tidak sendirian! Ada kami dibelakang Kalian!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontianak - Kalimantan Barat&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Capture Twitter(bukti Follow) :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oCGlPjZwoS0/Trz3lyKB3HI/AAAAAAAAAgU/tiTtGmo8_bM/s1600/Untitled.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-oCGlPjZwoS0/Trz3lyKB3HI/AAAAAAAAAgU/tiTtGmo8_bM/s1600/Untitled.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-YHW2vX4FNfQ/Tr4_gUy5mqI/AAAAAAAAAgs/BIMN7RYHm1c/s1600/vivanews.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="129" src="http://3.bp.blogspot.com/-YHW2vX4FNfQ/Tr4_gUy5mqI/AAAAAAAAAgs/BIMN7RYHm1c/s320/vivanews.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-2OfO_28Seo0/Tr4_fCSus7I/AAAAAAAAAgk/SjGD5UpCa3U/s1600/viva.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="124" src="http://3.bp.blogspot.com/-2OfO_28Seo0/Tr4_fCSus7I/AAAAAAAAAgk/SjGD5UpCa3U/s320/viva.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YLDRs-6J0DE/Tr4_dgkqcXI/AAAAAAAAAgc/ZjkJfOZO4BA/s1600/ausaid.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="115" src="http://1.bp.blogspot.com/-YLDRs-6J0DE/Tr4_dgkqcXI/AAAAAAAAAgc/ZjkJfOZO4BA/s320/ausaid.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-3131932977483425470?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/3131932977483425470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/semangat-david-sang-anak-odha.html#comment-form' title='17 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3131932977483425470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3131932977483425470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/semangat-david-sang-anak-odha.html' title='Semangat David, Sang Anak ODHA'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-oCGlPjZwoS0/Trz3lyKB3HI/AAAAAAAAAgU/tiTtGmo8_bM/s72-c/Untitled.png' height='72' width='72'/><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5834455543371039804</id><published>2011-11-06T20:22:00.003+07:00</published><updated>2011-11-13T09:10:38.846+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>SMS Maho</title><content type='html'>Cerita ini bermula saat gue lagi konsen tingkat dewa dengan posisi  jongkok kayak orang lagi senam yoga, tapi muka gue lagi ngeden.. fine,  simpelnya gue lagi boker..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, waktu lagi boker ntuh.. Hape gue yang butut ( Hape gue ada  tiga.. 1 Hape butut, 1 lagi hape lebih butut, dan 1 hape terakhir sudah  hampir meninggal) bunyi nada dering SMSnya.. Akhirnya demi kecintaan gue  pada gerakan Anti Global Warming, gue pun menunda cebok gue sampe ntar  waktunya mandi sekalian, demi menghemat air. Gue samber tuh hape dan  ngeliat, siapakah gerangan ngirimin gue SMS pagi buta?? Buru2 gue liat  isi SMSnya yang kira2 demikian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_j9L8bX_FItM/TVP_OqFsdgI/AAAAAAAAAOI/iiw8SAgMbPM/s400/1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeliat SMS dengan bahasa Planet kayak gitu, gue cuekin aja.. &lt;i&gt;&lt;b&gt;"palingan juga kerjaan si Ningsih anaknya pak Supri tukang Sepong WC sebelah." &lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/s_sm_maho.gif" title="Maho" /&gt; Pikir gue.. Beberapa menit kemudian, Hape butut gue bunyi lagi nada dering SMSnya. Gue pun penasaran dan gue cek lagi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-_HziEqjF6Ck/TVP_2tgrwXI/AAAAAAAAAOQ/Gz52-WP0dP4/s400/2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah.. menurut gue, isi SMS itu cukup memancing gairah jiwa muda gue yang mulai terkontaminasi ama nafsu &lt;b&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;Valentine-an&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;  yang ternyata bakal dateng beberapa bulan lagi. Secara gue adalah  seorang Tuna Asmara galau yang ga punya partner Valentine. Dengan  semangat 69 dan berharap sang pengirim SMS adalah Putri Berkuda putih,  akhirnya gue balesin deh tuh SMS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;"Boleh aja.."&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;*jawab singkat, biar dikira gue ini orangnya kalem, cool, gak petakilan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga perlu nunggu sampe Gayus pelesiran ke Lebanon, SMS gue pun berbales :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_j9L8bX_FItM/TVQA-xymORI/AAAAAAAAAOY/CA9HFm0BDvg/s400/3.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;*JEGER!!!*&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Ngeliat isi SMS itu, rasanya  seperti kesamber gas Elpiji tepat di relung ketek.. Gue Shock, Gue  lemas.. hilang sudah harapan gue buat dapet gebetan sebelom valentine  tiba. Akhirnya tuh SMS gak gue balesin lagi. Tapi baru juga gue ngambil  handuk buat mandi, ada SMS masuk lagi ke hape gue :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/-mb3Lyoq_hyA/TVQBkPCkhII/AAAAAAAAAOg/S8uoCakFxe4/s400/4.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Wahh.. isi SMSnya mulai gak bener nih.."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/12.gif" title="Mad" /&gt; Kata gue waktu ngeliat tuh SMS bejat. Gue pun buru2 ngeklarifikasi daripada gue diperkosa secara online. Gue bales tuh SMS :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;Maaf mas, kamu salah sambung kali!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya si Aripin ini adalah juara kompetisi balap SMS pake jempol  kaki tingkat Asia Tenggara, gak sampe satu menit tuh SMS udah berbalas  lagi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-rS6AjD2faY4/TVQCSPyuKqI/AAAAAAAAAOo/FioR6wPYA3U/s400/5.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Oh God.. this guy is really an asshole.."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/12.gif" title="Mad" /&gt;  Gue mulai desperated ngeliat respon dia yang gak mau ngerti ama apa  yang udah gue bilang ke dia tadi. Dengan agak Emosi, gue balesin tuh SMS  :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;"MAS.. KAMU SALAH SAMBUNG MAS.. GUE INI COWOK!"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/06.gif" title="Frown" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gue balesin kayak gitu, si Aripin Bejat cuma bales :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_j9L8bX_FItM/TVQDmVHIzDI/AAAAAAAAAOw/r3JoYy1YWgg/s400/6.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena kesel, tuh SMS gue cuekin. Dengan Harapan, dia gak bales lagi.  Gue tinggal mandi deh.. saat mandi, gue gak lupa buat cebok, karena gue  tadi udah nge-delay cebok gue demi menghormati gerakan Anti Global  Warming. Selesai mandi, gue penasaran buat ngecek hape. Dan ternyata  bujangan sesat tadi gak ngirim SMS lagi..&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"alhamdulillah ya Allah.. Engkau masih berkenan melindungi hambamu ini dari godaan maho haus belaian pantat" &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/1.gif" title="Malu" /&gt; Ucap syukur gue. Tapi baru juga mingkem nih mulut, tiba2 Hape gue bunyi lagi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-hQ78GGch1qw/TVQDxUO4z_I/AAAAAAAAAO4/HsgK3xUm9aw/s400/7.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;*GLODAK!*&lt;/b&gt; oke, Gue sudah mulai merasa kalo &lt;b&gt;jiwa dan pantat gue mulai terancam.&lt;/b&gt;  Tapi gue mencoba menahan diri untuk tidak berbuat anarkis apalagi  bakar2 ban di depan kost karena gue bener2 bete. Gue pun ngebales tuh  SMS dengan harapan dia bener2 ngerti kalo gue ini cowok tulen :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;"Nama Gue Alitt"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/marah.gif" title="Marah" /&gt;:&lt;br /&gt;Begitulah kira2 balesan SMS gue buat bikin mamalia horny ini mengerti  kalo gue ini gak bisa dibilang cantik. Tapi yang namanya orang udah  kebelet, tetep pantang menyerah euy! Tiada Klitoris, penis pun jadi..  begitulah kata pepatah negeri sesat. tuh bocah balesin lagi SMS gue yang  terakhir :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-vj1jcbZmYog/TVQEsC9uV1I/AAAAAAAAAPA/nyrhZ_6ADis/s400/8.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Mampus Gue.."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; kata gue sambil menitikan air mata. Kok ya  ada sih orang ngebet banget SMS an ama cewek sampe segitunya?? udah  parno ama Valentine kah?? Akhirnya, di saat gue mulai terjepit, gue pun  bales tuh SMS gini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;"Hehe.. iya pin.. gue Alita.. Gue ngefans ama kamu  loh.. btw, pulsa gue abis nih.. mau beliin gak? tapi isi Goban ya!!  soalnya hape gue suka alergi kalo diisi pulsa cuma ceban.. Mau ya Pin!!  (^^)"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Fine, on this point, gue cuma nyoba trik iseng2 berhadiah. kalo si  Aripin gebleg mau beliin gue pulsa, Ya Alhamdulillah. Rencananya tuh  pulsa bakal gue pake buat nelpon dia dengan suara ngebass kayak waria  abis nelen benda Tumpul. Biar dia ngerti kalo gue ini juga mamalia  berkeping dua. Tapi entah kenapa, setelah gue kirim SMS terakhir, si  Aripin gak bales2 lagi. Bahkan sampe sore, gak ada lagi SMS masuk dari  dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kemanakah Aripin? apakah dia baik2 saja? Apakah dia juga memikirkanku seperti aku memikirkannya?&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; &lt;b&gt;Aduh.. kenapa gue yang jadi galau gini?? (-.-")&amp;gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi akhirnya gue ikhlasin kepergian Aripin yang secepat ini. Gue gak  nyangka cintanya ke Alita terjegal oleh Pulsa. Kasian Aripin, pasti  Valentine besok, dia bakal sendirian. Cuma Gara2 Pulsa..&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Aripin.. Kuatkan Hatimu, meski cintamu bertepuk sebelah pantat.. &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/15.gif" title="Smilie" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5834455543371039804?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5834455543371039804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/smsmu-memperkosaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5834455543371039804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5834455543371039804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/smsmu-memperkosaku.html' title='SMS Maho'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_j9L8bX_FItM/TVP_OqFsdgI/AAAAAAAAAOI/iiw8SAgMbPM/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-956980430884240934</id><published>2011-11-03T11:40:00.000+07:00</published><updated>2011-11-03T11:40:37.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>10 Mitos Konyol</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vEMuI01KAUQ/TUkMOYglg-I/AAAAAAAAAHs/L6O29oOkHcY/s1600/crazy-turtle-cartoon-comic.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="il_fi" src="http://3.bp.blogspot.com/_vEMuI01KAUQ/TUkMOYglg-I/AAAAAAAAAHs/L6O29oOkHcY/s320/crazy-turtle-cartoon-comic.gif" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://fanzuri.files.wordpress.com/2011/04/luar-angkasa-381.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;KawanBlogger, tidak ada yang lebih bagus dibanding memecahkan mitos (mythbusting; yang  membuat sebuah program Discovery Channel, Mythbusters, terkenal), jadi  inilah dia daftar kesalahpahaman dan mitos yang diketahui orang-orang  tapi bisa dibilang konyol – kali ini tentang ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Tidak ada gravitasi di luar angkasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktanya, ada gravitasi di luar angkasa – sangat banyak. Alasan bahwa  astronot tampak tak ada beban adalah karena mereka mengorbit Bumi.  Mereka jatuh ke Bumi tapi bergerak ke samping untuk menghindarinya.  Jadi, mereka selalu jatuh tapi tak pernah mendarat. Gravitasi memang ada  di seluruh luar angkasa secara virtual (ada tapi tak dapat dirasakan).  Ketika sebuah pesawat ulang alik mencapai ketinggian orbit (Sekitar 250  mil di atas permukaan Bumi), gravitasi hanya berkurang 10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Petir tak pernah menyambar tempat yang sama dua kali&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain kali jika Anda melihat sambaran petir dan Anda beranggapan untuk  lari ke tempat sambaran untuk melindungi diri dari serangan selanjutnya,  ingatlah ini! Petir memang menyambar tempat yang sama dua kali –  malahan, ini sangat umum. Petir lebih memilih tempat-tempat tertentu  seperti pohon tinggi atau bangunan. Di lapangan luas, obyek yang paling  tinggi memiliki kemungkinan besar disambar beberapa kali hingga petir  berpindah jauh untuk mencari target baru. Empire State Building  tersambar petir 25 kali setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Meteor menjadi panas karena gesekan ketika memasuki atmosfer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sebuah meteoroid memasuki atmosfer Bumi (menjadi meteor),  sebenarnya kecepatan yang memadatkan udara di depan obyek yang  menyebabkan obyek tersebut memanas. Adalah tekanan di udara yang  mengakibatkan panas yang cukup untuk membuat batu tersebut sangat panas  sehingga bersinar bila dilihat dari Bumi (bila kita beruntung melihatnya  di langit pada waktu yang tepat). Kita juga perlu menolak mitos tentang  meteor panas ketika tiba di Bumi – menjadi meteorit. Meteorit selalu  dingin ketika tiba di daratan – dan faktanya sering ditemukan terlapisi  es. Ini dikarenakan batu tersebut sangat dingin dari perjalanannya  melintasi ruang angkasa sehingga panas ketika masuk ke Bumi belum cukup  untuk membakar lapisan terluarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Sebuah koin yang dijatuhkan dari bangunan yang sangat tinggi dapat membunuh pejalan kaki di bawah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos ini sangat umum sehingga menjadi cliche di sejumlah film. Mitosnya  adalah bila Anda menjatuhkan koin dari puncak bangunan tinggi (seperti  Empire State Building) – koin ini akan memperoleh kecepatan yang bisa  membunuh seseorang bila mendarat di atas manusia di darat. Tapi faktanya  adalah, aerodinamika sebuah koin tidak cukup untuk membuatnya  berbahaya. Apa yang akan terjadi adalah orang yang terkena koin tersebut  hanya merasa diketuk kepalanya – tentunya mereka selamat dari “bencana”  tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Sel otak tak dapat beregenerasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan mitos ini menjadi semakin umum adalah karena mitos ini dipercayai  dan diajarkan oleh komunitas ilmiah dalam jangka waktu yang lama.  Tetapi pada tahun 1998, ilmuwan di Sweden and the Salk Institute di La  Jolla, California menemukan bahwa sel otak pada manusia dapat  beregenerasi. Sebelumnya lama dipercayai bahwa otak yang kompleks dapat  terganggu oleh pertumbuhan sel baru, tapi studi menemukan bahwa memori  dan pusat pembelajaran otak dapat menciptakan sel baru – memberikan  harapan kepada penyembuhan penyakit seperti Alzheimer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Ada sisi tergelap dari bulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya – setiap bagian dari bulan disinari pada suatu waktu oleh  matahari. Kesalahpahaman ini muncul karena ada sisi tergelap bulan yang  tak pernah tampak ke Bumi. Ini disebabkan oleh penguncian gelombang; hal  ini dikarenakan bahwa tarikan gravitasi Bumi terhadap bulan sangat kuat  sehingga bulan hanya menampakkan satu wajah ke kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Makanan yang jatuh ke lantai dianggap aman dimakan bila diambil kembali dalam lima detik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah omong kosong yang pastinya dikenal banyak orang. Bila ada  kuman di lantai dan makanan mendarat di atasnya, otomatis mereka  menempel ke makanan. Selain itu, memakan kuman dan kotoran tidak selalu  menjadi hal buruk karena mereka membantu kita membangun sistem kekebalan  tubuh yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Polaris adalah bintang paling terang di langit malam belahan utara&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sirius sebenarnya lebih terang dengan magnitudo -1.47 bila dibandingkan  dengan Polaris yaitu 1.97 (semakin rendah angkanya, semakin terang  bintangnya). Pentingnya Polaris adalah bahwa posisinya di langit  menandakan Utara – dan karena itu pula bintang ini dijuluki “Bintang  Utara”. Polaris adalah bintang paling terang di konstelasi Ursa Minor  dan merupakan Bintang Utara saat ini ketika bintang kutub berubah  sepanjang waktu karena bintang menampakkan perpindahan berlanjutan yang  lambat terhadap poros Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;9. Ketika tubuh dipaparkan dengan kehampaan ruang angkasa, tubuh manusia meledak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos ini adalah hasil dari film-film fiksi ilmiah yang menggunakannya  supaya memberi ketertarikan terhadap alur cerita. Faktanya, manusia  dapat selamat 15 – 30 detik di luar angkasa apabila mereka menghembuskan  napas sebelum terpapar hampa udara (ini mencegah paru-paru meledak dan  mengirimkan udara ke pembuluh darah). Setelah 15 atau 30 detik,  kekurangan oksigen menyebabkan ketidaksadaran diri yang membawa pada  kematian karena kehabisan napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;10. Evolusi mengakibatkan sesuatu beranjak dari “rendah” ke “tinggi”&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal faktanya adalah bahwa seleksi alam mengeluarkan gen yang tidak  sehat dari kolam gen, ada banyak kasus ketika sebuah organisme tak  sempurna selamat. Contohnya adalah jamur, hiu, udang, dan lumut –  semuanya tetap sama sepanjang waktu. Organisme-organisme ini beradaptasi  dengan lingkungan mereka tanpa mengalami perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takson lain juga berubah besar, tapi tidak berubah lebih baik. Sejumlah  makhluk mengalami perubahan lingkungan dan adaptasinya tidak terlalu  baik terhadap suasana yang baru. Kecocokan mereka terhubung dengan  lingkungan, bukan perubahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-956980430884240934?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/956980430884240934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/10-mitos-konyol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/956980430884240934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/956980430884240934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/10-mitos-konyol.html' title='10 Mitos Konyol'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vEMuI01KAUQ/TUkMOYglg-I/AAAAAAAAAHs/L6O29oOkHcY/s72-c/crazy-turtle-cartoon-comic.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1697644523939085930</id><published>2011-11-02T09:20:00.000+07:00</published><updated>2011-11-02T09:20:20.807+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Analisa Kribo - Kebohongan Pedagang!</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Eos5pBWR6ZQ/TZrNH5mfy6I/AAAAAAAAADE/VWePFfFp00A/s1600/ninja.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://2.bp.blogspot.com/-Eos5pBWR6ZQ/TZrNH5mfy6I/AAAAAAAAADE/VWePFfFp00A/s1600/ninja.jpg" border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-Eos5pBWR6ZQ/TZrNH5mfy6I/AAAAAAAAADE/VWePFfFp00A/s320/ninja.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Iseng pagi-pagi sambil minum kopi dan nunggu jam buat UTS, Kribo coba meng-analisa beberapa Kebohongan-kebohongan para Pedagang yang belum KawanBlogger tau, mau tau? ini dia :&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pedagang yg selalu Bohong adalah Tukang Roti, bilangnya Roti Tawar tapi engga bisa Ditawar&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/005.gif" title="Peace" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pedagang yg Paling Aneh itu Tukang Gas, udah tau jalanan menurun msh aja bilang Gas 'Gas' bukan Rem 'Rem'!&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/ngakaks.gif" title="Ngakak (S)" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pedagang yg kagak ada kerjaan, Tukang Nasi Goreng,Nasi udah Mateng masih aja Digoreng&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/ngakaks.gif" title="Ngakak (S)" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pedagang yg tak kenal kata menyesal itu Tukang Bubur, masa Nasi udah jadi Bubur msh dijual juga? &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif" title="Big Grin" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pedagang yg paling Bodoh adalah pedagan Rujak, masa akuarium ditaruh Buah?&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/005.gif" title="Peace" /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Nah, hati-hati lho sama pedagang diatas, mereka suka bohong... &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/14.gif" title="Big Grin" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1697644523939085930?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1697644523939085930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/analisa-kribo-kebohongan-pedagang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1697644523939085930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1697644523939085930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/analisa-kribo-kebohongan-pedagang.html' title='Analisa Kribo - Kebohongan Pedagang!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-Eos5pBWR6ZQ/TZrNH5mfy6I/AAAAAAAAADE/VWePFfFp00A/s72-c/ninja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8490027920044587855</id><published>2011-11-01T20:19:00.000+07:00</published><updated>2011-11-01T20:19:21.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Copas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>New7Wonders = HOAX?!</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; color: black; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zDaeK2zCDuY/TkOczjq_GQI/AAAAAAAAAWM/0EoR7Q0yFQE/s1600/k.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" id="il_fi" src="http://4.bp.blogspot.com/-zDaeK2zCDuY/TkOczjq_GQI/AAAAAAAAAWM/0EoR7Q0yFQE/s320/k.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Iseng-iseng buka kaskus liat ada trit tentang "Jangan Dukung Komodo di N7W!" nah lo? ni orang gak mau indonesia terkenal yah??!! bikin esmosi, eh ternyata setelah dibaca ada pernyataan dari DUBES RI di Swiss katanya Alamat dari Yayasan N7W itu Palsu! Lah kok palsu? jangan-jangan Negara kita dan beberapa finalis Tertipu Nih!&amp;nbsp; beberapa kejanggalan panitia New7 Wonders, Mulai dari kemunculan asal muasal  panitia New7 Wonders hingga keberadaan mereka di mata publik Swiss.  Berikut penjelasan KBRI Bern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Desember 2007, N7W mengumumkan  peresmian kampanye, pada tahap awal terpilih tiga destinasi wisata di  Indonesia untuk masuk nominasi yaitu Taman Nasional Komodo, Danau Toba,  dan Anak Gunung Krakatau bersama-sama dengan 440 nominasi dari 220  negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Agustus 2008, Indonesia mendaftar sebagai OSC dan membayar biaya administrasi masing-masing destinasi US$ 199.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pada 21 Juli 2009, Taman Nasional Komodo menjadi Indonesia National Nominees dan menjadi salah satu dari 28 nominasi finalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.  Februari 2010, pihak N7W menawarkan kepada Indonesia untuk menjadi tuan  rumah deklarasi N7W, yang rencananya dilaksanakan pada 11 November  2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Setelah melakukan penjajakan dan beberapa kali  pertemuan, pada 25 November 2010 Indonesia menyatakan berminat menjadi  tuan rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pada 6 Desember, pihak N7W menyetujui Indonesia sebagai tuan rumah dengan liscense fee sebesar US$ 10 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.  Pada tanggal 29 Desember 2010, keluarlah ancaman dari pihak N7W,  melalui Kepala Komunikasi N7W, Eamon Fitzgerald yang memberikan batas  waktu sampai 31 Januari 2011 agar pemerintah Indonesia menyatakan  kesediaannya menjadi tuan rumah. Jika sampai batas waktu itu tidak ada  ketegasan, pihak N7W terpaksa akan menngguhkan status Taman Nasional  Komodo (TNK) sebagai finalis N7W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Todung Mulya Lubis, kuasa  hukum Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( dahulu Kembudpar) RI ,  pada 2 Februari 2011 silam melayangkan surat elektronik kepada pihak  N7W dan memprotes rencana eliminasi TNK sebagai finalis itu. Surat  tersebut ditanggapi pengacara N7W yang beralamat di London, lima hari  kemudian. Isinya, TNK tidak tereliminasi, melainkan Kementerian  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (d/h Kemenbudpar) tak lagi bisa menjadi  official supporting committee (OSC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Pada 11 Februari 2011,  pihak Todung Mulya Lubis mengirim surat via e-mail lagi dan meminta agar  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif kembali menjadi OSC. Tapi  tak ada jawaban untuk surat kedua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tetap masuknya TNK  sebagai finalis tanpa keikutsertaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif sebagai OSC itu membuat harga diri sebagai bangsa dilecehkan.  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mewakili Pemerintah  Indonesia tak boleh ikut mempromosikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Ada negara lain  yaitu, Maldives, satu dari 28 finalis, pekan lalu menarik diri dari  kompetisi yang dilakukan N7W itu. Maldives, sebuah negara kepulauan  kecil dekat Sri Lanka, menarik diri karena urusan finansial yang  dibebankan N7W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Pada 28 April 2011, Kementerian Pariwisata  dan Ekonomi Kratif mengutus 8 orang delegasi yang terdiri dari Pejabat  kementerian, seorang pengacara dari Kantor Pengacara Lubis, Santosa dan  Maulana dan beberapa wartawan nasional untuk mengadakan penyelidikan  tentang keberadaan N7W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss  dan Keharyapatihan Liechtenstein, membantu delegasi dari Jakarta untuk  mengadakan penyelidikan. Sebagai catatan Duta Besar RI Djoko Susilo  sejak kedatangannya pertama kali di Swiss telah berhubungan dengan  Pemimpin Redaksi dari Harian Nasional Swiss dan selalu mempertanyakan  tentang kredibilitas Yayasan N7W, sangat diherankan para pemimpin  Redaksi Harian Nasional Swiss tidak mengenal keberadaan Yayasan N7W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.  Tim dari Jakarta yang dibantu oleh staf KBRI Bern mengadakan kunjungan  ke alamat yang tertulis sebagai kantor Yayasan N7W: Hoeschgasse 8, P.O.  Box 1212, 8034 Zurich. Ternyata kode pos dari alamat yang diberikan  tidak sesuai, seharusnya alamat itu adalah: Hoeschgasse 8, P.O. Box  1212, 8008 Zurich, di mana terdapat museum Heidi Weber yang diarsiteki  oleh Le Corbusier dan selesai dibangun pada tahun 1967. Museum itu hanya  buka pada musim panas (Juni, Juli, Agustus) dari jam 14.00 - 17.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.  Tim dari Jakarta juga mendatangi kantor Pengacara Patrick Soemmer dari  Kantor Pengacara CMS von Erlach Henrici Ltd, untuk mendapatkan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.  Sebagai yayasan, keberadaan N7W cukup unik. Yayasan ini tak jelas  alamatnya, kecuali alamat e-mail-nya, hanya tertulis N7W berdiri di  Panama, berbadan hukum Swiss, dan pengacaranya berada di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Di mata masyarakat Swiss sendiri Yayasan N7W tidak dikenal, dan bukan bagian dari UNESCO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.  Sebagaimana diketahui, pada 1991, Taman Nasional Komodo bersama Taman  Nasional Ujungkulon, Candi Borobudur, dan Candi Prambanan oleh UNESCO  dimasukkan sebagai warisan dunia. Karena reputasi UNESCO sebagai badan  khusus PBB yang didirikan pada 1945 itu jauh melampaui N7W, ada baiknya  kita tidak terpancing oleh aturan main N7W.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Masihkan KawanBlogger mau dukung Komodo? ingat semulanya itu SMS buat dukung Komodo bayarnya 1000 lho, tapi ada Sponsor dari pihak swasta Indonesia yang kasi Modal jadi dukung Komodo hanya 1 Rupiah.. CMIIW&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Source 1 : http://www.detiknews.com/read/2011/11/01/110518/1757187/10/kejanggalan-panitia-new7-wonders-versi-kbri-bern&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Source 2 : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11204149&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8490027920044587855?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8490027920044587855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/new7wonders-hoax.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8490027920044587855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8490027920044587855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/new7wonders-hoax.html' title='New7Wonders = HOAX?!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zDaeK2zCDuY/TkOczjq_GQI/AAAAAAAAAWM/0EoR7Q0yFQE/s72-c/k.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4329768521380550089</id><published>2011-11-01T20:07:00.000+07:00</published><updated>2011-11-01T20:07:14.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Analisa Kribo 20 Penolakan Wanita Saat di Tembak</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; color: black; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Bagi KawanBlogger yang barusan Nembak seorang makhluk yang bergender perempuan/cewek/betina dan Ditolak, coba KawanBlogger ingat-ingat alasan dia nolak KawanBlogger, mungkin salah satu dari Alasan mereka ada dibawah ini :&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_skcXaNX5AWU/TS5QW6qeGCI/AAAAAAAAAD4/wDf6iwDYcho/s1600/pernyataan+cinta+2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="252" id="il_fi" src="http://4.bp.blogspot.com/_skcXaNX5AWU/TS5QW6qeGCI/AAAAAAAAAD4/wDf6iwDYcho/s320/pernyataan+cinta+2.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. Jawaban Cewek: “Kamu sudah kuanggap sebagai kakak.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Lu mengingatkan gue pada kakek gue”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jawaban Cewek: “Beda usia kita terlalu jauh.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Tampang lu tua banget sih, kan kasian gue yg imut ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Jawaban Cewek: “Aku tidak tertarik padamu bukan karena penampilanmu.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Lu cowok terjelek yang pernah gue kenal”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jawaban Cewek: “Hidupku sedang kacau sekarang.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Gue gak ingin elu tau teman-teman kencan gue yang lain”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Jawaban Cewek: “Aku sudah punya pacar.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Abis lu masih kalah keren sih dibandingin cowok gue”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jawaban Cewek: “Bukan karena kamu kok, tapi aku.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Sebenarnya sih gara-gara elu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jawaban Cewek: “Aku ingin berkonsentrasi pada karir.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Walaupun kerjaan gue kadang bosenin, tapi masih mendinglah timbang berkencan dengan elu yang ga oke ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Jawaban Cewek: “Aku masih ingin sendiri.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Lu cowok paling menyebalkan, norak, kampungan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Jawaban Cewek: “Kita berteman aja ya.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Agar lu tau aja betapa banyaknya cowok yang mau ama gue”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Jawaban Cewek: “Sepertinya kita kurang serasi.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Elu harusnya punya mobil BMW/ Mercedez baru bisa jalan ama gue, ya minimal punya bokap lu ga pa2 dah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Jawaban Cewek: “Saat ini belum, mungkin nanti.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Duit elu sekarang masih sedikit, makanya cari dulu,  klo lu udah punya uang, baru gue pikirin lagi, itu juga kalo gue blum  punya cowok.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Jawaban Cewek: “Maaf yah, bukannya gag mau, tapi kalo kita pacaran  pasti kamu sering bete sama aku, aku tuh orangnya cuek, gag perhatian,  bla bla bla….”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “cuek gara2 sibuk sama gebetan yang lain, yang jelas jelas lebih ganteng dari elo”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Jawaban Cewek: “Gua masih belum pengen pacaran.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Maksud gua nggak pengennya itu sama elu, kalau sama cowok lain yang lebih oke, ya pikir-pikir dulu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Jawaban Cewek: “Terima kasih, elu cinta sama gua, tapi sori, gua udah punya cowok di luar negri.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Cowok gua kan Leonardo Di Caprio, elu mah nggak cute!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Jawaban Cewek: “Gua belum biasa jalan berdua sama cowok.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Udah deh, jangan pake naksir-naksir gua segala, dari  pada gua malu nanti dikatain orang kalau jalan berdua sama elu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Jawaban Cewek: “Gua telepon elu deh seminggu lagi.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Gua test lu! Biar mampus!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Jawaban Cewek: “Gua cuma anggep elu temen biasa.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Biasa juga PBSI, enak aja mau naik pangkat…”&lt;br /&gt;*PBSI = Pacar Bukan, Supir Iya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Jawaban Cewek: “Gua cuma anggep elu temen deket.”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Gua kira elu homo, makanya gua berani deket”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Jawaban Cewek: Ceweknya ‘Nangis’&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Ya ampun… kenapa cowok yang naksir gua jelek banget begini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Jawaban Cewek: Ngegampar elu, trus bilang “Ehh, sory ada nyamuk tadi”&lt;br /&gt;maksud si cewek: “Kurang ajar elu, berani-beraninya nembak gua, pengen mampus ya?”&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Nah yang mana jawaban Makhluk yang bergender perempuan itu Nolak KawanBlogger? &lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/ngakak.gif" title="Ngakak" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4329768521380550089?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4329768521380550089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/analisa-kribo-20-penolakan-wanita-saat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4329768521380550089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4329768521380550089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/11/analisa-kribo-20-penolakan-wanita-saat.html' title='Analisa Kribo 20 Penolakan Wanita Saat di Tembak'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_skcXaNX5AWU/TS5QW6qeGCI/AAAAAAAAAD4/wDf6iwDYcho/s72-c/pernyataan+cinta+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8597376270751028845</id><published>2011-10-31T13:22:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T13:22:15.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Hentikan Acara Musik TV Pagi!!!</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;KawanBlogger semua pernah berpikir gak kalo secara tidak langsung generasi muda kita sudah di racun sama televisi dengan acara2 yang mereka tayangin. Sebenernya Saya disini gak protes dengan content atau isi dari tayangan tersebut. Tapi WAKTU Tayangnya, Bayangin aja Pagi-pagi Jam 07.00 yang seharusnya anak-anak pada sekolah eh ada acara Inbox Live di SCTV, terus jam 09.00 pagi ada dua acara Live yaitu Dahsyat di RCTI dan DERINGS di Trans TV.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.clker.com/cliparts/b/2/f/2/11949853282019859913television_alexander_d.__01.svg.hi.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="254" id="il_fi" src="http://www.clker.com/cliparts/b/2/f/2/11949853282019859913television_alexander_d.__01.svg.hi.png" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KawanBlogger semua bayangin gak itu acara semua disiarkan secara langsung (LIVE). nonton diTV sih masih bisa ditolerir ya, mungkin lagi libur atau apa, nah kalau yang nonton acara LIVE nya banyak banget dan kebanyakan dari generasi muda.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya jam 7 pagi atau jam 9 pagi ntu mereka kan harusnya ada di bangku sekolah, masuk kuliah.. kerja atau whateverlah pokoknya di isi dengan hal yang bermanfaat. Yang Saya liat malah sebaliknya. Jam-jam produktif mereka malah di isi dengan kegiatan foya-foya, seneng2, jingkrak2 di depan panggung. Paham &lt;b&gt;&lt;i&gt;Hedonisme&lt;/i&gt; &lt;/b&gt;secara tidak langsung sudah ditanamkan kepada mereka, dimana bagi para penganut paham ini, bersenang-senang, pesta-pora, dan pelesiran merupakan tujuan utama hidup, entah itu menyenangkan bagi orang lain atau tidak. Karena mereka beranggapan hidup ini hanya 1x, sehingga mereka merasa ingin menikmati hidup senikmat-nikmatnya. di dalam lingkungan penganut paham ini, hidup dijalanani dengan sebebas-bebasnya demi memenuhi hawa nafsu yang tanpa batas.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;haduuuh mau di bawa kemana bangsa ini coba? Iya lah kalau yang acara LIVE nya di Studio, mungkin ada yang bilang mereka yang nonton semuanya di bayar, tapi kan meraka sering banget ngadain acara LIVE di pusat-pusat perbelanjaan atau halaman Mall. Nggak mungkin kan mereka dapat bayaran untuk nonton itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihan mereka.. dari muda tidak di didik untuk bekerja keras dan berusaha untuk hal yang lebih baik.. tapi di racun dengan hal2 yang sifatnya senang hanya untuk sesaat.. tanpa memikirkan masa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emang ga ada waktu lain apa yang lebih tepat buat acara LIVE kayak gituan? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8597376270751028845?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8597376270751028845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/hentikan-acara-musik-tv-pagi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8597376270751028845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8597376270751028845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/hentikan-acara-musik-tv-pagi.html' title='Hentikan Acara Musik TV Pagi!!!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6560473920269095710</id><published>2011-10-31T12:06:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T12:06:25.288+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Copas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Harajuku, Perusak Citra Musik!</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;KawanBlogger tau gak apa sih yang ngerusak citra Musik? bukan dari penyanyinya lho, tapi dari aliran musik dan kostumnya, nah ini ni yang paling ngerusak citra musik, namanya adalah Visual Kei, yang merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan  Kei(bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas Punk  berasal dari London, maka Visual kei berasal dari Jepang. Visual Kei  (ヴィジュアル系, bijuaru kei?) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang  populer pada sekitar tahun 1990-an.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://cdn-u.kaskus.us/57/2j2zc3fb.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="320" src="http://cdn-u.kaskus.us/57/2j2zc3fb.png" width="316" /&gt;&lt;/a&gt;Gerakan ini ditandai dengan band  yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh  perhatian. Di Jepang, penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir  selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk  merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain,  perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei  kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan  gaya potongan rambut yang dramatis, yang mengingatkan pada “pita rambut”  tahun 1980-an dan memakai kostum yang sangat rumit. Walaupun sebagian  besar musisi adalah laki-laki. Anggota band sering bermake up dan  memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin atau androgynous.  Pada akhirnya sebagian band kembali pada image warna – warni dan  fantastik yang populer sekitar 5 tahun lalu yang diinspirasi game RPG  dan anime. Daya tarik kostum pada fans adalah dengan ditunjukkan oleh  para gadis yang berpakaian cosplay sebagai anggota band favorit mereka,  secara terpisah pada konser di Jepang, di Amerika pada acara-acara  anime.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band visual kei yang diartikan sebagai yang utama dari gaya visual,  tidak mengacu pada jenis musik tertentu. Mereka sebagian memainkan musik  rock, hard rock seperti Luna Sea, Dir en Grey, Penicillin, Due'le  Quartz, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Malice Mizer,  Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D'espairs Ray dan Phantasmagoria, Light  Rock dan Pop seperti L'Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal  dan Ballad seperti X Japan, Loudness, Buck- Tick, Sex Machine Gun,  selain itu musik industrial, punk, dan techno kadang - kadang juga masuk  ke dalamnya. Dengan mengambil genre dalam arti yang luas, sebagian  besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengamat barat seringkali kebingungan dalam membedakan Visual Kei Band  dengan Band Gothic karena kadang-kadang penampilannya yang mirip dalam  bermake up dan berpakaian, tetapi sebagian gothic Jepang tidak bisa  memasukkan visual Kei menjadi Gothic, dan disana ada persilangan budaya  kecil antara Visual Kei Jepang dan Gothic Jepang diluar model gothic  lolita, yang mana dipengaruhi oleh subbudaya gothic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara luas gerakan ini telah dimulai oleh X Japan pada tahun 1980-an,  yang mengangkat tren dari pemanfaatan visual shock untuk memperoleh  pengakuan dalam kancah musik independen.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Gimana KawanBlogger? Norak abis kan Gayanya? gayanya itu lho buat aku mau&amp;nbsp; &lt;img alt="" border="0" class="inlineimg" src="http://static.kaskus.us/images/smilies/najis.gif" title="Najis" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6560473920269095710?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6560473920269095710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/harajuku-perusak-citra-musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6560473920269095710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6560473920269095710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/harajuku-perusak-citra-musik.html' title='Harajuku, Perusak Citra Musik!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1451441249514004056</id><published>2011-10-31T10:59:00.000+07:00</published><updated>2011-10-31T10:59:18.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>UTS Hari Pertama</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-wGz9WVH6Wc4/TfR7EFAq21I/AAAAAAAAAEU/Bkv3Agua870/s1600/pusing+kartun.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="236" id="il_fi" src="http://1.bp.blogspot.com/-wGz9WVH6Wc4/TfR7EFAq21I/AAAAAAAAAEU/Bkv3Agua870/s320/pusing+kartun.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;Sampai dikampus ketemu sama para Maho kampus didepan Lobby sedang melakukan pembicaraan tentang ujian hari ini, ya hari ini adalah ujian Mikroprosesooooor yang dikenal dengan mata kuliah paling menyeramkan disemester kami, itu karena perangai dosennya yang tidak bisa menerima pertanyaan dari mahasiswa, seram kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam sudah menunjukan pukul tujuh lewat empat puluh menit, kami menuju samping ruang akademik untuk melihat nomor ruangan dan nomor tempat duduk kami, dan melangkahlah kami keruangan 2.1 dan aku duduk di bangku ke-7, duduk diam menerima lembar soal dan jawaban, aku belum berani melihat apa isi lembar soal itu, apakah resep makanan, resep racik bom, atau bahkan tips cara dapat nilai A, hahaha Ngayal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan lembar soal dan berfikir apa isinya akupun memberanikan diri melihat kumpulan soal itu, alhamdulillah hanya ada 5 soal, dan, dan, dan ternyataaaaaa Soalnya sangaaaaat sulit bahkan salah satu soal harus menggambarkan rangkaian mikroprosesor.. hadeeeeeh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kukerjakan dengan sambil lirik kanan kiri, depan dan belakang ternyata semua temanku bernasib sama, akhirnya kami kompak menurunkan Jurus pamungkas yaitu Open Book padahal di lembar soal tertulis Close Book, pura-pura aja gak liat.. hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua Soal selesai kami jawab, terdengar sayup suara pengawas yang agak seksi dan sedikit hambar memberitahukan waktu telah selesai. Kamipun mengumpulkan soal dan jawaban, dan terbebas dari 75 menit dineraka ruang 2.1.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1451441249514004056?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1451441249514004056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/uts-hari-pertama.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1451441249514004056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1451441249514004056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/uts-hari-pertama.html' title='UTS Hari Pertama'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-wGz9WVH6Wc4/TfR7EFAq21I/AAAAAAAAAEU/Bkv3Agua870/s72-c/pusing+kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-656467701988733246</id><published>2011-10-30T21:16:00.000+07:00</published><updated>2011-10-30T21:16:27.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Copas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Baca Simbol Pakaian Yuk</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;a href="http://photoserver.ws/images/RM3M4ea7fd9035e68.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="[Gambar: RM3M4ea7fd9035e68.jpg]" border="0" src="http://photoserver.ws/images/RM3M4ea7fd9035e68.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah Anda mengeluhkan pakaian mahal dan bermerek yang Anda beli  justru lebih mudah rusak? Jika jawabannya ya, jangan buru-buru  menyalahkan produsen atas kualitas pakaian Anda. Bisa jadi, justru Anda  lah yang salah memperlakukan pakaian karena salah membaca berbagai  simbol di label baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jika selama ini Anda kerap mengabaikan label yang tertera di pakaian, mungkin sekarang Anda harus mulai memerhatikannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Temperatur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Biasanya ada tanda - di sekitar tulisan temperatur, yang dapat  memberitahukan bagaimana cara perlakuan yang benar pada pakaian  kesayangan. Jika ada tanda - di bawah tulisan temperatur, itu berarti  Anda butuh perlakuan khusus pada bahan sintetik pakaian. Jika ada dua  tanda - di sana, berarti pakaian itu membutuhkan perlakuan wool-wash  yang tidak bisa dicuci di sembarang mesin. Sementara, jika Anda tidak  menemukan satu pun tanda -, maka Anda bebas mencuci dengan cara dan  kondisi apapun di bawah suhu 40 derajat Celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Mencuci dengan tangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila ada logo mencuci dengan tangan, maka pakaian ini hanya boleh dicuci  dengan tangan saja. Jangan memaksa mencuci dengan mesin, karena bisa  membuat bahan pakaian mudah rusak atau justru benar-benar rusak dalam  sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Mengeringkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Panduan mengeringkan pakaian bisa dilihat dari gambar lingkaran di dalam  sebuah kotak. Pakaian harus dikeringkan dengan suhu rendah bila hanya  ada satu titik di dalam gambar. Sedangkan bila ada dua titik, maka  pakaian dapat dikeringkan dengan suhu tinggi. Namun, bila ada tanda  silang pada logo, maka pakaian ini tak boleh dikeringkan dengan mesin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Menyeterika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda melihat gambar seterika, perhatikan jumlah titik di sekitar  simbol itu. Gambar seterika dengan satu titik berarti pakaian harus  diseterika dengan suhu rendah. Dua titik, diseterika dengan suhu hangat  atau sedang. Dan bila ada tiga titik, maka pakaian bisa licin hanya bila  diseterika dengan suhu tinggi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Dry cleaning&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dry clean bermanfaat untuk menghilangkan noda membandel seperti tanah  liat, cat, atau bahan kimia yang tumpah dan menempel, dengan menggunakan  sedikit air, atau tanpa bantuan air sama sekali. Metode membersihkan  ini memang cukup ampuh. Namun sayangnya, pakaian seringkali mengkerut  atau warnanya pudar. Jadi, perlu dilihat benar apakah pakaian Anda  memerlukan perlakuan khusus ini.&lt;br /&gt;Untuk memastikannya, coba cari gambar lingkaran di label pakaian. Anda  diijinkan melakukan dry cleaning jika ada simbol lingkaran di label  pakaian. Jika yang ditemukan adalah gambar lingkaran dan dicoret dengan  tanda silang, berarti Anda tidak diperbolehkan dry cleaning.&lt;br /&gt;Jangan lupa, perhatikan pula logo P/W/F di dalam lingkaran, karena ini berarti drycleaning harus dilakukan oleh profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Pemutih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hampir sama dengan dry cleaning, Anda tidak boleh sembarangan mencuci  pakaian dengan pemutih untuk menghilangkan noda membandel. Lihat apa ada  logo segitiga di sana. Sebab, logo segitiga berarti Anda boleh  menggunakan pemutih untuk mencuci pakaian. Sementara jika logo segitiga  itu disilang, artinya jangan mencampur pemutih pada cucian agar tidak  merusak pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tunggu apalagi? Jangan lupa cek label pakaian Anda sebelum mencuci atau menyetrika ya..&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;source : http://diskusiku.com/showthread.php?tid=3248 &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-656467701988733246?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/656467701988733246/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/baca-simbol-pakaian-yuk.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/656467701988733246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/656467701988733246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/baca-simbol-pakaian-yuk.html' title='Baca Simbol Pakaian Yuk'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1878139130223921680</id><published>2011-10-30T18:40:00.002+07:00</published><updated>2011-10-30T18:42:37.940+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Tips Kribo Berbicara dengan Wanita</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;i&gt;this is social skill, there is no right or wrong, just which one is  better....but which one is better is also relative, confuse? yes...me  either&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://images.akademisamali.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R2nnBgoKCtQAAEfNPC41/duo_kribo_blog.jpg?et=ESUTHPxphxLVRrA1cbbH3Q&amp;amp;nmid=" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" id="il_fi" src="http://images.akademisamali.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R2nnBgoKCtQAAEfNPC41/duo_kribo_blog.jpg?et=ESUTHPxphxLVRrA1cbbH3Q&amp;amp;nmid=" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="227" /&gt;&lt;/a&gt;konteks yg ingin saya bicarain di sini ialah dalam berbicara dengan  wanita yg baru di kenal, atau gebetan atau org sedang kita dekatin,  bukan dgn pacar ataupun istri, karena berbicara dgn pacar / istri tentu  aja berbeda dengan berbicara dgn gebetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kegugupan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Masalah yg sering saya dengar, gugup atau tidak berani bicara  dengan cewek yg di incarnya...ini umumnya terjadi pada pria2 yg masih  muda, tapi tidak menutup kemungkinan banyak pria yg telah berumur juga  mengalami masalah ini......dan penyakit ini sepertinya jauh lebih byk di  derita oleh pria ketimbang wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegugupan menurutku ialah suatu tanda yg sangat jelas bahwa kamu tidak  terbiasa berbicara dengan wanita, oleh karena itu saran saya ialah  kembangkan lingkup sosialmu dan perbanyaklah bergaul dgn teman2 wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegugupan juga bisa dikarenakan karena kita merasa di nilai atau di  judge oleh org tersebut, jadi berhentilah berpikir kalo kamu sedang di  nilai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kegugupan juga bisa disebabkan hal lain yg menyangkut kepercayaan diri,  ini umumnya terjadi pada cowok2 yg ngejar cewek2 yg fisiknya atraktif  atau lebih kaya darinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bila kamu merasa si cewek jauh lebih cakep darimu, berhentilah berpikir  kalo cewek melihat fisik cowok seperti cowok melihat fisik cewek, terus  ubah juga lah sedikit penampilanmu jadi lebih baik, setidaknya jangan sampai penampilanmu membuat cewek ilfil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bila kamu merasa status ekonomi si cewek jauh lebih tinggi darimu, maka  trus berusahalah tingkatkan status ekonomimu, saran saya sih lebih baik  jangan kejar cewek seperti ini, karena cewek seperti ini biasanya high  maintenance (terbiasa tinggal di tempat yg wah, makan di resto,  transport dgn mobil, gaya hidupnya serba mahal dsb), meskipun bisa  sampai tahap pacaran nanti, saya jamin si cowok akan mengalami byk  frustasi di sepanjang perjalanan...masih banyak cewek yg lebih cakep dan  baik tapi yg jauh lebih low maintenance (bukannya ini yg paling byk di  cari cowok2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Basic rules&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;*Para ahli sepakat bahwa dalam komunikasi yg lebih banyak berperan ialah  bahasa tubuh dan intonasi suara ketimbang apa yg dibicarain.....ini  berarti bagaimana kita menyampaikannya jauh lebih penting daripada apa  yg kita sampaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*mood itu seperti virus, bisa menyebar dengan cepat ke orang2 di  sekitar. bayangkan kamu bertemu dengan seorang kenalan cewek, begitu  datang kamu langsung cerita ke dia "nenekku tadi baru meninggal", di  jamin moodnya akan langsung berubah, suasana akan menjadi hening.....  bandingkan dengan begitu datang kamu langsung antusias cerita "wihhhh  tau gak....tadi aku baru abis menang lotre 10 juta" ... pasti suasananya  akan langsung ceria dan heboh, dia mgkn akan candain kamu dengan minta  kamu mentraktirnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bagi cowok2 yg memiliki suara tinggi seperti cewek, belajarlah untuk  berbicara dengan suara lebih dalam...itu bisa di latih and suara cowok  yg dalam itu seksi di telinga cewek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*you are male anyway, you have to talk like male (ini bukan berarti kamu  harus ngobrol ke dia seperti ngobrol dgn teman cowok lu, ataupun  ngomongin topik gadget, seks, kerjaan) ... you are male, u have to  relax, confident dan sedikit otoriter.... kamu harus bisa merasa bahwa  kamu itu lebih berkuasa atau setidaknya sama dgn dirinya, kamu tidak  boleh merasa kamu lebih rendah darinya (so...stop begging, stop seeking  approval, stop showing off)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jadilah orang yg fun dan positif, semua org suka dekat dgn org yg menyenangkan dan positif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dan tidak ketinggalan, sering2lah minum atau pakai penyegar mulut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Humor&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;*wanita suka cowok yg humoris, tapi bukan tipe yg  norak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*you are not a clown, hindari lelucon yg terkesan terlalu di paksakan  atau di buat2, dan kamu becanda bukan hanya semata utk menyenangkan dia  tapi juga utk kepuasan sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*semakin spontan humornya, semakin bagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*humor bukan hanya dari kata2, bisa aja dari gerakan tubuh.... misalnya  bila dia memuji "kamu cakep juga", kamu bisa respon dengan "ya...iya  lah" (sambil kibasin rambut dengan tangan seperti bencong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*humor juga bisa dari ekspresi wajah, misalnya bila kamu melihat dia  makan dgn rakus atau cepat,pelototin dia dengan tatapan wajah "tidak  percaya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*belajarlah ledekin cewek, ledekin bukan berarti tidak sopan, ledekan  bukan penghinaan, its fun &amp;amp; funny dan dalam ledekan ada sedikit  unsur arogansi yg saya juga tidak tau pastinya kenapa sepertinya cewek2  menyukainya (terutama yg sering dikejar cowok), bahkan ada cewe gw  sblmnya yg pernah bilang ke gw "kamu itu ga ada manis2nya, ga ada  baik2nya yg ada malah aku diledekin terus, aku juga bingung kok bisa  suka ama kamu", kekuatan ledekan itu mungkin terletak pada keunikannya,  menurutmu apa yg biasa dilakukan cowok2 yg sedang dekatin cewek? mereka  memujanya, memujinya, menghiburnya, berusaha buat dia senang dsb ....  tapi ketika kamu meledeknya, itu tidak biasa, itu tidak tampak seperti  cowok2 yg biasa mengejarnya, dan dia mgkn akan berpikir "hmm....dia  tidak seperti cowok2 lain yg mengejarku, sombong juga dia, dia pasti  punya sesuatu yg tidak di miliki cowok2 yg mengejarku, dia pasti lebih  berharga"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*role playing is funny, misalnya saat jalan dengan dia, kamu bertingkah  seolah-olah kamu seorang cewek dan dia cowoknya, contoh bila sedang  jalan berdua dan akan melewati pintu, kamu bisa bilang "bukain  pintunya", setelah dia buka pintunya, kamu bisa lanjut dengan "tahan  pintunya", setelah melewati pintu kamu bisa lanjut lagi dengan "good  dog"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jangan selalu berfokus pada humor, kamu juga harus bisa serius&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;How &amp;amp; What to say&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;*ketika bicara dengan gebetan, it's not an INTERVIEW, pertanyaan2 interview cukup dijadikan selingan aja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*belajarlah sedikit utk storytelling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*kamu bisa mulai percakapan dgn menceritakan apa yg kamu alami beberapa  saat yg lalu, tentunya dgn penambahan sedikit bumbu dan antusias,  misalnya "anjriiiit....tadi malam saat aku eek, airnya tiba2 mati, di  susul mati lampu....macem ada setan yg kerjain gw aja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*ketika dia cerita panjang lebar, dengarkanlah, sesekali kasih komentar singkat dan sesekali ledekin dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*bila kamu ingin cepat2 membina kedekatan, topik tentang keluarga sepertinya topik yg sangat ampuh utk membina kedekatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jangan selalu berikan jawaban langsung bila di tanya, misalnya bila di  tanya, kamu bisa respon dengan "tebak!!", "kamu duluan!!", "mau tau aja  urusan cowok" dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jgn jadi org sopan, sopan itu ngebosenin (aku tidak nyuruh kalian jadi kurang ajar ya)....tapi jadilah org yg fun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*jangan bicara mengenai masalah perasaan, kecuali kalo di tanya atau utk kondisi2 tertentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*ketika dia selesai cerita, kamu bisa lanjut cerita balik tentang dirimu  mengenai hal yg sama, misalnya bila dia baru selesai menceritakan ttg  ortunya, kamu bisa lanjut menceritakan ttg ortu mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*lihat sekeliling kalian berdua, ada begitu byk hal yg bisa di bicarakan di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dsb (ketik sampai ngantuk....zzzz)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Flirting&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;*gw mendifinisikan fliriting sebagai cara kita memberikan sedikit sinyal  ke si cewek kalo kita mungkin sedikit tertarik atau suka ama dia, tapi  tidak di lakukan secara terang-terangan, dan biasanya ada unsur sedikit  main-main, sehingga keseriusannya sering di pertanyakan oleh cewek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*semakin dia bingung, semakin dia mempertanyakanmu dan memikirkanmu dalam hatinya, semakin dia luluh padamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*flirting bukan merayu, bukan juga menggombal, dan bukan juga menyatakan perasaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*flirting bisa berupa humor yang berhubungan dengan perasaan, misalnya  "aku tau kau suka padaku, tapi aku masih pengen sendiri" atau "aku  sedang mencari wanita yg rela mati untukku, apa kau rela mati untukku?",  dan di lain waktu kamu bisa lanjut lagi dgn "udah rela mati untukku?"  (ini hanya contoh, tidak perlu meniruku)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*flirting juga bisa dari tatapan mata dan senyuman bibir, misalnya  tataplah dia seperti kamu menatap pacarmu sendiri, atau bisa disertai  juga dgn senyum nakal atau julurin lidah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*flirting juga bisa dari sentuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*playful touch ialah salah satu contoh bentuk flirting, misalnya tarik rambutnya, pukul2an dengan dia seperti anak kecil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;bila dia tidak ilfil dengan penampilanmu, status ekonomimu atau  lainnya.... it's a right combination of flirting, humor and basic small  talk that melts a woman's heart&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1878139130223921680?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1878139130223921680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/tips-kribo-berbicara-dengan-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1878139130223921680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1878139130223921680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/tips-kribo-berbicara-dengan-wanita.html' title='Tips Kribo Berbicara dengan Wanita'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5848274161446479515</id><published>2011-10-30T16:01:00.006+07:00</published><updated>2011-10-30T16:12:49.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Judo Harus Sukses di Sea Games!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="fbPhotoImage img" height="201" id="fbPhotoImage" src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/391088_2565788065306_1272270780_32958000_1350053022_n.jpg" width="400" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Judo Indonesia Siap mensukseskan Sea Games 2011, Walaupun Judo Indonesia ditargetkan susah menorehkan Emas di Sea Games kali ini, namun Judo Haruslah berikan yang terbaik bagi Indonesia. Target Judo setidaknya Harus 1 Emas dari Pemain Legendaris yaitu Kresna Bayu. Kresna Bayu yang sukses Mendapatkan Emas pada Sea Games 2 tahun lalu kembali diturunkan pada lapis 1 Sea Games tahun 2011 di Indonesia dan diwajibkan Mendapatkan Emas.&lt;/div&gt;&lt;div class="imageStage" id="imagestage" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="imageStage" id="imagestage" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;Walaupun Mantan atlet judo nasional, Raymond Rochili, mengkritik persiapan cabang  judo menghadapi SEA Games 2011 yang dianggap terlambat. Atlet yang kini  disiapkan untuk tampil di pesta olahraga tingkat ASEAN di Jakarta dan  Palembang 11-22 November nanti, kata Raymond, hampir 100 persen adalah  atlet junior sehingga berat bagi cabang judo bisa kembali menyumbang  medali emas seperti SEA Games Laos dua tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelihatannya  agak sulit karena Krisna Bayu (atlet judo peraih medali emas di Laos)  baru saja menjalani operasi ligamen otot," kata Raymond, kepada wartawan  di kawasan Senayan, Senin 13 Juni 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayu  berhasil menyabet emas di kelas bawah 100 kilogram putra setelah  mengalahkan Pui Seng Wee dari Singapura di stadion Anouvong. Dalam  pertarungan itu, Bayu mengalami cedera di bagian betis sehingga jalannya  pincang usai pertandingan final.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurus  Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia, menurut Raymond seharusnya  telah mempersiapkan atlet judo untuk berlaga di SEA Games 2011 mulai dua  tahun lalu. Atlet junior judo seharusnya diturunkan sejak SEA Games dua  tahun lalu sehingga ketika Indonesia menjadi tuan rumah SEA Games tahun  ini mereka telah memiliki pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Program  sekarang itu sudah baik tapi agak terlambat. Mungkin bisa dipanen dua  tahun kedepan," kata Raymond, yang pernah mempersembahkan dua medali  emas untuk Indonesia di tahun 1975 dan 1977. Ia melihat kekuatan judo  Indoensia saat ini berada di bawah Thailand dan Vietnam. "Tapi saya  tidak tahu dua tahun nanti bagaimana," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apapun Kritikannya Kami Pejudo Indonesia selalu berharap para Pejudo Indonesia bisa memperoleh banyak Emas di Sea Games Tahun ini! Caiyoooooo Judo!!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5848274161446479515?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5848274161446479515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/judo-harus-sukses-di-sea-games.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5848274161446479515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5848274161446479515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/judo-harus-sukses-di-sea-games.html' title='Judo Harus Sukses di Sea Games!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8232299727482757282</id><published>2011-10-30T14:45:00.000+07:00</published><updated>2011-10-30T14:45:36.300+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>SKS = UTS</title><content type='html'>&lt;a href="http://anggakomnoltujuh.files.wordpress.com/2011/05/pusing-300x247.gif?w=300&amp;amp;h=247" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://anggakomnoltujuh.files.wordpress.com/2011/05/pusing-300x247.gif?w=300&amp;amp;h=247" border="0" src="http://anggakomnoltujuh.files.wordpress.com/2011/05/pusing-300x247.gif?w=300&amp;amp;h=247" /&gt;&lt;/a&gt;Tiga bulang pertama di Semester 3 Kuliah, saatnya apa coba? iyaap saatnya lewati yang namanya Ujian Tengah Semester/UTS. UTS dikampus dimulai Besok tanggal 30 Oktober, duuuh mata kuliah yang diujiankan panjang banget namanya yaitu Mikroprosesoooooooooor, ni mata kuliah walaupun jaman sekarang udah modern dengan Mikroprosesor Core eh malah masih ngebahas Mikroproseso 8080 jadul yang tahun 80-an bahkan ngebahas mikroprosesor 8008 yang keluar tahun 76(kayak rokok aja djarum 76) kekekekekek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak heran juga sih, dosennya kan emang dosen pada jaman itu, jaman Komputer masih DOS wkwkwkwkwk. tapi mbok ya dosen itu yang up to date biar materi kuliahnya bisa dipakai, gak hanya dipelajari komputer jaman baheula, haloooo ini udah zaman Dual Core dan core two pak, masih aja bahas Mikroprosesor 8 bit wkwkwkwk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ditetapkanlah SKS(Sistem Kebut Semalam) untuk menjawab soal Ujian besok, mana kuliah masih pake Proyektor dengan kertas yang tembus pandang dan Modul foto kopian 7 rangkap, waaaah siapkan Kopi 1 bungkus nih buat belajar malam ini, atau gak semua modul dibakar dan ditambahkan kekopi, biar tulisan dikertas itu bisa tertulis diotak secara otomatis. wkwkwkwkwk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8232299727482757282?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8232299727482757282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/sks-uts.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8232299727482757282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8232299727482757282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/sks-uts.html' title='SKS = UTS'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5562651857166613099</id><published>2011-10-30T12:05:00.000+07:00</published><updated>2011-10-30T12:05:30.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>6 Kebodohan Sinetron Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://lh4.ggpht.com/-7nrBZEUEE14/Tga1WzLWAlI/AAAAAAAAAfo/Kh9bqOr1RN4/s1600-h/anti_sinetron_by_imadawwas%25255B2%25255D.jpg"&gt;&lt;img align="left" alt="anti_sinetron_by_imadawwas" border="0" height="184" src="http://lh3.ggpht.com/-nY9Hc4oo4Ig/Tga1b9vpVHI/AAAAAAAAAfs/VLzVj1GfbxU/anti_sinetron_by_imadawwas_thumb.jpg?imgmax=800" style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; float: left; padding-left: 0px; padding-right: 0px; padding-top: 0px;" title="anti_sinetron_by_imadawwas" width="244" /&gt;&lt;/a&gt;KawanBlogger ada yang suka sama sinetron Indonesia ? &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi yang suka maap ya gua buat tulisan kaya gini … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tapi ini emang kenyataan yang gua ambil dari sinetron di Indonesia …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dan kali ini gua tulis tentang kekurangan dalam sinetron Indonesia (baca: ketololan dan kebodohan)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;1. Judul yang norak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di Indonesia itu kenapa ya judul sinetron katro bin murahan ?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Misalkan  ada sinetron judulnya “Juleha”, nanti ada sinetron lain yang latah  ngikutin judul sinetronnya pake nama “Intan” “Mutiara” “Cinta Pitri”  “Kemilau cinta Kampret” …Belom lagi judul sinetron yang nggak ada  hubunganya sama ceritanya … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;“Putri  yang di tukar sembako”, pasti tau kan maksud sinetron yang gua maksud ?  Coba deh di pikir ini sinetron judulnya apa ceritanya apa … putrinya  dah balik lagi tapi tetep aje ceritanya ngalor ngidul nggak karuan …&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;2. Cerita yang nggak jelas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Salah  satu kebodohan Sinetron Indonesia itu ceritanya nggak jelas, nggak  jelas di sini artinya “nggak fokus” sama ide ceritanya … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kadang  ide ceritanya yang harusnya udah selesai ternyata episode masih terus  berlanjut dengan cerita-cerita sampah nggak karuan … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Misalkan  sinetron “putri yang di tukar sembako”, ini kan sebenernya ceritanya  udah selesai dengan kembalinya putri yang ditukar ke orang tua  masing-masing … tapi kenapa masih di terusin coba ? ceritanya jadi nggak  fokus dan jadi sampah …&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;3. Episode yang unlimited&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini sih udah jadi budaya sinetron di Indonesia yang episodenya sampe jutaan, seasonnya ampe ribuan wkaakkaka … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dikiranya sinetronya bagus kali ya … bikin episode ampe banyak bener wkakakakakka …&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;4. Nggak mendidik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sinetron  sekarang tuh bener-bener nggak mendidik, liat aja sendiri sinetron  isinya cuma benci-bencian, bunuh-bunuhan, melotot-melototan,  jambak-jambakan …&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;5. Cerita yang panjang tapi di ulang-ulang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Coba deh liat sinetron yang episodenya panjang. Sebenernya ceritanya cuma di ulang-ulang doang …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- ilang ingatan = ingat lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- anak ketuker = ketuker lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- cacad = sembuh lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- mati = hidup lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- jahat = baik = jahat lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;- kaya = miskin = kaya lagi&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;bisa di pastiin cerita yang episodenya panjang isinya cuma itu itu aja …&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color: #9b00d3; font-size: large;"&gt;&amp;nbsp;6. Nggak ada Hikmahnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ini  kekurangan yang paling parah. menurut gua, nggak ada sinetron di  Indonesia yang bisa di ambil pelajarannya … isinya tuh penuh omong  kosong doang …. cuma bikin Indonesia makin ancur aja …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Itu di atas cuma menurut gua aja … &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Nggak  bisa di salahin juga sih mereka buat sinetron yang begitu … karna  sebagian besar masyarakat Indonesia tu suka sama sinetron sampah yang  nggak ada maknanya …&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jadi seharusnya dari masyarakat Indonesia juga jangan nonton sinetron-sinetron yang nggak mutu begitu ….&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Harapan gua kedepan, ada orang yang bisa buat sinetron dengan mementingkan KUALITAS bukan sekedar KUANTITAS …&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;source : &lt;a href="http://www.mahasiswafreak.com/2011/06/kebodohan-sinetron-indonesia.html"&gt;http://www.mahasiswafreak.com/2011/06/kebodohan-sinetron-indonesia.html &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5562651857166613099?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5562651857166613099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/6-kebodohan-sinetron-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5562651857166613099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5562651857166613099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/6-kebodohan-sinetron-indonesia.html' title='6 Kebodohan Sinetron Indonesia'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/-nY9Hc4oo4Ig/Tga1b9vpVHI/AAAAAAAAAfs/VLzVj1GfbxU/s72-c/anti_sinetron_by_imadawwas_thumb.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8703919021238060174</id><published>2011-10-30T06:54:00.000+07:00</published><updated>2011-10-30T06:54:11.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>20 pertanyaan yg gampang tapi SELALU SALAH JAWAB!!</title><content type='html'>Sekilas pertanyaan-pertanyaan di bawah ini nampak mudah untuk dijawab.  Tapi, tahukah kamu bahwa ternyata mayoritas orang menjawab semua  pertanyaan tersebut dengan salah! Berikut ini adalah 20 pertanyaan mudah  namun sulit dijawab dengan benar tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.buxbagptc.com/wp-content/uploads/2011/02/question-mark1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="il_fi" src="http://www.buxbagptc.com/wp-content/uploads/2011/02/question-mark1.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;1. lampu-lampu apa yang ada di persimpangan jalan?&lt;br /&gt;jawab : lampu merah!!&lt;br /&gt;benar : lampu merah kuning hijau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ban Becak Ada Berapa hayoo?&lt;br /&gt;jawab : 3&lt;br /&gt;benar : 6 (3 ban dalem+ 3 ban luar)&lt;br /&gt;3. kenapa mobil berhenti dilampu merah ?&lt;br /&gt;jawab : takut ditilang, takut polisi, takut ketabrak&lt;br /&gt;benar : karena di rem. (klo gak direm mau lampu apa juga pasti nyelonong aje)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. rem itu gunanya buat apa?&lt;br /&gt;jawab : yah buat berhenti lha….&lt;br /&gt;benar : buat ngebut! (coba klo gak ada rem.. Rossi juga gak berani ngebut)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. ayam sama telur duluan yang mana?&lt;br /&gt;jawab : rancuh dan alesannya aneh2 dah…&lt;br /&gt;benar : AYAM! karena ayam mengenal telur tapi telur tidak mengenal ayam  seperti ibu kita yang mengenal bayi mereka, sedangkan bayi lum tentu  mengenal mana ibunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. minuman apa yang paling murah di warteg?&lt;br /&gt;jawab : air putih&lt;br /&gt;benar : air bening. klo putih masih mahal (susu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. sebutkan 10 hewan buas dalam waktu 10 detik!!!&lt;br /&gt;jawab : macan , ular, buaya, nenek-nenek, beruang, komodo, kamprettt…&lt;br /&gt;benar : 5 macan, 5 singa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. ruang apa yang paling di takutin di RS…?&lt;br /&gt;jawab :ruang mayaaaaat, ruang operasi…..&lt;br /&gt;benar : ruang administrasi… hehehe,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. jam 12:15 membentuk sudut lancip berapa drajat ?&lt;br /&gt;jawab : 90drajat&lt;br /&gt;benar : 86,25 (itu ukur aja sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. 2+2X2-2/2 = ?&lt;br /&gt;jawab : 3&lt;br /&gt;benar : 5 (coba aja di MS EXCEL =2+2*2-2/2 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. jari kaki depan kucing ada berapa ?&lt;br /&gt;jawab : 10 deh kayanya…&lt;br /&gt;benar : 8 (itung sendiri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. jari kaki belakang kucing ?&lt;br /&gt;jawab : 8 juga x… eh 10 apa yah ?&lt;br /&gt;benar : 12 (cek aja pada si empus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. binatang apa yang jago berenang ?&lt;br /&gt;jawab : ikan!!!!&lt;br /&gt;benar : bebek (ikan mah menyelam, gak ngambang…)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. petani indonesia paling gak bisa nanem apa hayo?&lt;br /&gt;jawab :apel, anggur, arbei, pear… buah2an import!!!!&lt;br /&gt;benar : pare (bayangin aja nanem se-hektar pahit semua)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. punya uang Rp.1200,- beli permen Rp.400,- kembaliannya berapa ?&lt;br /&gt;jawab : Rp.800,-&lt;br /&gt;benar : Rp. 600,- (ini udah pada tau yah ?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. uang pecahan seratus ribu nol nya ada berapa ?&lt;br /&gt;jawab : 5&lt;br /&gt;benar : 20 (itung dah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. berapa berat badan agan ?&lt;br /&gt;jawab : 50 Kilo&lt;br /&gt;benar : W = m.g = 50 x 10 = 500 Newton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. jika seekor kuda menghadap barat laut, ekornya menghadap ?&lt;br /&gt;jawab : tenggara , timur laut!!! barat daya… duh pusing&lt;br /&gt;benar : kebawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Kereta KRL melaju ke arah barat daya, asapnya ke arah?&lt;br /&gt;jawab : duh.. gak hapal arah gan kebelakang x&lt;br /&gt;benar : gak ada asapnya gan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. bahasa inggisnya papan tulis!!!&lt;br /&gt;jawab : blackboard!&lt;br /&gt;benar : chalkboard (tes aja google translate)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana? Apa KawanBlogger semua pernah ditanya dengan pertanyaan diatas? dan apakah jawabannya salah semua? hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8703919021238060174?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8703919021238060174/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/20-pertanyaan-yg-gampang-tapi-selalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8703919021238060174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8703919021238060174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/20-pertanyaan-yg-gampang-tapi-selalu.html' title='20 pertanyaan yg gampang tapi SELALU SALAH JAWAB!!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5799265738083419165</id><published>2011-10-29T18:54:00.001+07:00</published><updated>2011-10-29T19:08:44.415+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Malam Minggu? Emang ada?</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_x_IEqgFXHic/TQyUaj5TzxI/AAAAAAAAAPU/GH1PUblknMA/s1600/saturday.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" id="il_fi" src="http://4.bp.blogspot.com/_x_IEqgFXHic/TQyUaj5TzxI/AAAAAAAAAPU/GH1PUblknMA/s320/saturday.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Gak terasa udah hari sabtu, mulai dari Kampus sampai kecapean sudah kulewati hari ini. Tibalah jam Mulai menunjukkan pukul 18.30wib(barat lho :D ). Melihat sejenak keluar jendela banyak muda-mudi berboncengan dan berpelukan tanpa rasa malu(maklum urat malunya putus, bahkan kagak ada). Tersirat pertanyaan dibenakku, emang malam ini malam apaan sih? hari palentin dah lewat kan? kok banyak banget ya anak Muda jalan-jalan pake baju bagus berduaan. Sedangkan aku? aku hanya dirumah, dikamar terdiam dalam sepi ditemani Laptop compaq cq-510 yang sudah mulai usang dengan baju hitam lusuh dan celana pendek yang udah gak karuan warnanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat tanggal hari ini 29 Oktober 2011 waaah jangan-jangan mereka memperingati sumpah Pemuda yang bunyinya *Loe, Gue satu bangsa gitu deh! *Loe, GUe satu bahasa .. yah bahasa gitu! *Loe, Gue satu tanah air, tanah air ciiiiiin ...!!. Ups tapi kan "Jong Borneo" gak ikut dalam deklarasi itu. hmmmmm mungkin ada konser Band Wali Murid, Armada Bis, atau Peterporn? eh gak mungkin juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cek facebook dulu kali aja dapat penerangan, eh aku liat banyak anak-anak yang agak Alay menulis Status "&lt;span class="messageBody translationEligibleUserMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;satnite with my boyfriend (ɔ ˆз(˘⌣˘c) " hmmm bukalah Google Translate untuk mencari arti Satnite, eh ternyata artinya Sabtu malam/malam minggu, cari di Mbah gugel arti dari malam minggu itu apa ternyata definisi menurut Tololpedia Malam minggu itu adalah sebuah malam yang panjang dan malam yang asik buat pacaran, pacar baru baru kenalan kenal dijalan jendral sudirman *nah lho kok jadi nyanyi? :D&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="messageBody translationEligibleUserMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="messageBody translationEligibleUserMessage" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:3}"&gt;Owh baru tau ternyata malam ini malam minggu ya? Emang apa artinya malam minggu bagi kalian? kalau Bagi aku sih emang ada malam minggu? kayaknya hmmmm GAK ADA DEH... :p&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5799265738083419165?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5799265738083419165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/malam-minggu-emang-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5799265738083419165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5799265738083419165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/malam-minggu-emang-ada.html' title='Malam Minggu? Emang ada?'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_x_IEqgFXHic/TQyUaj5TzxI/AAAAAAAAAPU/GH1PUblknMA/s72-c/saturday.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4343455633463431093</id><published>2011-10-29T16:20:00.000+07:00</published><updated>2011-10-29T16:20:00.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Anak IT VS Dosen</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Si A sebagai seorang anak IT yang kuliah di suatu  perguruan tinggi di Pontianak, dia sebenernya anak yang pinter, sangat  pinter apa lagi di bidang pemrograman dan logika, tapi dia keok di  bidang teorinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika si A sedang belajar Bahasa Inggris, karena si A tidak suka  mata kuliah ini maka dia ngobrol dan membuat ribut di kelas, sampai2  dosennya marah2 dan terjadi percakapan yang cukup membuat tercengang,  kira2 seperti ini gan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak dosen : Woi, kamu jangan ribut di kelas …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A : santai aja donk pak, saya cuma ngobrol doank,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak dosen : kalo mau ngobrol ya diluar, jgn di kelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A : saya ngomongin tentang pelajaran kok pak, bener deh, sumpah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak dosen : lalu kenapa kamu malah bikin, pesawat dari kertas, kaya anak kecil saja kamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A : ya, saya cuma iseng pak, cita2 saya kan mau jadi pilot ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelas tertawa, mendengar si A ngomong kaya gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak dosen : ywd, kamu saya hukum, tulis tulisan ” Saya tidak akan melempar pesawat kertas di kelas “, di papan tulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A : wah, itu mah gampang pak,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pak dosen : tapi sampai 500 kali, dan dalam bahasa INGGRIS …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A : kaget, dan hanya bisa melongo…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;si A, bingung, dan hanya bisa berdiam, dan berpikir, gmn cara paling  optimal, untuk hukuman tersebut, lalu tercetus lah pikiran licik, tetapi  cukup pinta, dan inilah yang ditulis dipapan tulis :&lt;/span&gt;&lt;img alt="http://www.jeffpalm.com/fox/fox.jpg" src="http://www.jeffpalm.com/fox/fox.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4343455633463431093?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4343455633463431093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/anak-it-vs-dosen.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4343455633463431093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4343455633463431093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/anak-it-vs-dosen.html' title='Anak IT VS Dosen'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-3633354951090943060</id><published>2011-10-29T14:18:00.000+07:00</published><updated>2011-10-29T14:18:26.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Kerja Banyak Duit dan Gak Butuh Modal. Mau?</title><content type='html'>Hey kawanBlogger, kalian yang mau Kerja tapi gak punya modal? nih aku  share ke kalian beberapa Kerjaan yang banyak duit dan gak butuh Modal.  Mau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ini dia beberapa kerjaan yang gak butuh Modal sepeserpun :&lt;br /&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://kangridwan.files.wordpress.com/2011/06/tkg.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://kangridwan.files.wordpress.com/2011/06/tkg.jpg" border="0" src="http://kangridwan.files.wordpress.com/2011/06/tkg.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;1. &lt;b&gt;TUKANG PARKIR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Modal : Nol, yang penting berani malu dan tahu lokasi starategis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan :&lt;br /&gt;Jika diasumsi bahwa :&lt;br /&gt;1.. Parkir mobil : Rp 1,000 / mobil / jam&lt;br /&gt;2.. Parkir motor : Rp 500 / motor/ jam&lt;br /&gt;Maka jika diasumsikan Anda bekerja 8 jam sehari di mana tempat parkir&lt;br /&gt;Anda dapat memuat 20 mobil atau 40 motor, maka Anda akan memperoleh :&lt;br /&gt;8 jam x 20 mobil x Rp 1,000 = Rp 160,000 / hari.&lt;br /&gt;Jika Anda bekerja 26 hari perbulan, maka penghasilan Anda menjadi Rp. 160.000 x 26 hari = Rp 4,160.000 / bulan (bebas pajak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang diperoleh :&lt;br /&gt;1.. Bebas pajak&lt;br /&gt;2.. Jam kerja tidak mengikat&lt;br /&gt;3.. Masih bisa mengerjakan pekerjaan sambilan (jualan rokok di warung)&lt;br /&gt;4.. Tingkat stress rendah&lt;br /&gt;5.. Tidak beresiko. Kalau pun ada (klaim, tuntutan karena kendaraaan yang&lt;br /&gt;diparkir hilang / rusak), tinggal lari saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://zizima.files.wordpress.com/2009/04/pengamen.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://zizima.files.wordpress.com/2009/04/pengamen.jpg" border="0" height="213" src="http://zizima.files.wordpress.com/2009/04/pengamen.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;2. &lt;b&gt;PENGAMEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Modal : gitar, kencrengan, atau nol sama sekali. Yang penting berani malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan :&lt;br /&gt;Tergantung tempat dan sasaran. Jika sasaran yang dituju adalah mobil  angkot mungkin bisa lebih besar. Jika diansumsikan tempat yang dituju  adalah lampu merah dengan durasi 2 menit, dan pendapatan Rp 500 /  angkot, dan bekerja 8 jam, maka :&lt;br /&gt;8 jam x (60 /2 menit) x Rp 500 = Rp 120.000 / hari.&lt;br /&gt;Jika bekerja 26 hari perbulan, maka pemasukan minimum yang diperoleh adalah : Rp 120.000 x 26 hari = Rp 3.120.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang diperoleh :&lt;br /&gt;1.. Bebas pajak&lt;br /&gt;2.. Waktu kerja tidak mengikat&lt;br /&gt;3.. Tidak butuh keahlian. Cuap-cuap tanpa suara pun pasti dapat.&lt;br /&gt;4.. Stress nyaris tidak ada. Justru bisa menghibur diri.&lt;br /&gt;5.. Tidak beresiko, asal hati-hati kalo menyeberang atau mengamen di&lt;br /&gt;tengah jalan ramai.&lt;br /&gt;6.. Jika gesit (misalnya dalam satu durasi lampu lalu lintas dapat&lt;br /&gt;menyambangi 2-3 angkot), penghasilan bisa meningkat 2-3 kali lipat. &lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://ruangmerindukandiadandia.files.wordpress.com/2010/03/atm-pengemis.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" id="il_fi" src="http://ruangmerindukandiadandia.files.wordpress.com/2010/03/atm-pengemis.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;3. &lt;b&gt;PENGEMIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Modal : baju kusut, dekil, dan tidak mandi seminggu. Dan yang terutama :&lt;br /&gt;berani malu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghasilan :&lt;br /&gt;Tergantung kemampuan menarik hati orang. Semakin memelas, maka  penghasilan semakin besar. Pada tahun 1997, seorang mahasiswa di sebuah  perguruan tinggi swasta Jakarta pernah mengadakan penelitian dan  menemukan bahwa seorang pengemis di Jakarta rata-rata mampu mengumpulkan  Rp 500.000 perhari, atau Rp 15 juta perbulan.&lt;br /&gt;Bahkan baru-baru ini ada seorang ibu asal Garut yang mengakui di sebuah  media Bandung , bahwa dengan menjadi pengemis selama 1 bulan saja, dia  telah mampu pulang kampung dengan membawa Baleno keluaran terbaru yang  bernilai 200-an juta rupiah, plus oleh-oleh untuk keluarga di  kampungnya. Sebuah hasil yang luar biasa.&lt;br /&gt;So jangan heran bahwa pekerjaan menjadi primadona banyak orang yang datang ke kota-kota besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang diperoleh :&lt;br /&gt;1.. Bebas pajak&lt;br /&gt;2.. Waktu kerja tidak mengikat&lt;br /&gt;3.. Hanya butuh keahlian menarik hati orang.&lt;br /&gt;4.. Tingkat stress tidak ada&lt;br /&gt;5.. Dapat prioritas pertama dari Pemerintah kalo ada program bantuan bagi kaum dhuafa.&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Gimana KawanBlogger? Tertarik dengan 3 Pekerjaan diatas? hehehehe &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-3633354951090943060?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/3633354951090943060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/kerja-banyak-duit-dan-gak-butuh-modal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3633354951090943060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3633354951090943060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/kerja-banyak-duit-dan-gak-butuh-modal.html' title='Kerja Banyak Duit dan Gak Butuh Modal. Mau?'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7727368738438472525</id><published>2011-10-29T09:52:00.000+07:00</published><updated>2011-10-29T09:52:59.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Tugas Membuat Rambutku Lurus</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="177" src="http://2.bp.blogspot.com/-3Zf3Ku9Ou6c/TqtpqZUz6II/AAAAAAAAAfc/M6Bly19qWgs/s320/Untitled.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Aaaaaaarrghhhhh*sambil jambak rambut yang mulai Kribo* Tugas-tugas menjelang mid semester semakin Membludak, bukan tugas biasa namun semua tugas berkutat dengan coding dan Syntax-syntax yang aneh serta sangat sulit algoritmanya. Contohnya Delphi, dalam waktu 1 minggu aku harus mengerjakan 7 Program yang lumayan Sulit, Serta Pemograman Java yang juga sangat sulit. Namun semuanya harus aku kerjakan karena inilah tugas seorang mahasiswa. Walaupun sedikit menggunakan trik juta(Nyontek/Copas) namun tugas-tugas inipun akhirnya terselesaikan dengan sempurna. Buat teman-teman yang baca, Contohin aja semangat juangku ya, tapi jangan contoh Sifat Copasnya.. kekekekekek&lt;/div&gt;&lt;span id="goog_2085377285"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_2085377286"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7727368738438472525?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7727368738438472525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/tugas-membuat-rambutku-lurus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7727368738438472525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7727368738438472525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/tugas-membuat-rambutku-lurus.html' title='Tugas Membuat Rambutku Lurus'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-3Zf3Ku9Ou6c/TqtpqZUz6II/AAAAAAAAAfc/M6Bly19qWgs/s72-c/Untitled.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5001305424246773627</id><published>2011-10-29T09:15:00.001+07:00</published><updated>2011-10-29T09:17:10.930+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Hantu diStmik Pontianak??? Hoaxkah?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Cpw0ggcElSE/TqthMxs9CpI/AAAAAAAAAfE/YtUDaW67F4A/s1600/vjgfruyt.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-Cpw0ggcElSE/TqthMxs9CpI/AAAAAAAAAfE/YtUDaW67F4A/s320/vjgfruyt.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Coba Liat benar-benar foto diatas, adakah keganjilan disana? yap, seperti ada bayangan wanita yang sangat cantik semasa hidupnya. Foto ini diambil di kelas C2 pada tahun 2010, iseng2 foto eh ada bayangan wanita cantik diatas. Apakah itu Kuntilanak seperti difilm-film? atau Wewe gombel yang mencari Suaminya? ataukah dia adalah Hantu penunggu diStmik Pontianak? ternyata semua pertanyaan itu salah besar! Foto ini adalah Foto Rekayasa saja.. hehehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5001305424246773627?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5001305424246773627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/hantu-distmik-pontianak-hoaxkah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5001305424246773627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5001305424246773627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/hantu-distmik-pontianak-hoaxkah.html' title='Hantu diStmik Pontianak??? Hoaxkah?'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Cpw0ggcElSE/TqthMxs9CpI/AAAAAAAAAfE/YtUDaW67F4A/s72-c/vjgfruyt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5491326541634427645</id><published>2011-10-29T09:11:00.001+07:00</published><updated>2011-10-29T09:13:43.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Game on Perpus, Jangan Ditiru!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-1UD3GntbZJ4/TqtgB6YgZuI/AAAAAAAAAe8/EoKKEIzOcQ0/s1600/Foto017.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-1UD3GntbZJ4/TqtgB6YgZuI/AAAAAAAAAe8/EoKKEIzOcQ0/s320/Foto017.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Contoh yang kurang baik ya, buat sobat blogger yang kuliah jangan dicontoh Mahasiswa seperti ini. ini adalah teman saya, yang kiri Cuplis, yang kanan om Reza, calon Mahasiswa abadi ini bukannya Baca buku di Perpus eeeh malah NgeGame. Padahal peraturan udah jelas-jelas gak bolehin main game di perpus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reza yang sedang asyik main game Dinasty warior gak menyadari kalau dibelakangnya ada om Andry yang terkenal dengan Pabrik Garamnya. Tanpa sadar, Reza merasa ada yang aneh dengan jaket belakangnya yang terasa aroma agak asin. eh ternyata ada pabrik garam dibelakangnya(you know lah). Sekali lagi, Mahasiswa kayak gini jangan ditiru ya.. :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5491326541634427645?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5491326541634427645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/game-on-perpus-jangan-ditiru.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5491326541634427645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5491326541634427645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/game-on-perpus-jangan-ditiru.html' title='Game on Perpus, Jangan Ditiru!'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-1UD3GntbZJ4/TqtgB6YgZuI/AAAAAAAAAe8/EoKKEIzOcQ0/s72-c/Foto017.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-11984097420309078</id><published>2011-10-29T08:51:00.001+07:00</published><updated>2011-10-29T09:21:26.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Wajah Baruku</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-XbpOLuzimb4/Tqta-z-BfyI/AAAAAAAAAe0/pfTdaKhyFdI/s1600/Untitled.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="168" src="http://3.bp.blogspot.com/-XbpOLuzimb4/Tqta-z-BfyI/AAAAAAAAAe0/pfTdaKhyFdI/s320/Untitled.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah hampir 1 tahun blog ini aku terlantarkan dengan Tampilan yang lumayan sangat tidak menarik, dan Blog ini sempat dilupakan selama hampir 1 tahun, akhirnya kemarin pintu hati ini terketuk untuk kembali me make up blog pertamaku ini. dengan modal sebuah template dari jasa blog template dan sedikit permak sana sini, akhirnya blog ini sudah agak mendingan tampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini lahir 4 tahun lalu, adik dari Blog pertamaku yang sudah lama tidak diurus yaitu &lt;a href="http://www.mahdy-black.blogspot.com/"&gt;Mahdy-Blogs&lt;/a&gt;, Blog ini sebenarnya berisi catatan yang kurang penting dariku dan juga kumpulan cerpen iseng miliku. tapi belakangan blog ini tidak sempat ku urus karena kesibukanku mengurus &lt;a href="http://www.e-campusradio.com/"&gt;CollegerRadio&lt;/a&gt;, namun beberapa teman Blogger mengetuk pintu hati Blogku, akhirnya Blog ini kembali ku urus lagi dengan wajah dan aroma Baru..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-11984097420309078?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/11984097420309078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/wajah-baruku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/11984097420309078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/11984097420309078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/wajah-baruku.html' title='Wajah Baruku'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-XbpOLuzimb4/Tqta-z-BfyI/AAAAAAAAAe0/pfTdaKhyFdI/s72-c/Untitled.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2364837854781726382</id><published>2011-10-28T20:43:00.000+07:00</published><updated>2011-10-28T20:43:28.443+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Kambing</title><content type='html'>&lt;a href="http://images2.wikia.nocookie.net/__cb20091201170019/farmville/images/archive/5/52/20100117195342%21Sheep-icon.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" id="il_fi" src="http://images2.wikia.nocookie.net/__cb20091201170019/farmville/images/archive/5/52/20100117195342%21Sheep-icon.png" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="181" /&gt;&lt;/a&gt;Di pintu surga nanti, ia adalah kambing yang sial. Daging memang  gemuk-gempal, bulu putih mulus, tanduk melingkar kokoh, harapan hidup  dan masa depan gemilang --ya ya, memang begitu, semua ihwal tentang  syarat masuknya ''surga para kambing'' (seperti yang dikatakan Tuhan  dalam kitab-Nya) telah tercukupi. Maka ketika roh baiknya dicabut, ia  tersenyum. Di saat liang nafasnya ngorok lantaran sekarat, kamu  bayangkanlah itu: ''darah ini muncrat melesat dari jantung muda dan  sehat!'' Maka ia teramat ikhlas. Di kala lehernya yang mulus itu digorok  dengan bismillah, lalu tulang penyangga leher itu ditebas paksa dengan  suara ''krak!'' hingga menggelindinglah kepalanya dengan sukses  (disertai sorak sorai anak-anak), ia masih begitu gembira. Lalu kakinya  yang kokoh dipotong-potong, kulitnya yang mulus disayat-sayat, dagingnya  diiris-iris, jerohan diobrak-abrik, hati dan jantung dicabut,  tulang-belulang dicacah dirajang dipisah-pisah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka rohnya  yang suci dan penuh harapan pun terbang menuju pintu surga. Surga yang  dijaga para malaikat (malaikat yang menyerupai kambing-kambing dengan  ketampanan tak tertandingi). Lalu, pada saat itulah ia tahu bahwa ia  adalah kambing yang sial. Seorang malaikat penjaga dengan tegas berkata:  ''Tuhan telah berkata kepadamu, lewat perantara aku, bahwa kamu ditolak  untuk memasuki surga.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah maka ia menggerutu tentang sebab-sebab nasib yang celaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung  Darjeling, itulah kampung para pencari surga yang ingin ia ceritakan.  Di bawah terob deklit plastik saat seutas tali gantungan terpancang  hebat, menjulur mengayun-ayun. Orang-orang menatap kagum, para lelaki,  perempuan-perempuan, anak-anak, menantikan sesuatu. Berderet,  bergimbung, ada yang pura-pura sibuk, menggobrol, menunjuk-nunjuk.  Langit cerah. Angin sejuk. Di bawah deklit tali gantungan semakin hebat.  Lalu meledak suara riuh: ''Mereka datang!'' Load speaker merek Toa  dibunyikan: ''Sodara-sodara, binatang sudah datang. Harap bertepuk  tangan!!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Semua takbir! Ayo, yang bisa takbiran, semua ikut  takbir! Mumpung hari raya kurban. Yang hanya bisa ngomongin orang saja,  kali ini diam! Ibu-ibu jangan cerewet. Cukup kalian lihat. Ke mana  Usthaadd Mariot, he?'' Haji Dulroji sinis menyebut kata ''ustad'' dengan  ''usthaadd'' lantaran kedudukannya di mata Tuhan lebih baik. Lalu tiga  lelaki tua, peot, dan mungkin hampir mati, mengerti: mereka tertawa.  Lalu seorang di antara yang tua, peot, dan mungkin hampir mati itu  bilang: ''Usthaadd Mariot tak kelihatan. Tak datang. Dia pasti malu.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Apa perlu disusul?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tak  perlu,'' Haji Dulroji merebut mikropon yang dipegang Solsoleh. Solsoleh  tentu bersikeras mempertahankan mikropon seperti membela nyawanya  sendiri lantaran ''dalam rapat panitia besar, ia ditetapkan secara resmi  menjadi pembawa acara''. Solsoleh memberi sumbangan untuk binatang  sebanyak 20 ribu, itulah kenapa ia mendapat kehormatan sebagai pembawa  acara. Sementara Kaji Dulroji (ia menyebut kata ''haji'' dengan ''kaji''  semata-mata lantaran benci), cuman menyumbang 5 ribu. Tapi demi Tuhan  Yang Maha Penyayang (karena melihat bagaimana mata Kaji Dulroji  melotot), ia ngeri, dan menyerahkan mikropon segera. ''Aku hanya pinjam  mikroponnya sebentar, Solsoleh!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nah, sodara-sodara,'' teriak  speaker Toa dari mulut Haji Dulroji, ''sehubungan karena Usthaaaadddd  Mariot tak datang (hadirin tertawa), maka kita mulai saja penyembelihan  binatang. Tak perlu pake doa bahasa Arab untuk memulai pembunuhan  binatang, karena hanya Usthaaadd Mariot yang biasanya suka pamer,  pura-pura ngerti bahasa Arab (hadirin tertawa lagi). Tuhan tidak bodoh.  Dia pasti ngerti bahasa kita. Setuju?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Setuju!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang  bersorak. Bergimbung berkeliling. Membentuk lingkaran. Binatang yang  baru datang (diiringi sorak sorai) digiring ke tengah naungan deklit, di  bawah tali gantungan hebat. Ia adalah binatang, seekor kambing gemuk  yang gagah. Ia yang sesungguhnya dididik oleh tangan gembala jujur.  Dengan makanan rumput halal yang selalu dijemput dengan bismillah.  Hingga pada sebuah pagi (sebuah pagi yang ia rasakan sebagai puncak  kemudaan dan kegagahan), tubuhnya yang perkasa itu digiring menuju pasar  hewan. Lalu seorang saudagar bernama Juragan Imron menaksirnya dengan  penuh kekaguman. Pada saat bersamaan, muncul Lelaki Berpakaian Santri  membawa segepok recehan terdiri dari uang logam ratusan, seribuan, lima  ribuan, dan sepuluh ribuan dengan ukuran fantastik: satu kantong plastik  kresek. Demikian Lelaki Berpakaian Santri mengatakan: ''Uang hasil  patungan warga Kampung Darjeling untuk satu ekor kambing gemuk!''  Gembala jujur menerima uang dari Juragan Imron tujuh ratus dua puluh  ribu. Lelaki Berpakaian Santri membeli kambing gemuk dari Juragan Imron  seharga delapan ratus dua puluh ribu, dengan pesan penting (didahului  oleh ucapan assalamu'alaikum) sebagai berikut: ''Dalam kuitansi, catat  harganya sembilan ratus lima puluh dua ribu!'' Tentu, Juragan Imron  mengatakan dengan bijak: ''Biasa lah sodara, kita sama-sama maklum.  Tambah dua puluh ribu untuk menaikkan angka kuitansi. Bagaimana?''  Kedua-duanya mengangguk. Kedua-duanya tertawa. Lelaki Berpakaian Santri  menyeret binatang dengan impian bisa membelikan anaknya pakaian,  sekaligus ''jatah daging paling banyak''. Sementara Juragan Imron  melepas binatang dengan lega sambil menjawab ucapan salam yang berbunyi,  ''Wa'alaikum salam warahmatullahi wabarokaatuh.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka  demikianlah binatang paling beruntung di hari raya kurban itu diseret  menuju tiang tali gantungan. Haji Dulroji berkenan untuk tetap merebut  mikropon dari Solsoleh, mengatakan dengan khidmat: ''Sodara-sodara,  seperti kita ketahui bahwasanya Usthaaadd Mariot tidak datang karena  malu. Kenapa karena malu? Karena sodara-sodara, seperti kita ketahui,  dia tidak setuju dengan adanya kurban patungan. Nah, sehubungan dengan  itu, saya minta sodara yang biasa membunuh binatang supaya maju  menggantikan Usthaaadd Mariot!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalo dia tidak setuju kurban patungan, kenapa dia tidak kurban saja sendirian?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Nah,  betul apa katamu Murod! Dia bilang, kurban patungan itu tidak sah. Nah,  apa pendapatmu Murod? Seperti kita ketahui bersama, sodara-sodara,  kurban itu yang penting adalah binatang. Binatang itu sekarang sudah  ada, yaitu hasil patungan kita, warga yang beriman. Untuk itu, marilah  sebelum kita bunuh, kita berdoa pake bahasa kita! Nah, sodara Murod,  apakah kamu pernah membunuh binatang?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Saya pernah membunuh babi hutan.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sebentar Pak Haji, apa perlu para penyumbang patungan itu diumumkan?'' seseorang menyela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tidak  perlu!!'' buru-buru Haji Dulroji mengelak dengan galak, tentu ia yang  akan malu lantaran nilai patungannya cuman lima ribu. Ketika Ustad  Mariot menuding pada saat rapat besar kampung, seminggu yang lalu, ia  masih bisa mengelak dengan mengatakan: ''Sebagai haji, tentu aku sudah  berniat berkurban. Tapi karena anakku mendadak minta dibelikan sepeda  balap, maka niat itu terpaksa kutunda. Tahun depan aku pasti berkurban.  Nah, sodara Ustad Mariot, daripada tidak ada yang berkurban sama sekali,  bukankah lebih baik patungan? Nah, kurban itu yang paling penting  adalah ada binatang, nah, bla-bla-bla...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sodara Murod, apakah  sudah siap membunuh binatang?'' kembali Haji Dulroji memberi perintah.  ''Tak usah diumumkan. Tuhan toh sudah tahu siapa yang beriman dan siapa  yang tidak.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sebentar Pak Haji, ada surat dari Kepala Dusun!'' seseorang menyeruak maju. Haji Dulroji kembali mangkel. ''Surat apa, heh?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Katanya amanat. Penting.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haji  Dulroji menggerutu. Ia menerima amanat penting dan membacanya dalam  hati: ''Kepada Haji Dulroji, ulama kepala panitia kurban. Sehubungan  saya mendengar akan ada perayaan yang di dalamnya ada menyembelih  kambing. Maka sehubungan istri saya hamil dan tadi malam nyidam dan ada  permintaan perihal daging kambing. Maka harap setelah selesai  penyembelihan, dikirim buntut dan satu paha kanan belakang untuk  kepentingan nyidam dimaksud. Harap diteruskan kepada yang berwenang  membagikan daging kambing. Sekian dan terima kasih. Tertanda Ngadimin  Basir Kepala Dusun.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haji Dulroji komat-kamit tak jelas. Hadirin  mendekat tak sabar, merubung hingga Haji Dulroji sontak marah: ''Yang  tidak berkepentingan bubar! Coba, panitia inti berkumpul. Kita rapat  darurat!'' Tentu, mendengar kata rapat darurat (yang artinya adalah  pasti gawat), 23 orang panitia inti yang terdiri dari 7 sesepuh sebagai  koordinator setiap seksi, serta 16 anggota tetap langsung mendekat.  Rapat bisik-bisik. Surat amanat kembali dibaca bisik-bisik. Tegang.  Seseorang sesepuh bilang tak apa. Yang lain usul jangan paha kanan,  buntut dan kaki kanan saja. Hus, lelaki ketua RT yang adalah masih  famili Kepala Dusun menggerutu. Sukarim, ketua seksi undangan yang sejak  awal memang gelisah, bilang dengan malu, ''Sebetulnya saya kepingin  terus terang, istri saya kurang darah, tentu saja kalau boleh saya mau  minta hatinya, dan juga jatah daging tentu, yah... begitulah yang  namanya penyakit, saya pikir semua pasti setuju, yah...'' Demi mendengar  hal-hal kegawatan soal penyakit, tiba-tiba semua wajah mendadak cerah.  Sepertinya telah datang ilham-ilham yang baik. Haji Dulroji berkata  jujur, ia kena asam urat, maka untuk jatahnya tak boleh tercampur usus,  ''harus daging semua''. 10 orang langsung mengatakan setuju, sambil  mengatakan bahwa akhir-akhir ini mereka juga merasa darah rendah,  ''kalau berdiri suka agak pusing,'' katanya. Walhasil, bagi yang  mengatakan darah rendah, jatahnya harus ditambah. Ada yang usul secara  istimewa bahwa sudah seminggu ini dua anaknya bertengkar terus, harus  dikasih torpedo katanya, biar rukun. ''Maksud sodara Sali, dikasih  kontol kambing? Itu memang baik untuk merukunkan dua saudara yang  bertengkar, baik, nanti kita tambah jatahnya dengan torpedo.'' Semua  tertawa. Lucu. Akhirnya rapat darurat ditutup dengan  kesimpulan-kesimpulan yang mengagumkan. Seluruh panitia inti bisa  bernafas lega, sampai ketika tiba-tiba Ahmad Masri bertanya: ''Bagaimana  dengan jatah Ustad Mariot?''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panitia inti yang nyaris bubar dengan tertawa, tiba-tiba hening. Menatap Haji Dulroji dengan tegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tak usah dikasih! Dia kan tidak setuju,'' Haji Dulroji berkata tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Tapi  bagaimanapun dia imam di surau. Dan juga sering ngisi pengajian di  kampung sebelah. Bagaimana kalau dia terus ngomongkan fitnah di kampung  sebelah?'' Nah, ini dia muncul persoalan, dan baru terpikir oleh semua,  bahwa Ustad Mariot bermulut tipis, nyinyir, dan ceriwis. Maka, demi  melihat kegawatan muka-muka panitia inti yang mendadak terdiam, dengan  bijak akhirnya Haji Dulroji mengambil keputusan penting. Sebuah  keputusan yang diyakini semua pihak berdasarkan ilham yang datang dari  Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Kalau begitu, kita kirim kepala kambing!''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat bubar. Di bawah tali gantungan yang hebat, Murod komat-kamit berdoa, dengan gobang berkilat. Siap membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah  kambing sial, yang seluruh jiwa dan raganya telah dipasrahkan pada  kehendak takdir. Di bawah naungan deklit. Angin sejuk. Matahari yang  cerah. Kegembiraan orang-orang. Sesungguh-sungguhnyalah ia adalah  kambing gemuk perkasa, yang dibesarkan oleh tangan gembala jujur. Dengan  rumput halal yang senantiasa dijemput dengan bismillah. Maka ketika  rohnya tercerabut, ia terbang dengan penuh keyakinan menuju pintu surga.  Terbang diiringi gema takbir bersama jutaan roh-roh binatang suci yang  datang dari berbagai penjuru. Demikian ia tak pernah paham, bahwa  keputusan Tuhan atas nasibnya yang gemilang, lantaran terhalang oleh  kemarahan seorang lelaki. Begitulah malaikat penjaga surga itu  menceritakan, tentang seorang lelaki miskin yang tiba-tiba beringas.  ''Ia adalah lelaki miskin yang menenteng kepala kambing penuh darah dari  pintu rumahnya. Lelaki itu kemudian berteriak dan menyebut kepala  kambing itu dengan sebutan ''kepala kambing haram''. Dan dengan bengis  melemparkannya ke tengah orang-orang.''&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2364837854781726382?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2364837854781726382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/kambing.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2364837854781726382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2364837854781726382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/kambing.html' title='Kambing'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8404789213954259230</id><published>2011-10-24T19:56:00.000+07:00</published><updated>2011-10-24T20:00:04.358+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syair'/><title type='text'>Untuk Kalian, Teman dan Sahabatku</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="clear: left; float: left; line-height: 150%; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://ozy13336.student.umm.ac.id/files/2011/07/TemanSahabat_silueteKebersamaan1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" id="il_fi" src="http://ozy13336.student.umm.ac.id/files/2011/07/TemanSahabat_silueteKebersamaan1.jpg" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Teman…….&lt;br /&gt;Banyak sesuatu yang terjadi. Apa yang telah kita jalin, apa yang telah  kita alami bersama. Semua adalah bagian dari apa yang telah kita  putuskan bersama. Tawa, canda, kebahagian, duka, kesedihan kadang rasa  geram. Semua adalah bagian dari perjalanan kita. Itulah kehidupan kita  didunia ini…..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman…….&lt;br /&gt;Begitu ingin rasa hati agar kita dapat selalu&lt;/span&gt;&lt;span id="more-54"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;  bersama dalam segala keadaan suka, duka, bahagia maupun saat derita  melanda. Kebersamaan yang ingin kita jaga. Namun teman tak ‘kan mudah  kita selalu bersama ‘tuk satukan hati. Karena hakikat semua adalah  perjuangan. Bukan hanya didunia, aku ingin kita tetap bersama hingga  kesurga diakhirat kelak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman…….&lt;br /&gt;Jika perpisahan  menghampiri kita, jangan lah kau bersedih.  Karena tiada segala sesuatu akan kekal. Perpisahan kita adalah bagian  dari fitrah kehidupan ini. Tak ada yang kekal. Ada suka ada duka, ada  pagi ada siang, ada pertemuan juga ada perpisahan. Jikalau raga kita  tiada pernah ‘kan bersama maka satukan hati kita ‘tuk tetap melangkah  bersama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman………&lt;br /&gt;Betapa hati teramat mencintaimu, betapa kerinduan hati untuk membina jalinan yang tiada ‘kan pernah sirna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……..&lt;br /&gt;Banyak sesuatu yang akan terjadi dalam mengarungi kehidupan ini. Maka  siapkanlah dirimu untuk menghadapi setiap kemungkinan yang akan terjadi.  Kebahagiaan adalah ujian hati. Janganlah engkau dilalaikan dengan rasa  itu. Sehingga engkau lupa bahwa engkau harus tetap berbuat dan berada  dalam kebaikan. Kebaikan bukan atas apa yang engkau inginkan semata.  Karena kebaikan itu adalah nilai yang telah ditetapkanNya. Jangan  perturutkan nafsumu terhadap dunia ini. Karena dunia ini dipenuhi dengan  “lubang – lubang” yang tertutup daun.yang engkau akan sulit membedakan  antara kebaikan dan keburukan. Yang jika engkau tidak sangat hati-hati  dalam melangkahkan kakimu, engkau akan masuk kedalamnya. Dan sulit  engkau untuk keluar darinya.Waspadalah terhadap dunia ini. Karena banyak  “lubang – lubang” nafsu yang lebih terlihat sebagai “kebebasan” atas  hak kita, padahal itu adalah sebuah lubang yang akan membuat kita makin  terperosok dalan kehinaan. Baik didunia ini terlebih diakhirat  kelak.Jangan lupakan bahwa engkau akan kembali padaNya saat Dia  memanggilmu dan kemudian akan minta pertanggungjawabanmu atas apa yang  telah engkau perbuat saat engkau didunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……..&lt;br /&gt;Saat kesedihan menghampirimu, maka janganlah engkau terlalu bersedih.  Sadarilah bahwa semua yang terjadi dan telah ditetapkan atas diri kita  adalah yang terbaik buat kita menurut Nya. Padahal Dialah yang lebih  mengetahui tentang diri kita, apa yang akan terjadi pada diri kita dan  apa yang terbaik buat kita, Dia yang Maha Tahu. Yakinlah bahwa setelah  kesulitan pasti akan ada kemudahan yang menanti. Jangan bawa dirimu  karena perasaan yang kamu rasakan dengan melakukan kemaksiatan hanya  untuk melampiaskan perasaanmu. Maka semakin engkau lakukan itu tiada  pernah engkau akan mendapatkan ketenangan jiwa dan perasaan hatimu akan  semakin menderita. Maka tiada sesuatu yang harus engkau lakukan kecuali  engkau kembali mendekatkan diri, merapatkan jiwamu padaNya. “Bercinta”  denganNya, “bermesraan” denganNya, berduaan denganNya kala orang lain  sedang sibuk dengan urusan masing–masing. Lupakan dunia ini sementara,  berkunjung ke dalam kedamaian bersamaNya pada pelukan kasih sayangNya.  Semakin engkau mendekatkan dirimu pada Nya, maka Dia pun akan semakin  mendekat padamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……..&lt;br /&gt;Usia yang diberikan pada kita adalah sesuatu yang harus dapat kita  manfaatkan. Usia kita bisa menjadi sebuah rahmat dariNya dapat pula  sebuah musibah bagi kita. Bukan atas usia yang diberikan pada kita itu  oleh Nya namun tergantung bagaimana kita memanfaatkan usia kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman…….&lt;br /&gt;Kita semua akan kembali ke kampung halaman kekekalan yaitu akhirat. Itu  adalah ujung kehidupan. Karena setelahnya tak ada fase kehidupan lagi.  Bisa surga bisa juga neraka. Semua tergantung kita. Kita tinggal  memilihnya. Dunia ini adalah persinggahan sementara, karena kita hidup  disini hanya 1/12,5 hari akhirat, itupun jika usia kita mencapai 80  tahun. Atau jika hari dunia ini sebagai ukuran kita maka sesungguhnya  kita hidup hanya selama 2 ( dua ) jam saja dalam 24 jam. Maka itu adalah  waktu yang teramat singkat sekali temanku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……..&lt;br /&gt;Usia yang diberi kepadamu haruslah engkau syukuri. Dengan memanfaatkan  untuk kebaikan akhirat (kampung halaman ). Bukan dengan kata- kata  diplomatis yang diciptakan oleh manusia yang tak tahu hakikat kehidupan.  Mereka berkata “Waktu hanya sebentar, maka gunakanlah untuk  “bersenang-senang” karena setelah ini tak ada kesempatan lagi.”  Atau  ada juga mereka yang bilang, “Mumpung masih muda manfaatkan hidup  dengan “bersenang-senang” karena kalau sudah tua atau sudah berkeluarga  kita tak akan bisa lagi.”&lt;br /&gt;Bukan itu temanku, sungguh bukan itu…..&lt;br /&gt;Janganlah engkau terbawa oleh kata-kata mereka………&lt;br /&gt;Gunakan hidup yang sebentar ini untuk hanya berbuat kebaikan yang telah  ditentukan Nya. Karena semua “ukuran” adalah kepunyan Nya. Gunakan masa  mudamu untuk berbuat kebaikan. Bahkan Dia berjanji untuk memberikan  naunganNya kepada pemuda/pemudi yang pada usia mudanya digunakan untuk  berbuat kebaikan dan mendekatkan diri pada Nya. Karena pada usia mudalah  godaan kemaksiatan sangat banyak. Maka siapa yang mampu untuk menahan  nafsunya maka janji Nya adalah kebaikan kehidupan akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……..&lt;br /&gt;Tiada pernah tahu dan tak akan pernah tahu kita sampai hitungan berapa  usia kita. Bisa jadi saat beberapa tahun kedepan saja, beberapa bulan  kedepan saja, beberapa minggu kedepan saja, beberapa hari kedepan saja,  beberapa jam kedepan saja, beberapa menit kedepan saja, beberapa detik  kedepan saja usia kita akan berakhir. Bahkan setelah kita sampai dirumah  nanti, atau dalam perjalanan nanti saat pulang ke rumah atau setelah  dan tengah membaca tulisan ini usia kita ‘kan berakhir. Ajal ‘kan segera  menjemput kita tanpa permisi. Maka setelah itu semua akan terpisah  temanku. Ruhmu ‘kan terpisah dari tubuhmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Orang  tuamu, engkau akan terpisah darinya dan tak akan bertemu lagi, hingga  yang engkau ingat atas mereka adalah saat berbuat kesalahan terhadap  mereka. Mereka menegurmu dengan kasih sayang, namun engkau meremehkan  perkataan mereka, saat engkau merasa lebih bahagia  bersama teman – temanmu  dari  pada bersama mereka. Engkau menegur mereka saat engkau mengalami  masalah dengan teman-temanmu. Saat mereka sakitpun, engkau tinggalkan  mereka, engkau lebih mementingkan pergi bersama teman – temanmu dari  pada merawat orang tuamu sendiri. Saat mereka menasehatimu dengan angkuh  engkau menjawab mereka dengan mengatakan bahwa engkau telah dewasa dan  bebas menentukan pilihan hidup sendiri. Tanpa sadar engkau menyakiti  hati mereka, engkau remehkan mereka.  Begitu juga dengan apa yang pernah engkau miliki, engkau akan berpisah dengannya dan tak akan pernah bersama lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman …….&lt;br /&gt;Kematian itu pasti atas kita, maka siaplah untuk itu setiap saat karena  kita tiada pernah tahu kapan kita akan mati. Maka temanku gunakan sisa  usia kita untuk kebaikan. Karena setiap kita berjalan mendekati  maut/kematian itu sendiri. Kembalilah engkau kepada orang tuamu dengan  kasih sayangmu kepada mereka. Merekalah yang mendidikmu, merekalah yang  memberi kasih sayangnya dan memberikan cintanya tanpa pernah berharap  sedikitpun padamu untuk engkau membalas apa yang telah mereka korbankan.  Cintailah mereka temanku, karena keridhoan Nya tergantung dari  keridhoan orang tua kita terhadap diri kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;Teman……&lt;br /&gt;Betapa aku mencintaimu. Sehingga aku menuliskan semua ini. Aku hanya  berharap jika kita tidak dapat berkumpul saat didunia ini kita dapat  bersama lagi saat diakhirat, saat disurga. Karena akupun tiada pernah  tau apa yang akan terjadi pada diriku sendiri.                                          &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8404789213954259230?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8404789213954259230/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/untuk-kalian-teman-dan-sahabatku.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8404789213954259230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8404789213954259230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/untuk-kalian-teman-dan-sahabatku.html' title='Untuk Kalian, Teman dan Sahabatku'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8396951691741355842</id><published>2011-10-23T19:41:00.000+07:00</published><updated>2011-10-23T19:41:38.290+07:00</updated><title type='text'>Simoncelli Meninggal di Sepang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: center;"&gt;&lt;img alt="video Simoncelli" border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-6TV3wSnuIIQ/TqPmqjEHwaI/AAAAAAAAFew/3IJwt3SFg00/s320/sepang-nehoda-40819.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Lanjutan Balapan Moto GP di Sirkuit Sepang Malaysia hari minggu tanggal 23 Oktober 2011 ini memakan korban. Adalah Marco Simoncelli, pembalap Moto GP asal negara Pizza, Italia yang mengalami kecelakaan dan menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit lokal Malaysia pada pukul 16.56 waktu setempat. Pembalap dengan julukan "Supersic" ini mengalami insiden kecelakaan di lap kedua tepatnya ditikungan ke 11 sirkuit Sepang Malaysia. Kronologis dari kecelakaan yang mengakibatkan meninggal nya pembalap berbakat "tetangga" Valentino Rossi adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Marco Simoncelli, yang sedang bertarung memperebutkan posisi keempat dengan pebalap Rizla Suzuki, Alvaro Bautista, kehilangan kendali di Tikungan 11, sehingga jatuh. Tetapi, dia dan motornya justru terseret ke jalur milik pebalap Yamaha Tech 3, Colin Edwards, dan pebalap Ducat, Valentino Rossi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Insiden kecelakaan horor pun tak terelakkan. Motor Edwards menghantam kepala Simoncelli sehingga helm pebalap Gresini Honda tersebut terlepas, dan Edwards pun sempat menghantam motor Rossi, sehingga terjadi tabrakan beruntun. Edwards jatuh di luar trek dan mengalami dislokasi bahu, dan Rossi selamat karena mampu mengendalikan motor meskipun hanya mengalami sedikit kerusakan pada Desmosedici GP11.1 tunggangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Dan akibat kecelakaan tersebut, Simoncelli langsung menggelepar di atas trek dan tidak bergerak sama sekali. Bendera merah pun langsung dikibarkan, tanda balapan untuk sementara harus dihentikan - selang beberapa saat panitia lomba mengumumkan balapan dibatalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Marco Simoncelli pun langsung dilarikan ke pusat medis sirkuit. Tetapi, cedera parah yang diderita pebalap berusia 24 tahun asal Italia ini membuatnya tak kuasa bertahan, dan mengembuskan nafas terakhir pada pukul 16.56 waktu setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kehadiran pembalap Supersic ini menambah aroma baik di musim balapan Moto GP tahun ini, namun berita Meninggal Simoncelli membuat duka seluruh penikmat balapan Moto GP. Namun, itulah kenyataannya, Sirkuit Sepang Malaysia sudah mengurangi jumlah rider Moto GP dimana sebelumnya Tomizawa juga tewas di arena balapan Moto GP. Selamat jalan Simoncelli!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8396951691741355842?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8396951691741355842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/simoncelli-meninggal-di-sepang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8396951691741355842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8396951691741355842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/simoncelli-meninggal-di-sepang.html' title='Simoncelli Meninggal di Sepang'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-6TV3wSnuIIQ/TqPmqjEHwaI/AAAAAAAAFew/3IJwt3SFg00/s72-c/sepang-nehoda-40819.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5650837684722797440</id><published>2011-10-15T21:58:00.001+07:00</published><updated>2011-10-30T21:17:03.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Sisi Lain Seminar Dunia Digital Komunitas Beleter 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-OWIERFeEUBQ/TpmcMesgz7I/AAAAAAAAAdE/T4kDBP5wXbU/s1600/Foto012.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-OWIERFeEUBQ/TpmcMesgz7I/AAAAAAAAAdE/T4kDBP5wXbU/s320/Foto012.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="goog_1056018549"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1056018550"&gt;&lt;/span&gt;Amboy Pinggang rasa mau patah habis kemarin latihan Judo, eh hari ini  harus bangun pagi untuk mempersiapkan Seminar dikampus, teng tong jam  menunjukan jam 8 pagi, saatnya bangun, ah main PES dulu lah sambil  sarapan dan menyeruput kopi&lt;br /&gt;&lt;div class="imageStage" id="imagestage"&gt;&lt;/div&gt;hangat buatan ibunda tercinta.  "Assalamualaikum" rupanya karibku datang kerumah untuk minta tolong  desainkan Pamflet Nugget Sayurnya, tak terasa sudah jam 9 pagi dan dengan sedikit lemah lembut, aku mengusir temanku untuk pulang. Mandi, pakai pakaian tak lupa Make up boooo.. :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-LX_b3OK2vGU/TpmaNe1PMUI/AAAAAAAAAc8/Bdrh0GwzKQw/s1600/Foto010.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-LX_b3OK2vGU/TpmaNe1PMUI/AAAAAAAAAc8/Bdrh0GwzKQw/s320/Foto010.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tepat jam setengah 10 pagi, ku starter motor tersayang dan  melaju dengan kecepatan tak lebih 60km/jam untuk segera kekampus. Sampai  dikampus, parkir motor langsung nyeberang ke Kampus II(Warung Kopi)  untuk duduk manis ngalor ngidul bareng bang Kodok, Irhamna, Zack, dan om  Natalius. Teh es pun dipesan sambil ngobrol gak jelas 1 jam, karna  panas, kami pindah ke Lobby Kampus untuk ngadem di AC, eh tidak lama  datanglah sang Sesepuh Beleter(om Yudi) dan kami bersalaman untuk  meminta wangsit(nah lo???) hahahaha, kami bercanda tawa sebentar  kemudian langsung menuju lantai 3 untuk mendekorasi ruangan dengan all  about Beleter.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-U_HOXAK0fgA/TpmeuyzR_lI/AAAAAAAAAdM/eNm9L6gXKfc/s1600/Foto013.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-U_HOXAK0fgA/TpmeuyzR_lI/AAAAAAAAAdM/eNm9L6gXKfc/s320/Foto013.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai semuanya, perut yang  mulai menggonggong meminta sesuap nasi pun tidak bisa menghindar, kami  langsung menuju ke kantin belakang kampus untuk mencari sesuap nasi dan  minuman, betapa Sepoknya diriku yang baru tau kalau ada kantin  dibelakang kampus. kami mencari spot yang enak, dan pilihan kami jatuh  pada kantin nomor 2 dari kanan. berdiri sekitar 5 orang Pria tanggung  dan 2 orang Pria tua yang ngaku masih muda, berniat untuk memesan nasi  soto eh sang ibu kantin bilang sudah habis, jatuhlah pilihan kami pada 4  nasi goreng dan 2 Mie tiau + 1 kaleng kerupuk. Sebelum makanan datang  suasana kantin bak arena Stadion dengan riuh 80ribu penonton yang  diwakilkan 7 orang ini, sesampainya makanan suasana sekejap Hening dan  tanpa kata 1 pun, hanya terdengar suara gigi dan kerupuk. setelah  selesai makan ditemani lagu Lawas malaysia, bang Yudi sang Sepuh pun  teringat dengan masa kecilnya yang suka nyanyi lagu malaysia, sadar atau  tanpa sadar dia ikut nyanyi lagu malaysia. Kami bergegas keluar karena  jam sudah menunjukan pukul 12 lebih 30 menit, kami Bayar makanan yang  diwakilkan mas Yudi, sebelum membayar, kami dihadapkan dengan situasi  bak Rapat Anggota komisi 1 DPR karena perhitungan makanan yang tidak pas  dan saling adu hitungan. hehehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/302985_2130368819814_1263787930_31914991_1744968713_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="fbPhotoImage img" height="240" id="fbPhotoImage" src="http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/302985_2130368819814_1263787930_31914991_1744968713_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kamipun bergegas  menuju lantai 3 untuk persiapan kegiatan, satu persat peserta datang dan  tak terasa sudah 400an peserta yang datang di Aula STMIK Pontianak itu.  Kegiatan dihiasi dengan banyak sekali program technopreuner yang  disajikan oleh Founder ID-Byte, Tokopedia, dan dari Indonesia Creative.  Antuasias mahasiswa sangat tinggi dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa  yang bertanya pada sesi tanya jawab.&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1832411439"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1832411440"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan Selesai, kami beres-beres sambil menyantap hidangan kue yang tersisa, ngalor ngidul, dan Pulang kerumah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#ini Kisahku Hari ini. apa Komentarmu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5650837684722797440?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5650837684722797440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/sisi-lain-seminar-dunia-digital.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5650837684722797440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5650837684722797440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/10/sisi-lain-seminar-dunia-digital.html' title='Sisi Lain Seminar Dunia Digital Komunitas Beleter 2011'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-OWIERFeEUBQ/TpmcMesgz7I/AAAAAAAAAdE/T4kDBP5wXbU/s72-c/Foto012.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4769118973337247269</id><published>2011-09-05T17:40:00.000+07:00</published><updated>2011-09-05T17:40:04.057+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menuju Hatimu'/><title type='text'>Episode 2 : Menuju Hatimu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s1600/luka+hati.png" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s320/luka+hati.png" border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s200/luka+hati.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Andra baru saja turun dari mobilnya yang sudah diparkir di garasi rumah saat didengarnya telepon rumahnya terus berdering. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh, siapa sih! Nggak tau apa gue lagi repot! Keluhnya dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra berusaha mengacuhkan dering teleponnya. Ia menurunkan belanjaannya satu persatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi telepon rumahnya tidak berhenti berdering. Hanya terdiam sesaat lalu bunyi kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan gusar, akhirnya Andra meletakkan dulu barang-barang  belanjaannya di lantai dan bergegas meraih gagang teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hallo..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Arini, dari mana saja sih?” suara ayahnya terdengar dari sambungan teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya ayahnya yang memanggilnya dengan nama depannya, Arini.  Sebenarnya  bukan hanya ayahnya, tapi juga ibunya dulu, sebelum mama meninggal.  Selain kedua orang tuanya, Andra tidak pernah membiarkan orang lain  memanggilnya Arini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh, ayah...” gumamnya, “Rini baru pulang belanja, Yah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Padmo menghela napasnya, “Pantasan. Papa kira kamu belum bangun tidur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleks saja Andra melirik ke arah jam dinding yang tergantung di ruang tamu rumahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang betul saja, Pa, ini hampir jam dua belas siang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mendengar ayahnya tertawa kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Arini, terima kasih kue-nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho, Rini kirim kue buat Tia, kenapa papa yang bilang terima kasih?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, papa tahu, tapi papa kan juga ingin bilang terima kasih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menghela napasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Tia pasti lebih senang kalau kamu datang ke sini. Bukan hanya kuenya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rini lagi nggak bisa, Pa. Banyak yang harus dikerjakan di rumah.” Potongnya segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kapan kamu tidak sibuk, Rini?” Baginya, sibuk sudah bukan lagi alasan  yang bisa ditolerir. Anaknya yang satu ini selalu sibuk dengan  pekerjaannya sendiri.&lt;br /&gt;Andra tidak menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Naik taksi saja ke sini, Arini. Nanti pulangnya biar Tia yang antar kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pa, rumah lagi berantakan banget, Pa. Rini harus beres-beres.” Ia masih coba mengelak dari permintaan ayahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu, nanti biar Bik Sari ikut denganmu nanti. Biar Bik Sari yang beresin rumahmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menghela napasnya, kehabisan alasan untuk menolak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pulanglah, Arini. Kamu kan sudah lama tidak pulang.” Kali ini nada suara ayahnya sudah lebih pada taraf permohonan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra tidak dapat mengelak lagi. Tidak tega menolak permintaan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke. Oke. Satu jam lagi baru Rini ke sana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menyetir mobilnya dengan santai menuju rumah masa kecilnya. Rumah  yang ditempatinya bersama orang tuanya dulu, sebelum ia memutuskan untuk  mengontrak sebuah rumah kecil di dekat universitasnya semasa  melanjutkan sekolah spesialisnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Papa nggak keberatan dengan biaya, tapi kenapa, Arini? Kenapa harus tinggal terpisah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rini ingin tinggal dekat rumah sakit, supaya gampang bolak-baliknya dan  bisa fokus secepatnya menyelesaikan kuliah.” Tentu saja alasan tersebut  hanya dibuat-buat olehnya. Alasan sebenarnya, dia sudah bosan tinggal  dengan orang tuanya yang kadang-kadang masih bertengkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Padmo menatap anak perempuannya, ada keseriusan dalam sorot matanya.  Arini jarang meminta sesuatu padanya, tapi, ketika sekarang ia punya  permintaan, mengapa justru untuk tinggal terpisah dengan orang tuanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Papa tidak setuju, tapi kamu sudah cukup dewasa menentukan sikap sendiri. Atur saja bagaimana baiknya untukmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiuhhh...hampir saja Andra menerobos lampu merah karena hanyut dalam lamunananya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa baru sekarang, Pa? Kenapa baru sekarang papa punya waktu untuk  Andra? Bahkan sampai meminta Andra untuk datang? Di mana papa dulu saat  Andra begitu membutuhkan papa? Batinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;“Wah, angin apa yang bikin Mbak pulang?” tanya Tia saat Andra baru saja turun dari mobil dan menjejakkan kakinya di rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja Tia terkejut dengan kepulangan kakak tirinya. Andra jarang  pulang. Kalau pulang pasti hanya kalau ada perlunya saja, dan menurutnya  ulang tahunnya hari ini bukan sebuah hal yang dianggap “keperluan” oleh  Andra. Pasti ada hal lain yang membuat Andra pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Angin ribut!” sahutnya cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia terkekeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia memang beda betul dengan kakaknya. Ia lincah, penuh senyum, selalu  ceria dan tidak pernah nampak susah. Hidupnya selalu dipenuhi tawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak ada selamat ulang tahun buat Tia?” todongnya begitu Andra ngeloyor begitu saja masuk rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, kue ulang tahun kirimanku juga paling sudah habis kan? Nah, buat apa lagi dikasih selamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Tia terkekeh. “Macam pulang kandang, euyy..” celetuknya sebelum buru-buru berlalu dari hadapan Andra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra sudah mendelik ke arah adiknya, tapi Tia sudah keburu kabur, &lt;br /&gt;Andra menghampiri ayahnya yang sedang duduk menonton tv di ruang keluarga dan mencium tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Macet di jalan, Andra?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menggeleng, “Nggak koq, Pa. Hari Minggu jalanan sepi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia baru duduk di sisi ayahnya, saat ibunya keluar dari kamar. Ia kembali bangkit dan mencium tangan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu makin cantik saja, Andra. Datang sendiri?” tanya Bu Padmo dengan senyumnya yang lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berdua, dengan mobil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Padmo menggeleng-gelengkan kepalanya. Anak tirinya yang satu ini memang belum berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra masih mengobrol santai dengan kedua orang tuanya saat Tia datang  dan meletakkan kue ulang tahunnya yang masih utuh di meja ruang keluarga  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup terperanjat juga Andra melihatnya. Dikiranya, kue ulang tahun yang dikirimkannya itu sudah habis dimakan tadi pagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi, boleh nagih ucapan selamatnya?” tanya Tia sambil berkacak pinggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Andra berdiri dan mengulurkan tangannya yang segera disambut Tia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat ulang tahun Tia bandel.” Ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tengkyu kakak macan.” Ujarnya membalas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;div align="center"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak nginap di sini, Mbak?” tanya Tia yang sudah duduk di sisi tempat tidur Andra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra sendiri sedang sibuk memilih-milih barang di lemari kamarnya. Mana  yang sudah tidak terpakai lagi, mana yang harus di simpan, dan mana  yang bisa ia bawa ke rumah kontrakannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menggeleng, “Aku sibuk. Besok pagi juga harus kerja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berangkat dari sini aja, Mbak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masih banyak yang harus diurus, Mbak. Aku harus balik ke rumah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Papa yang maksa Mbak Andra ke sini?” tanya Tia lagi. Dia yakin koq,  kakaknya tidak mungkin pulang dengan keinginannya sendiri. Pasti!  Seratus persen dia yakin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Papa nggak bisa maksa aku. Kamu kan tahu, aku nggak suka dipaksa.” Sahutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia tersenyum, “Yaahh..apa aja deh kata Mbak Andra, tapi yang jelas terima kasih karena sudah datang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana kuliahmu? Betah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau nggak betah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menatap adiknya curiga, “Betul kamu nggak betah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia terkekeh, “Betah koq. Kerjaan Mbak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kerjaan apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belum bosan jadi dokter?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa harus bosan?” Andra balas bertanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia menarik napasnya panjang, “Siapa tau bosan lihat orang sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untungnya belum.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia terkekeh,”Belum ada pasien cakep, Kak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa hubungannya denga pasien?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia hanya menggeleng. Ia turun dari tempat tidur Andra dan berjalan hendak keluar dari kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tia, tunggu.” Panggil Andra cepat. Ia meraih tas gantungnya dan  mengeluarkan sebuah bingkisan kado. Diserahkannya kado itu pada Tia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini betul kado buat Tia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukan, buat kucingmu!” jawab Andra setengah bergurau, “Kalau kucingmu hobi nulis diary juga!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Thanks.” Ujarnya sembari memperhatikan kado yang baru saja diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia bukan adik kandung Andra. Ia anak hasil pernikahan ibu tirinya sebelum akhirnya menikah dengan ayah Andra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Andra berusia lima belas tahun, kedua orang tuanya memutuskan untuk  bercerai. Jalan terbaik, itulah alasannya, padahal, perceraian orang  tuanya adalah jalan terburuk dalam hidup Andra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak pernah dikiranya, pertengkaran kedua orang tuanya yang hampir  setiap hari terjadi akan berujung pada perceraian. Tanpa menanyakan  pendapat Andra, tanpa memikirkan perasaannya, kedua orang tuanya  memutuskan berpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra ikut ayahnya, sementara ibunya akhirnya menikah lagi dengan pria  berkebangsaan Belanda dan sempat empat tahun hidup di Belanda sebelum  akhirnya kembali lagi ke Indonesia, karena sekali lagi hubungannya  kandas di tengah jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Padmo, ayah Andra, menikah dengan seorang kawan lamanya yang juga  sudah menjanda. Bu Farida sudah punya seorang putri saat menikah dengan  Pak Padmo. Dialah Devatia Gumilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau aku ketemu Tuhan, akan kubilang padanya, kenapa untuk punya kakak  perempuan sehabat  Mbak Andra, orang tuaku harus bercerai dulu.” Ucap  Tia suatu malam, saat mereka masih tinggal satu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekalian tanyakan padanya, kenapa memberikanku adik yang bawelnya nggak ketulungan ayak kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia tertawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama korban perceraian orang tua. Tidak ada yang membuat saling  membenci satu sama lain. Buat apa? Bawang merah bawang putih toh hanya  cerita dalam dongeng. Andra sama sakit hatinya seperti Tia saat kedua  orang tua mereka bercerai, jadi buat apalagi menambah penderitaan dengan  membenci satu sama lain. Mungkin ini yang namanya takdir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tahu koq kenapa Mbak Andra nggak ingin balik lagi ke rumah ini.”  Ujar Tia saat setelah lulus sebagai spesialis penyakit dalam, Andra  tetap ingin tinggal di rumah kontrakannya. Tidak lagi ingin pulang ke  rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu memang sok tahu.” Potong Andra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia cuma tersenyum, ”Setidaknya mendingan sok tau daripada nggak mau tahu kan, Mbak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menoleh pada adiknya dan menatapnya sesaat. Sekali lagi Tia benar.  Mungkin karena nasib yang sama, jadi perasaan dalam hati mereka juga  tak banyak berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia lebih tahu alasan Andra tidak ingin kembali ke rumah orang tuanya.  Jauh lebih tahu dari ayah Andra sendiri yang akhirnya menyerah menyuruh  Andra kembali tinggal bersama-sama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4769118973337247269?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4769118973337247269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/09/episode-2-menuju-hatimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4769118973337247269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4769118973337247269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/09/episode-2-menuju-hatimu.html' title='Episode 2 : Menuju Hatimu'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s72-c/luka+hati.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2166891971611441592</id><published>2011-09-01T17:04:00.000+07:00</published><updated>2011-09-01T17:04:28.814+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Menuju Hatimu'/><title type='text'>Episode 1 : Menuju Hatimu</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s1600/luka+hati.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s320/luka+hati.png" border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s200/luka+hati.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Andra mengarahkan pandangan matanya ke sekelilingnya sembari tangannya  masih memegang troly belanjaannya. Dia celingak celinguk bukan karena  baru saja maling keranjang belanja orang, tapi sedang mencari petugas  yang bisa dimintai tolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyesal Andra pergi berbelanja hari Minggu ini. Ternyata supermarket  ramai sekali hari ini. Banyak yang berbelanja, apalagi ini akhir bulan.  Orang baru gajian. Duh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, banyak petugas yang lalu lalang membantu pengunjung yang ingin  membawa troly ke lantai atas. Maklum, supermarket terletak di basement  dan tidak ada escalator khusus troly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra menghela napasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ini? Belanjaannya banyak betul. Tidak kurang dari empat kardus  ukuran sedang dan beberapa kantong plastik. Habis, kalau tidak belanja  sekalian banyak, ia malas bolak-balik ke supermarket, lagipula, jarang  punya waktu luang untuk berbelanja. Jadi begitu ada kesempatan dan  sedang tidak dihinggapi malasnya, Andra sekalian memborong untuk  persediaan dua bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada petugas yang sedang menganggur. Semua sibuk. Ada yang sibuk  melayani di kasir, sibuk mengepak barang dan membawa barang elektronik.  Tidak ada satupun yang nampak sedang tidak mengerjakan apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak sanggup mendorong troly ini ke atas seorang diri, tidak juga  bisa membawa semua belanjaannya tanpa troly. Petugas di bagian penitipan  barang juga tidak bersedia dititipi barang belanjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti kalau ada kehilangan, kami bisa dimarahi atasan.” Begitu alasan petugas di bagian penitipan barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Andra memutuskan untuk membawa naik troly sendiri. Pasti bisa! Batinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mendorong troly nya mendekati tangga eskalator, saat ia akan menaikannya ke tangga, seseorang menahan lengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleks Andra menoleh ke belakang. Hampir saja dia jatuh saking terkejutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bantu?” ujar pemuda yang tadi menahan lengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra belum memberikan persetujuannya saat pemuda tersebut sudah  membantu menaikkan troly ke eskalaor dan membawanya sampai ke atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mengikutinya dari belakang. Ia mengamati pria yang sedang memegang  trolynya. Usianya mungkin masih sekitar dua puluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih..” ujar Andra dengan seuntai senyum. Ia lalu merogoh kantong celananya, mengeluarkan selembar sepuluh ribu rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu menggeleng sembari tersenyum, “Saya ikhlas, Mbak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh..nggak apa-apa, terima saja.” Ujarnya sedikit memaksa. Zaman sekarang percaya ada bantuan yang cuma-cuma? Nanti dulu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi ia menggeleng, “Bawa mobil?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ragu-ragu Andra mengangguk. Nah kan, kenapa pemuda ini jadi tanya-tanya mobil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Boleh saya bantu bawakan ke mobil?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Andra ragu. Ini Jakarta, Bung! Apa saja bisa terjadi di  Jakarta! Kebaikan orang tidak semuanya tulus. Malah lebih banyak yang  hanya akal bulus. Andra harus waspada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi rupanya pemuda di hadapannya itu menyadari sikap antisipasi Andra dan dia tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak tega aja sih membiarkan perempuan bawa barang belanjaan sebanyak ini.” Ia memberi alasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Andra mengangguk walaupun hatinya masih penuh keraguan. Ia  membiarkan pemuda yang baru dikenalnya lima menit yang lalu itu  mendorong troly nya menuju ke tempatnya memarkir mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih, Mas..” ucap Andra saat mereka berjalan ke tempat Andra memarkir mobilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nama saya Zano.” Ujarnya saat Andra memanggilnya “mas”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya Andra.” Refleks Andra memperkenalkan dirinya. Setelah mengucapkan  namanya, baru ia menyesal. Buat apa dia menyebutkan namanya pada pemuda  ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano tersenyum kecil melihat perubahan ekspresi perempuan yang berjalan  di sisinya. Ia tahu betul perasaan apa yang berkecamuk di pikiran Andra.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di tempat Andra memarkir mobilnya, Zano masih membantunya  menaikkan semua barang-barang belanjaan Andra ke dalam mobilnya,  walaupun sebenarnya Andra sudah menolaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak apa, Mbak. Sekalian aja. Katanya kan kalau mau berbuat baik nggak boleh setengah-setengah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua barang dinaikkan ke atas mobil, Zano menutup pintu belakang mobil dan tersenyum pada Andra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah, Mbak. Mbak bisa pulang.” Ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Andra berusaha memberikan sejumlah uang kepada pemuda di hadapannya, dan sekali lagi ditolaknya dengan halus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi saya nggak enak sama kamu. Kamu sudah baik sekali bantu saya bawa semua barang-barang ini.” Ujar Andra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano menggeleng, ”Saya betul-betul ikhlas.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mengangkat bahunya, sudah tidak punya cara lagi untuk memaksa Zano menerima uangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baiklah kalau begitu, terima kasih banyak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano mengangguk, “Hati-hati di jalan, Mbak.” Ucapnya sebelum Andra membalik badannya hendak berjalan ke pintu kemudi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru selangkah Andra berjalan, ia membalik badannya kembali. Zano masih berdiri di tempat yang sama. Belum beranjak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu langsung pulang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano mengerutkan keningnya, berpikir sejenak, sebelum akhirnya mengangguk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya antar?” tanya Andra ragu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Zano tertegun sejenak. Baru saja dilihatnya wanita ini  menaruh curiga padanya, sekarang ia sudah berani menawarkan untuk  mengantarnya pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tersenyum, Zano bergurau, “Mbak nggak takut kalau saya ternyata perampok?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Andra tersenyum. Senyumnya yang pertama sejak ia bertemu dengan Zano. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu resiko..” jawabnya santai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano tersenyum lebar,”Tadinya saya berniat pulang sendiri saja, tapi sekarang saya mau ikut mobil Mbak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini gantian Andra yang mengerutkan keningnya, “Kenapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Supaya saya bisa membuktikan kalau mengantar saya pulang bukan suatu resiko yang perlu dikhawatirkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi Andra hanya mengangkat bahunya, tidak tahu harus menjawab apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbak tinggal di mana?” Zano membuka pembicaraan di antara mereka saat mereka sudah sama-sama dalam mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di perumahan tidak jauh dari sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belum menikah?” tanyanya saat sempat melirik jari manis Andra yang belum dilingkari cincin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belum.” Sahut Andra singkat. Ia tidak mengalihkan pandangannya dari  jalan di depannya, jadi ia tidak menyadari senyum kecil yang bermain di  ujung bibir Zano.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kelihatan sih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kelihatan apanya?” tanya Andra heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau sudah menikah, masa sih suaminya tega membiarkan mbak belanja sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra hanya tersenyum mendengar jawaban Zano. Seumur hidupku, belum  pernah satu kalipun papa menemani mama kalau pergi belanja. Jadi, pemuda  ini salah. Tapi lanjutan kata-kata itu hanya diucapkan Andra dalam  hatinya.&lt;br /&gt;“Tinggal dengan orang tua?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sendiri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Zano tidak melontarkan pertanyaannya lagi. Ia hannya diam  memandang lurus ke arah jalan raya dan menikmati musik yang diputar  Andra.&lt;br /&gt;“Saya turun setelah lampu merah itu saja, Mbak.” Ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memangnya rumahmu di mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mau mampir ke tempat kost teman dulu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra hanya mengangguk. Ia menepikan mobilnya di tempat yang ditunjuk Zano.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;***&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Setelah turun dari mobil Andra, Zano masih berdiri bersandar di badan  mobil Andra dan melongokkan kepalanya lewat jendela mobil. Sekarang  Andra bisa mengamati wajah Zano dengan lebih baik. Wajahnya nggak jelek.  Ganteng malahan. Rambutnya tidak disisir rapi, alisnya tebal, tulang  pipinya menonjol, membuat kesan maskulin semakin nampak di wajahnya.  Bersih. Tidak ada sebiji jerawat pun yang numpang tinggal di wajahnya.  Mungkin dia rajin cuci muka pakai sabun cuci muka yang sering nongol di  tivi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra tidak ikut turun. Ia tetap duduk di balik kemudinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah saya buktikan kan, bukan sebuah resiko yang berbahaya mengantar  saya pulang?” caranya berbicara begitu santun, tegas namun juga  mengandung gurauan. Ia bisa bersikap begitu fleksibel sekalipun ia tahu  Andra pasti jauh lebih tua dari dirinya. Tapi Zano tidak canggung. Ia  sudah menganggap perempuan yang baru saja dikenalnya itu sebagai  kawannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke..saya salah. Saya minta maaf.” Ujar Andra. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak apa, saya juga mengambil resiko juga mau diantar pulang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mengernyitkan dahinya, “Resiko apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Resiko kalau saya diculik?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Andra tersenyum sembari geleng-geleng kepala. Siapa juga yang  minat menculik begundal kayak kamu. Tentu saja makian ini hanya  diucapkan dalam hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih atas bantuannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zano mengangguk. Ia sudah menegakkan posisi berdirinya, menjauh dari  badan mobil Andra, “Terima kasih juga sudah mengantarkan saya. Hati-hati  di jalan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andra mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lalu menaikkan jendela mobilnya dan melanjutkan perjalanan pulangnya.&lt;br /&gt;Zano masih berdiri di tepi jalan itu, memandang ke arah mobil Andra,  menghafal plat nomor mobilnya, siapa tahu ia tidak sengaja bisa berjumpa  lagi? Sampai mobil Andra benar-benar hilang dari pandangan matanya baru  ia berlalu. &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bersambung...&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2166891971611441592?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2166891971611441592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/09/episode-1-menuju-hatimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2166891971611441592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2166891971611441592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/09/episode-1-menuju-hatimu.html' title='Episode 1 : Menuju Hatimu'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_hnsO-WNakmo/S-DWtYlhOCI/AAAAAAAAABM/1RtYF4yWLww/s72-c/luka+hati.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7994361865196671399</id><published>2011-09-01T12:49:00.000+07:00</published><updated>2011-09-01T12:49:49.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita pendek'/><title type='text'>Maafkan Emak Membunuhmu</title><content type='html'>&lt;a href="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ3x4DsoW1D9Jm_ZlBGBcJ17WQaYQ3WTy72gMs7Q3fWGA6gmewL&amp;amp;t=1" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="260" id="il_fi" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ3x4DsoW1D9Jm_ZlBGBcJ17WQaYQ3WTy72gMs7Q3fWGA6gmewL&amp;amp;t=1" style="padding-bottom: 8px; padding-right: 8px; padding-top: 8px;" width="194" /&gt;&lt;/a&gt;“Siang itu banyak orang-orang yang berkumpul di kolong jembatan. Mereka  sedang menonton polisi yang sibuk mengevakuasi jenazah seorang ibu dan  anaknya. Tampak terlihat busa di mulut anak itu dan darah kering dari  mulut ibunya. Menurut polisi, mayat diperkirakan sudah meninggal 3 hari  yang lalu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam mendatangi Jakarta seperti biasanya. Lampu-lampu berpendar  menyiratkan temaram di garis jalanan mencoba mengusir gelapnya.  Lalulalang kehidupan terus bergulir seperti tanpa henti. Seakan roda  yang terus diputar tanpa kenal lelah. Di sudut kota, diantara hiruk  pikuk jalanan, tampak dua sosok manusia. Seorang ibu yang sedang  terbaring dan seorang anak kecil yang kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, badanmu panas sekali”, ucap anak tersebut sambil memegang dahi ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya Nak, emakmu sakit”, sambil terbatuk dia menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, aku beliin obat yah?”, tampak kekhawatiran di wajah anak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Uang dari mana Nak. Jangankan untuk membeli obat, untuk makanpun kita  susah”, tak terasa air mata mengalir dari sudut matanya. Seakan  menyesali ketidakmampuan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, apakah kita tidak bisa meminjam uang sama tetangga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pinjam sama siapa Nak. Kita hidup hanya berdua, tak ada tetangga yang  bisa kita pinjamin uang. Dan kalaupun ada tetangga yang bisa kita  pinjamin, darimana kita mendapatkan uang untuk mengembalikan pinjaman  itu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emak bukankah kita ini orang miskin dan aku ini anak yatim. Kalau lewat  mesjid, aku suka dengar ceramah Ustadz. Tahukah orang yang mendustakan  agama, yaitu orang-orang yang tidak memberi makan pada orang miskin,  katanya. Tapi kenapa mereka tak ada satupun yang mau menolong kita?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak tahulah. Mungkin mereka sibuk dengan urusan masing-masing atau mereka juga orang-orang yang tidak mampu seperti kita Nak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, kalau mereka tidak mampu, kenapa pemerintah juga tidak mau membantu kita. Bukankah pemerintah banyak uangnya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan kamu tanya sama Emak, sungguh Emak tak tahu. Emak ini hanya  orang bodoh, ngga ngerti hal yang seperti itu” ucapnya sambil terbatuk.  Tampak ada cairan darah keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, jangan tinggalkan aku”, ucap anak itu ketakutan sambil memapah  kepala Ibunya. Dia mengusap cairan darah dari mulut ibunya dengan baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Enggak. Emak tidak akan meninggalkan kamu. Ambilkan bungkusan di  pojokan sana, Nak”, ucapnya sambil menunjuk ke arah bungkusan dalam  plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa ini Mak?”, tanyanya penasaran. Sambil membawa bungkusan tersebut, ke sisi Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukalah, terus dimakan”, jawab ibunya lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Roti Mak, buat Emak saja. Emak kan lagi sakit, perlu makan” ucapnya ketika membuka bungkusan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak perlu kau berikan sama Emakmu, Nak. Sebentar lagi juga Emakmu, pergi meninggalkan dunia ini”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, kalau Emak pergi. Lalu aku sama siapa? Jangan kau tinggalkan aku  sendirian. Aku tidak punya siapa-siapa lagi”, ucapnya sambil menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak Nak. Emak tidak akan meninggalkan kamu, sudah makan saja roti  itu. Agar perutmu tidak kelaparan”, ucapnya sambil menyeka air mata  anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pun merayap meniti waktu, meninggalkan kenangan. Melelapkan insan  yang tertidur, menyanyikan lagu bagi bayi-bayi yang tertidur di pelukan  ibunya. Namun bagi Ibu dan Anak itu, malam ini adalah malam yang sangat  menyesakkan dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak, tenggorokanku terasa panas, kering dan sakit setelah makan roti itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tahan saja Nak, kesakitan itu. Tak lama lagi, semuanya akan hilang seiring waktu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mak sekarang kakiku dingin, kenapa kau lakukan ini sama aku?”, tanya anak itu ketika waktu menjelang dinihari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emak lakukan itu, karena kasihan sama kamu Nak. Emak takut, sepeninggal  Emak nanti, kamu akan terlunta-lunta dan menjadi anak jalanan. Tak ada  orang yang peduli sama kamu Nak, hingga kamu tidak mengenal Tuhan dan  nantinya kamu menjadi orang yang durhaka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi dengan Emak melakukan hal ini, berarti Emak sudah durhaka?”, ucapnya terputus-putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Biarlah Nak, Emak menanggung dosanya. Daripada kamu nanti durhaka  kepada Allah dan menyebabkan kamu masuk kedalam golongan orang-orang  yang merugi. Sungguh Emak tidak rela Nak”, jawabnya sambil tak  henti-hentinya air mata mengalir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi Mak, bukankah kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Bisa  saja aku menjadi orang baik, tidak seperti yang Emak sangkakan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Emak hanya manusia biasa Nak. Hanya ini cara yang Emak tahu. Menurut  Emak, inilah satu-satunya jalan yang harus Emak ambil. Kalau kamu tidak  rela, maafkanlah Emakmu ini Nak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak perlu Emak minta maaf, harusnya anakmu lah yang minta maaf”,  ucapnya terputus-putus. Tak lama kemudian diapun menghembuskan nafas  terakhirnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Makasih Nak. Selamat tinggal, sebentar lagi Emak menyusul”, ucapnya  sambil memeluk jasad anaknya. Terdengar sedu sedan, tangis pilu meratapi  hidup yang semakin lama semakin hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu banyak orang-orang yang berkumpul di kolong jembatan. Mereka  sedang menonton polisi yang sibuk mengevakuasi jenazah seorang ibu dan  anaknya. Tampak terlihat busa di mulut anak itu dan darah kering dari  mulut ibunya. Menurut polisi, mayat diperkirakan sudah meninggal 3 hari  yang lalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7994361865196671399?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7994361865196671399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/maafkan-emak-membunuhmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7994361865196671399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7994361865196671399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/maafkan-emak-membunuhmu.html' title='Maafkan Emak Membunuhmu'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7998073771141129997</id><published>2011-08-15T20:15:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T20:15:50.375+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Arloji yang hilang</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://arlojiku.files.wordpress.com/2007/05/rx5003a.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://arlojiku.wordpress.com/&amp;amp;usg=__yn5JoRqQmgbenG1RZ5C97NdGJFY=&amp;amp;h=400&amp;amp;w=400&amp;amp;sz=54&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=6&amp;amp;sig2=CdjN2uu_nEbHGIg4IXPFcg&amp;amp;zoom=1&amp;amp;um=1&amp;amp;itbs=1&amp;amp;tbnid=iY842gGpjPQ9CM:&amp;amp;tbnh=124&amp;amp;tbnw=124&amp;amp;prev=/search%3Fq%3Darloji%26um%3D1%26hl%3Did%26sa%3DN%26biw%3D1366%26bih%3D651%26tbm%3Disch&amp;amp;ei=khtJTqWYCMbmrAf-isXnAw" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img height="320" id="iY842gGpjPQ9CM:" src="http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSEDIvYW0aUM1XwGzz4xQ6dJMa_K9pnyP9EzRgQrfds5OuHkJpowWfgHQ" style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 1px; vertical-align: bottom;" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika  sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di  antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah  dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut.  Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu  itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu. Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun  sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat  makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat  yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka  mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia  menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan  kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu  itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang  telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma  seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu  saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana  arloji itu berada", jawab anak itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan  selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu  satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri  kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap  permasalahan. "Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam  jerih payah dan usaha menjaring angin."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7998073771141129997?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7998073771141129997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/arloji-yang-hilang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7998073771141129997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7998073771141129997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/arloji-yang-hilang.html' title='Arloji yang hilang'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5877810199824339556</id><published>2011-08-15T00:05:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T00:05:23.604+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Antara Kerja dan Mengemis</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.inspirasikita.com/wp-content/uploads/2011/06/pengemis.jpg?w=300" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="209" src="http://www.inspirasikita.com/wp-content/uploads/2011/06/pengemis.jpg?w=300" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, “Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak Dik, saya mau makan nasi saja,” kata si pemuda menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, “Tidak Dik, saya sudah kenyang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil terus mengikuti si pemuda, si anak berkata, “Kuenya bisa dibuat oleh-oleh pulang, Om.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dompet yang belum sempat dimasukkan ke kantong pun dibukanya kembali. Dikeluarkannya dua lembar ribuan dan ia mengangsurkan ke anak penjual kue. “Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senang hati diterimanya uang itu. Lalu, dia bergegas ke luar restoran, dan memberikan uang pemberian tadi kepada pengemis yang berada di depan restoran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda memperhatikan dengan seksama. Dia merasa heran dan sedikit tersinggung. Ia langsung menegur, “Hai adik kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang. Kenapa setelah uang ada di tanganmu, malah kamu berikan ke si pengemis itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Om, saya mohon maaf. Jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan atas jerih payah sendiri, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh ibu saya sendiri dan ibu pasti kecewa, marah, dan sedih, jika saya menerima uang dari Om bukan hasil dari menjual kue. Tadi Om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. “Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh.” Si anak pun segera menghitung dengan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, “Terima kasih Dik, atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, “Terima kasih, Om. Ibu saya pasti akan gembira sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami.”&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.inspirasikita.com/wp-content/uploads/2011/06/smile.jpg?w=150" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" class="aligncenter size-thumbnail wp-image-541" height="90" src="http://www.inspirasikita.com/wp-content/uploads/2011/06/smile.jpg?w=150" title="SMILE" width="120" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan kita adalah kehendak dari Tuhan, dan Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita. Tetapi hal itu bukan berarti kita dapat menunggu Tuhan melakukan segalanya. Kita harus berserah pada Tuhan, bukan mengemis. Berhenti terus berharap, doa tanpa tindakan adalah percuma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5877810199824339556?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5877810199824339556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/antara-kerja-dan-mengemis.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5877810199824339556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5877810199824339556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/08/antara-kerja-dan-mengemis.html' title='Antara Kerja dan Mengemis'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2403640838337108112</id><published>2011-04-09T12:31:00.000+07:00</published><updated>2011-04-09T12:33:04.719+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Gadis Kecil Berhati Malaikat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cdn-u.kaskus.us/38/ok6qftko.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 255px; height: 197px;" src="http://cdn-u.kaskus.us/38/ok6qftko.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak lebih dari 540.000 US yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya.&lt;br /&gt;Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah. Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, “saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan”. Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur&lt;br /&gt;lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu&lt;br /&gt;pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculan bintik-bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung&lt;br /&gt;Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang&lt;br /&gt;kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. “Papa saya ingin mati”. Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, “Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati”. “Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah,&lt;br /&gt;Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: “Setelah saya tidak ada,&lt;br /&gt;kalau papa merindukan saya lihatlah melihat foto ini”. Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara&lt;br /&gt;detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya&lt;br /&gt;sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini”. Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.&lt;br /&gt;Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus&lt;br /&gt;mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang teman di-email bahkan menulis: “Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan&lt;br /&gt;menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Dana yang sudah&lt;br /&gt;terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perermpuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu&lt;br /&gt;memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, “Anak yang baik”. Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah&lt;br /&gt;berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan&lt;br /&gt;dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun&lt;br /&gt;menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah&lt;br /&gt;menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain.&lt;br /&gt;Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut&lt;br /&gt;fisik Yu Yuan semakin lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: “Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut. Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati”. Yu Yuan kemudia berkata : “Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati”. Wartawan itupun menjawab, “Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik”. Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. “Tante ini adalah surat wasiat saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fu yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu&lt;br /&gt;Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada&lt;br /&gt;sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas&lt;br /&gt;sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong,….. .. Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang- orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. “Sampai jumpa tante, kita&lt;br /&gt;berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh”. Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan&lt;br /&gt;dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa&lt;br /&gt;membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut&lt;br /&gt;akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima&lt;br /&gt;kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar&lt;br /&gt;kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita&lt;br /&gt;dengan karangan bunga yang ditumupuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan “Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ……… ….” demikian kata-kata dari seorang pemuda&lt;br /&gt;tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa.&lt;br /&gt;Diatas batu nisannya tertulis, “Aku pernah datang dan aku sangat patuh” (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu&lt;br /&gt;Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang&lt;br /&gt;mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. “Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana. Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata “Aku pernah datang dan aku sangat patuh”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan:&lt;br /&gt;Demikianlah sebuah kisah yang sangat menggugah hati kita. Seorang anak&lt;br /&gt;kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari kalangan Dunia. Walaupun hidup serba kekuarangan, Dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama. Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan. Pribadi dan hati seperti inilah yang dinamakan pribadi seorang Pengasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2403640838337108112?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2403640838337108112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/04/gadis-kecil-berhati-malaikat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2403640838337108112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2403640838337108112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/04/gadis-kecil-berhati-malaikat.html' title='Gadis Kecil Berhati Malaikat'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-743935068055594289</id><published>2011-03-17T14:00:00.000+07:00</published><updated>2011-03-17T14:05:53.418+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Tulusnya Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://d.yimg.com/gg/u/a28a262e57772626459bd03784affce8e5e1a74b.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 275px;" src="http://d.yimg.com/gg/u/a28a262e57772626459bd03784affce8e5e1a74b.jpeg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Panca masih termenung didepan jendela kamarnya, bayang-bayang Dio masih terus memenuhi kepalanya. Padahal sekarang, disampingnya sudah ada Tedy. Laki-laki yang dia kenal saat ospek di kampus barunya. Hubungan mereka pun sudah berjalan hampir enam bulan. Tetapi, dalam hati Panca masih saja ada bimbang ketika dia mengingat Dio. Memang salah jika Panca terus memikirkan Dio. Tedy hanya jadi tempat pelariannya dari rasa kesepian atas perginya Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, dipanggil Mama makan!" Agi masuk menghampiri Panca karena pintu kamarnya tidak dikunci. Panca tersadar, dia mengangguk. "Nanti gue ke bawah, Gi! Makan duluan aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi mengangkat bahunya, "Oke! Ngga pake lama ya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy menunggu Panca dengan tenang di depan kelasnya. Mata kuliah terakhir Tedy selesai setengah jam yang lalu. Dia menunggu Panca untuk mengajaknya jalan-jalan. Setiap hari sabtu pulang dari kampus, mereka pasti jalan-jalan. "Hai, Beb! Jadi nonton?" Tedy menyapa Panca yang baru keluar kelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, tapi hari ini ngga usah jalan-jalan ya! Panca cape banget, Mas!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy mengerutkan keningnya. "Kenapa? Kamu sakit?" tanya Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngga. Cuma agak cape aja. Mungkin karena banyak tugas." jawab Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy mengangguk, lalu menggandeng tangan Panca. Saat-saat seperti ini kadang Panca merasa bersalah. Tedy yang selalu ada saat dia sedih, Tedy yang selalu setia menunggunya pulang dari kampus, Tedy yang sabar, baik... Seandainya Dio masih hidup, mungkin panca tidak akan membohongi perasaannya kepada Tedy. Tetapi, Panca selalu berusaha untuk dengan tulus menyayangi Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi mulai khawatir dengan keadaan Panca. Dia semakin sering melihat Panca melamun. Di kamar, di meja makan, di depan TV, Panca selalu saja melamun. "Ca, ngelamun terus! Lo kenapa sih! Cerita dong sama gue!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca menatap Agi seolah mengatakan sesuatu, "Ca, lo ngga boleh mikirin Dio terus-terusan! Kan kasian Tedy juga. Kan gue udah bilang dari awal, lo yakinin dulu perasaan lo ke Tedy. Dan waktu itu lo bilang udah yakin. Tapi kenapa sekarang lo malah bimbang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca hanya termenung diam. Kisah cintanya dengan Dio yang hanya berjalan satu tahun memang sulit untuk dilupakan. Walaupun cukup singkat, Dio sangat memberikan arti yang dalam ke kehidupan Panca. Dio sangat tahu cara membahagiakan Panca dan orang yang ada di sekitarnya. Padahal saat itu, Dio tahu karena kanker hatinya dia tidak akan berumur panjang. Panca menghela nafas panjang. "gue juga lagi nyoba, Gi! Gue emang yakin, Tedy itu baik buat gue. Tapi, Dio... dia bener-bener beda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, gue yakin lo bisa mencintai Tedy! Karena sekarang aja lo udah nerima keadaan dia. Gue juga yakin sebenernya Tedy itu anak yang baik. Hanya mungkin dia terjebak dengan keadannya sekarang. Lagian Dio juga pasti seneng liat lo bahagia sama Tedy."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca tersenyum, dia menatap Agi dengan penuh rasa terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy menghampiri Panca yang sedang termenung di kantin. Tedy tahu Panca memikirkan sesuatu yang pasti sangat berat buat Panca. Tetapi Tedy hanya duduk di samping Panca tanpa mengatakan apa-apa. Tetapi, Panca akhirnya tersadar dari lamunannya. "Mas, udah dari tadi di sini?" tanya Panca. Tedy tersenyum. "Aku ngga mau ganggu kamu. kamu abis asik banget ngelamunnya. Mikirin apa sih, Beb?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca menghela nafas panjang, seolah mengeluarkan semua beban di hatinya. "Panca bingung, Mas! mmhh... seandainya nih Mas! Cuma seandainya. Pacar Mas yang sekarang itu ngejalanin hubungan setengah hati, Gimana?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pacar aku sekarang kan kamu! Berarti kamu ngejalanin ini setengah hati?" tanya Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, ngga lah! Panca kan cuma tanya aja. Jangan curigaan gitu dong!" jawab Panca gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mmh... gimana ya? Yang pasti sih ada rasa sakit hati. Tapi ya kalo aku sayang sama dia.. aku akan tetap usaha untuk ngedapetin hati dia sepenuhnya. Emang kenapa sih tanya itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Emang ngga boleh?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, boleh! Tapi kamu...Ah, aku percaya kok kamu ngga mungkin setengah hati sama aku!" yakin Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca hanya diam. Dia tidak bisa bicara apa-apa. Seandainya Tedy tahu yang sebenarnya entah apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal pacaran, Tedy merasa ada yang salah dengan hubungan mereka. Tetapi, Tedy terus menepisnya sampai suatu saat Tedy menemukan buku harian Panca yang tergeletak terbuka di halaman belakang kampusnya. Ketika mereka janjian bertemu berdua disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, gue ngga bisa ngelupain lo! Gue tau gue salah banyak banget sama Mas Tedy. Dia udah tulus sayang sama gue, tapi gue ngga bisa ngasih hati gue sepenuhnya untuk dia. Di, gue harus gimana sama Mas Tedy? Gue bingung!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy segera menutupnya, dia tahu perbuatannya itu salah. Tetapi setidaknya Tedy jadi tahu perasaan Panca yang sebenarnya. Panca datang dari kamar mandi, Tedy berusaha untuk terlihat biasa saja. "Beb, kamu gimana sih! Ninggalin tas disini gitu aja. Untung aku buru-buru dateng! Kalo ada yang ilang gimana?" Tedy masih berusaha menutupi rasa gugupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Abis tadi Panca kebelet pipis! Tapi ngga ada yang ilang kan?" senyum Panca jenaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yee, nih anak malah senyum-senyum! Kalo dibilangin tuh denger!" geram Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, Mas! Aku dengerin kok! Ngga akan ngulang lagi deh! Kita jadi kan makan siang dulu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy menjawab dengan anggukan. Mereka pun segera menuju mobil Tedy yang ada di parkiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca merasa ada yang berbeda pada Tedy. Beberapa hari ini Tedy seperti menjauhinya. Walaupun mereka masih pulang dan pergi ke kampus bersama-sama. "Gi, Tedy kenapa ya? Dia agak aneh beberapa hari ini. Perlakuannya agak beda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi hanya mengangkat bahunya. Panca mengacak-acak rambut Agi. "ih, Agi! Ditanya juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mana gue tau! Yang pacaran sama Tedy kan elo! Tapi anehnya dia kayak apa?" tanya Agi yang sedikit penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gue ngga sadar sejak kapan. Tapi gue ngerasanya sejak dia nganterin gue pulang Rabu, tiga hari yang lalu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia punya cewe baru kali." jawab Agi seenaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sembarangan aja lo! Padahal gue udah niat banget untuk bener-bener berusaha mencintai dia. Tapi..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, niat yang baik ngga selalu diiringi dengan hasil yang baik. Jadi kalo Tedy punya cewe baru ya ikhlas aja." canda Agi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, ya! Apa gue kena karma ya? Karena gue selama ini ngejalanin hubungan sama dia setengah hati?" pikir Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi malah tertawa. "Ca...Ca... Ada-ada aja lo! Yang ada juga Tedy yang kena karma, dimainin sama lo! Dulu kan dia playboy abis, sekarang setia banget sama lo!" jawab Agi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ye. rese lo! Sekarang kan dia udah mulai berubah. Akhir-akhir ini juga gue udah jarang liat memar-memar di mukanya lagi. Biasanya kan hampir tiap hari dia berantem sama ayahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagus, lah!" jwb Agi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja Panca sedikit bahagia melihat perubahan Tedy. Tetapi, ada sedikit memar di wajah Tedy pagi ini. Panca langsung bertanya. "Mas, abis berantem lagi ya sama Ayah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayah? Dia udah ngga pantes di sebut Ayah. Dia itu setan berwujud manusia. Pulang kantor bisanya cuma mabok, berantem sama Ibu, mukulin Ibu. Aku cape, Beb!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas sabar, ya! Mas harus berusaha untuk melindungi Ibu sebisa Mas! Dan Mas juga harus berusaha ngerubah Ayah." Panca mengelus-elus pundak Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku udah cukup sabar, Beb! Kalo aku ngga inget dia Ayahku, mungkin aku bisa ngebunuh dia." Tedy memukul tembok yang ada di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, Mas harus inget ya! Masih ada Panca dan Ibu yang sayang sama Mas! Jadi jangan pernah berbuat hal yang ngga berguna!" Panca ngeri mendengar ucapan Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beb, makasih ya! Aku ngga tau apa jadinya aku kalo ngga ada Kamu, Kamu itu Malaikat yang dikirim Tuhan buat aku." Tedy tersenyum dan mencium kening Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca tersenyum getir, dia hanya berusaha memberi Tedy semangat. Panca sudah mulai terbiasa dengan keadaan Tedy yang seperti itu. Tetapi... selalu saja dia merasa bersalah jika kembali mengingat Dio. Tedy pun mulai mengingat tulisan di buku harian Panca. Dan akan kembali muncul pertanyaan yang sama. Apakah Panca tulus menyayanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy masih gelisah memikirkan Panca. Di satu sisi dia sangat menyayangi Panca, dan tidak ingin kehilangannya. Tetapi disisi lain, Tedy tidak ingin menyiksa Panca dengan keharusan menyayanginya sebagai timbal balik. Sejak pertama Tedy melihat Panca, saat itu pula Tedy langsung tahu Panca adalah perempuan yang selama ini dia cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Panca... Aku tau, aku ini mungkin ngga pantes buat kamu. Tapi tolong jangan hukum aku dengan keadaan seperti ini! Aku bener-bener sayang sama kamu! Aku ngga akan mungkin bisa hidup tanpa kamu." Tedy masih termenung sendirian. Dia masih menunggu Panca di halaman belakang kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei! Kok ngelamun sih, Mas! Kenapa?" tanya Panca yang baru saja datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngga pa-pa. Kita pulang sekarang?" tanya Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca mengangguk. Mereka pun segera ke parkiran untuk pulang. Sepanjang perjalanan Tedy hanya diam. Panca merasa ada yang aneh dengan Tedy. "Mas, kok dari tadi diem aja sih! kenapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beb, kenapa kamu mau pacaran sama aku? Kamu kan tau reputasi aku di kampus. Playboy, bandel, tukang mainin cewe, broken home, apa kamu ngga takut?" tanya Tedy tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hhh... awalnya sih iya! Tapi Panca yakin, Mas baik buat Panca. Ngga peduli apa kata orang. Ngga peduli latar belakang Mas kayak apa. Asal satu... Mas bisa ngerubah itu semua." jawab Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy tersenyum, dihatinya terkikis sedikit keraguan yang sebelumnya sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Soal... setengah hati... aku... aku udah tau kenapa..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca kaget, dia menunduk dalam. Dia sadar lambat laun Tedy pasti tahu keadaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku... kenapa sih kamu harus kayak gitu? Kenapa ngga dari awal aja kamu bilang ngga bisa nerima aku? Sekarang... aku bingung harus gimana. Kamu..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, Mas! Tapi Dio... sangat istimewa buat Panca. Mungkin ngga akan ada lagi orang kayak dia. Dia tulus, selalu bisa buat Panca tersenyum, dalam keadaannya yang terbatas dan sisa umurnya yang dia tau ngga akan lama. Panca aja tau dia sakit saat-saat terakhir menjelang ajalnya. Selama satu tahun, dia selalu berusaha nyembunyiin dari Panca. Panca ngerasa bersalah aja, karena selalu nuntut dia jadi apa yang Panca mau. Yang kadang hampir ngga mungkin dia lakukan dengan keterbatasannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi kenapa harus aku? Sakit, Ca! Kamu harusnya tau itu!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Panca tau, Mas! Maaf... Panca... Panca yang salah!" Panca membuka pintu mobil dan pergi meninggalkan Tedy. Tedy hanya bisa memukul setir mobilnya dengan keras untuk melepaskan rasa kesalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi mendatangi Panca yang sedang menangis di kamarnya. "Ca, kenapa?" tanya Agi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca langsung memeluk Agi. "Tedy udah tau semuanya, Gi! Tapi... gue ngga bisa apa-apa. Gue bego banget ya, Gi! Gue nyesel banget!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Panca sayang! Udah jangan nangis! Sekarang kita cari jalan keluarnya sama-sama, ya! Kita jalan-jalan ke taman yuk! Biar agak seger, tapi cuci muka dulu! Jelek banget tuh muka lo."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca tersenyum. Dia tahu Agi selalu bisa dia andalkan. Agi juga selalu ada saat dia membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy memutuskan menemui Panca. Begitulah Panca. Ketika mereka bertemu di koridor kampus. Tedy langsung menarik tangan Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beb, aku sayang sama kamu! Apapun yang kamu rasain, walaupun kamu ngejalaninnya setengah hati, atau apapun itu! Aku ngga akan pernah ninggalin kamu lagi, Aku... Sayang... Kamu!" tegas Tedy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas... Maafin Panca ya! Panca sekarang yakin dengan perasaan Panca. Panca tau, Panca bisa sayang sama Mas Tedy."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makasih ya, Beb! Kita... akan usaha sama-sama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sama-sama." tambah Panca tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tedy sangat senang dengan jawaban Panca. Walaupun dia tahu masih ada keraguan di hati Panca. Dia yakin Panca akan berusaha merubahnya demi dia. Dalam hati, Panca pun ingin berusaha mencintai Tedy. Tanpa harus melupakan Dio. Panca juga tahu, Dio pasti senang melihatnya sekarang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-743935068055594289?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/743935068055594289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/tulusnya-cinta.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/743935068055594289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/743935068055594289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/tulusnya-cinta.html' title='Tulusnya Cinta'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1950413870784390088</id><published>2011-03-16T13:17:00.000+07:00</published><updated>2011-03-16T13:31:19.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Selamat Millad Adikku</title><content type='html'>Hari ini tepat berusia 11 tahun dirimu, adikku. Masih kuingat 11 tahun yang lalu saat kau lahir ke dunia ini saat kumandang Takbir Idul Adha menyambut lahirnya bidadari pembawa kedamaian, pembawa damai saat konflik etnis tahun 2000. Ada rasa cemburu tapi juga bahagia. Aku cemburu karena aku tidak mau berbagi kasih sayang Ayah dan Ibu denganmu (sampai sekarang kadang aku masih merasakan itu). Bahagia karena aku akan memiliki teman bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saat kita masih sama-sama kecil, kuingat sekali kita sering berkelahi hanya karena hal sepele. Aku suka semena-mena padamu (sampai sekarang juga begitu). Mungkin karena kesalnya kau padaku, bahkan kau pernah memukulku dengan seruling sampai aku menangis terguling-guling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dulu aku terlalu masa bodoh dengan keberadaanmu. Yang penting perhatian orang tua bisa seimbang, maka aku bahagia. Jika orang tua kita lebih memanjakanmu, maka aku berontak. Tapi semenjak kejadian "itu"-kejadian yang sempat mengacaukan hidupku selama berbulan-bulan aku menjadi lebih memperhatikanmu. Karena di saat aku benar-benar terpuruk pada waktu itu, kau adalah orang pertama yang menyemangatiku. Menemaniku kemanapun aku pergi padahal aku tahu kau tidak suka bepergian. Terima kasih adikku..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT ULANG TAHUN DAMAI PALINTAH ARAFAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi anak yang soleh, rajin ibadah, berbakti pada orang tua..&lt;br /&gt;Semoga tercapai semua cita-citamu. Doaku menyertai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1950413870784390088?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1950413870784390088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/selamat-millad-adikku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1950413870784390088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1950413870784390088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/selamat-millad-adikku.html' title='Selamat Millad Adikku'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-562034465426388091</id><published>2011-03-14T20:37:00.001+07:00</published><updated>2011-03-14T20:39:31.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Cinta Satu Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTXS7QhJi9Wzk0ujNM6-h8zDyARLMZ3KWsa2oRzVkChPEwKBMdBaXSFRQ"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 80px;" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTXS7QhJi9Wzk0ujNM6-h8zDyARLMZ3KWsa2oRzVkChPEwKBMdBaXSFRQ" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dio baru pindah dari Thailand. Hari-hari di sekolah baru memang kebanyakan tidak menyenangkan, dan Dio pun mengalaminya. Hampir terlambat sampai di sekolah, harus menabrak Panca lagi. Tapi itulah awalnya dia jatuh cinta pada Panca. Panca yang akhirnya menjadi pacarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah cintanya dengan Panca jauh dari kata-kata indah pada awalnya. Sebelumnya Dio selalu berusaha menjauh dari Panca. Padahal dia sangat menyukai Panca. Bahkan Agi, teman sebangkunya sendiri tidak tahu tentang masalahnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngga pa-pa nih gue pake?" Panca bertanya sebelum memakai saputangan Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bawa aja itu bersih, belom gue pake" Dio ingin langsung pulang. Badannya sudah cukup capek untuk melakukan kegiatan lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, makasih! Permainan basket lo bagus hari ini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hanya sekedar perhatian kecil dari Dio, Tetapi, Dio tidak ingin Panca menaruh perhatian padanya. Biarlah hanya dia yang menyukai Panca, tanpa balasan dari Panca. Dio melakukan itu semua, karena tidak ingin Panca kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kak Dio ngapain hayo? Lagi mikirin pacarnya, ya ?" Rio selalu menggoda kakaknya. Mereka hanya dua bersaudara, dan Dio sangat menyayangi adiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei, jagoanku nih! Udah mandi belum?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah, Kak Dio mandi sana! Jangan ngelamun mikirin pacarnya terus!" goda rio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ye... siapa yang mikirin pacar? Awas kamu ya!" Dio menggelitiki Rio, Rio berusaha melepaskan diri dari cengkraman Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dio!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio menoleh ke arah orang yang memanggilnya. Ternyata Panca. Selalu saja ada yang lain di hati Dio ketika dia menatap Panca, tetapi dia terus saja menepisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saputangan lo. Udah gue cuci kok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, iya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makasih ya Di!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio tidak menjawab, dia langsung saja pergi meninggalkan Panca. Hal inilah yang membuat Panca kesal pada Dio. Dio tidak pernah bersikap ramah padanya. Selalu saja menghindari tatapan matanya, Padahal mereka sering sekali bertemu di sekolah, atau di GOR saat main basket. Ditambah lagi Panca adalah sepupu Agi, teman sebangku Dio di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gi, si Dio itu kenapa ya? Kayaknya kalo ngeliat gue alergi banget." Suatu waktu Panca bertanya kepada Agi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, gue ngga tau deh! Dia emang gitu kalo sama cewe. Ngga pernah bisa ramah, tapi dia masih normal kok!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lo tau dari mana kalo dia masih normal? Emang dia pernah bilang suka sama cewe ke elo?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngga sih. Tapi... gue pernah liat dia gambar cewe di buku sketsanya, Dan semua cewenya tuh sama. Kayaknya... gue kenal sama tuh cewe. Emang kenapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh gitu?" Panca hanya senyum-senyum saja. Tanpa memberikan jawaban apa-apa dia masuk kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, lo suka sama Dio? Ca, cerita dulu dong! Hey!" Agi yang penasaran menggedor pintu kamar Panca. Tetapi Panca membiarkannya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, Agi meminta bantuan Dio untuk menjaga dan mengantar Panca pulang karena dia harus pergi ke suatu tempat. Sebenarnya Dio malas, tetapi akhirnya dia melakukannya demi Agi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, ngapain lo ngga pulang?" Panca bertanya dengan sinis pada Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nungguin lo." jawab Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ngapain? Gue bisa pulang sendiri. Biasanya juga gitu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio berdiri dan mengambil tasnya, "Ngga usah GR! Gue cuma disuruh Agi. Katanya lo sakit dan gue harus nganterin lo pulang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penting ya? Nganterin gue pulang? Mr.Jutek!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gue tunggu di parkiran. Ngga pake lama." Dio berjalan tanpa menanggapi kata-kata Panca. Dia tidak ingin banyak berdebat dengan Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sangat kesal, Panca melewati Dio tanpa menoleh sedikit pun. "Ca, ngga usah pake ngambek deh! Cepetan atau gue tinggal." Dio menarik tangan Panca, tetapi tiba-tiba saja Panca pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio masih memandang Panca yang terbaring lemah di ruang UGD. Baru kali ini dia bisa melihat wajah Panca dengan leluasa. Wajahnya pucat, tetapi kecantikannya tetap terpancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Duh, dimana nih?" tiba-tiba Panca sadar saat Dio sedang melangkah mendekatinya. Dio langsung mundur beberapa langkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lo ada di UGD. Tadi lo pingsan di GOR."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi lo yang bawa gue kesini? Gue mau pulang." Panca turun dari tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, ngga usah aneh-aneh deh! Lo masih sakit!" Dio menarik tangan Panca, Tetapi panca menepisnya. "Gue ngga butuh bantuan lo! Gue ngga suka orang kayak lo! Lo orang yang paling nyebelin, angkuh, sombong, jutek..." Panca berlari keluar rumah sakit. Dia memberhentikan taksi yang lewat dan naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Damn!!! Dio goblok, tolol, bego!" Dio tidak bisa mencegah Panca. Dia hanya bisa mengutuk kebodohannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agi mendatangi Dio yang sedang menggambar di kelasnya. "Di, lo sebenarnya kenapa sih sama Panca?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio menutup buku sketsanya. "Gue... gue sayang dia, Gi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Loh?? Panca?? Jadi gambar cewe di buku sketsa lo itu... Tapi selama ini kenapa..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gue ngga boleh sayang sama dia! Gue cuma akan nyakitin dia. Gue..." Dio pergi meninggalkan Agi. Tetapi dia menabrak Panca di depan kelas. Sejenak mereka bertatapan, dan Dio menarik tangan Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, apa-apaan sih?" Panca melepaskan cengkraman Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca.. gue sayang lo! Lo mau kan jadi pacar gue?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, kenapa sih lo selalu jutek sama gue? Padahal sebenernya... gue juga sayang sama lo. Gue mau jadi pacar lo." Dio memeluk Panca. Dia sadar itu adalah hal terbodoh yang pernah dia lakukan. Karena hanya akan membuat Panca bersedih, jika tahu keadaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari Dio menjadi lebih indah. Dia selalu merasa bahagia, dan Panca pun merasakan hal yang sama. "Ca, ngga kerasa ya! Lusa besok udah setahun kita jadian." Panca tersenyum gembira."Iya, Di! Gue seneng banget deh!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, kalo gue ngga ada lo bisa ngapa-ngapain sendiri kan?" Panca sangat kaget mendengar perkataan Dio. "Lo ngomong apa sih? Emangnya lo mau pergi kemana? Lo mau balik lagi ke Thailand?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ng... Ngga... Udah lah! Ngga usah dipikirin,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh, besok kita jadi kan ke Dufan sama Agi 'n Yunda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Positif banget!" Dio tersenyum. Dia senang Panca tidak menanyakan lebih jauh lagi atas perkataannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"A..ha..ha..A..ha..ha..ha.. Agi... Agi... baru gitu aja udah muntah-muntah!" Dio tertawa terbahak-bahak melihat Agi yang muntah-muntah setelah turun dari Roaler Coaster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lo iseng banget sih, Di! Kan kasian Agi." Panca memijat-mijat tengkuk Agi. Tak berapa lama Yunda datang membawa minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Awas ya, Di! Ntar gue bales loh! Tunggu aja. Pokoknya gue ngga rela. Gue ngga rela sampe lo mati!" Agi meringis menahan mual, lalu minum untuk mengurangi rasa mualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio langsung diam, kata-kata Agi mengingatkannya pada keadaan dirinya. "Di, kenapa?" tanya Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, gue cuma bercanda lagi! Ngga usah terlalu dipikirin. Ah, gitu aja marah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dio tersenyum, dia memukul bahu Agi, dan sepertinya Dio tidak terlalu memikirkan kata-kata Agi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sayang, itulah kebahagiaan Dio yang terakhir, setelah itu semuanya berubah. Rio yang menyadarinya. "Kak... Kakak kenapa?" Dio tiba-tiba saja pingsan. "Mama!!!" Rio langsung berteriak memanggil ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orangtua Rio langsung membawa Rio ke Rumah Sakit. Mereka hanya bisa menunggu dengan cemas. "Pa, Kak Dio ngga akan meninggal kan?" Rio masih menangis di pelukan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita berdoa aja ya, Ri! Tuhan pasti ngasih yang terbaik untuk Kak Dio."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter keluar dari kamar Dio. "Pak Farlan..Bu Gita.. bisa ikut saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Om dokter, Kak Dio ngga apa-apa kan? Dia ngga akan meninggal kan?" Rio menarik baju dokter Sigit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rio, sekarang tenang ya! Rio jaga Kak Dio dan berdoa untuk dia. Om Dokter mau ngobrol sama mama papa Rio."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rio hanya bisa mengangguk, dan masuk ke kamar Dio. "Kakak... Kak Dio harus bangun ya! Rio sayang kakak." Rio memeluk Dio. Tak lama berselang, Panca masuk ke kamar Dio bersama Agi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca mendekati Dio, tetapi kemudian dia berlari keluar kamar. Dia bertabrakan dengan Bu Gita. Dan langsung menangis di pelukan Bu Gita. "Dio kenapa, Tante?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Gita mengajak Panca duduk, dan mulai bercerita. "Ini serangan yang paling parah, Ca. Padahal Dokter Sigit selalu nyuruh Dio untuk kemoterapi, tapi dia ngga pernah mau. Kanker hatinya udah menjalar ke paru-paru dan jantung."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tante, maafin Panca ya ! Dio ngga pernah cerita masalah ini. Jadi Panca bener-bener ngga ngerti." isak Panca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Gita tersenyum. "ngga apa-apa. Makasih ya! Setidaknya kamu udah bisa buat sisa hidup Dio berarti."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Panca yang harusnya berterimakasih, Tante. Dengan keadaan Dio yang kayak gitu, Dio selalu berusaha buat Panca bahagia." Panca menguatkan dirinya. Dia masuk ke kamar dio untuk terus memberi Dio semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di, tahan ya! gue tau dada lo pasti sakit banget. Tapi Tuhan pasti kasih yang terbaik buat lo! dan lo harus usaha."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rio menghampiri Panca. "Kak, ini titipan dari Kak Dio. Rio disuruh untuk kasih ini ke kakak tepat jam 12 malam ini. "Panca menerima kotak kecil dan surat dari tangan Rio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja keadaan Dio memburuk, dia mulai sulit bernafas. Ri, Kak Panca panggil Dokter dulu, ya!" Panca berlari keluar memanggil Dokter. Dan mereka dengan cepat menolong Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian Dokter Sigit keluar dengan wajah lesu. "Maaf, ya Panca! Kami udah coba lakukan yang terbaik. Tapi Dio... memang harus pergi." Panca hanya bisa tertunduk lesu, dan terduduk lemas. Kedua kakinya tidak mau digerakkan. Dia lalu membaca surat yang ditinggalkan Dio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ca, tepat satu tahun nih kita pacaran! Lama juga, ya! Ini buat lo, lucu ngga? Ya, maaf deh kalo ngga suka! Abis gue bingung mau ngasih lo apa.Panca membuka kotak kecil yang Dio berikan, dan menemukan kalung Berinisial 'DP'. Lalu melanjutkan bacaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mm... jangan nangis dong putri kecilku! Jadi jelek tuh mukanya!" ^_^. Panca menghapus air matanya,"Eh, ini ada lukisan wajah lo yang gue buat spesial pake rasa cinta! Sama...Puisi... jangan ketawa loh! Gue tau ini puisi pasti jelek, tapi lo tetap harus baca."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca membuka lembaran berikutnya, dan membaca puisinya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;Seolah kulihat cahaya kehidupan dimatanya.&lt;br /&gt;Yang membuatku bergairah lagi menjalani ini semua,&lt;br /&gt;Walau kutahu tak mungkin menggapainya&lt;br /&gt;namun sekali ku menyentuhnya.&lt;br /&gt;Ah, aku telah menodainya!&lt;br /&gt;Cahaya itu kini memasuki kelabunya hidupku.&lt;br /&gt;Putri cahaya...&lt;br /&gt;maafkan aku yang telah lancang meredupkan pijarmu.&lt;br /&gt;Maafkan aku yang telah kurang sopan membawamu masuk dalam deritaku.&lt;br /&gt;Aku akan pergi sekarang...&lt;br /&gt;Dan satu saja inginku&lt;br /&gt;kau harus berjanji akan tetap memberi pijarmu pada sekitarmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca menghapus airmatanya. "Tuh, puisinya! Aneh kan? Tapi.. lo harus janji sama gue. Walaupun gue yakin, pada saat lo baca surat ini gue udah pergi, Lo harus bisa ngejalanin semuanya sendiri tanpa gue. Dan yakin, akan ada pangeran yang lebih baik dari Dio Pasya Anggara. Happy Anniversary Putri Panca Cahyani!! Inget satu hal! Gue akan selalu ada di hati lo. Dan gue akan selalu jagain lo dari atas sini, Keep smilling my princess!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panca tersenyum, hatinya diliputi berbagai perasaan, Dia yakin, Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk Dio. Dan yang bisa dia lakukan hanya menguatkan hatinya dan terus berdoa. Dia juga pasti akan menepati janjinya pada Dio.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-562034465426388091?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/562034465426388091/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/cinta-satu-tuhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/562034465426388091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/562034465426388091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/cinta-satu-tuhan.html' title='Cinta Satu Tuhan'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6051106353895178095</id><published>2011-03-13T14:18:00.000+07:00</published><updated>2011-03-13T14:24:55.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Perbedaan Indonesia dan Jepang</title><content type='html'>Mau tau bedanya situasi &amp; kondisi dalam berbagai situasi di Indonesia sama Jepang? Ini dia sebagian dari hasil riset saya, alias hasil celingak-celinguk kiri-kanan, atas-bawah, depan-belakang pengamatan saya ngeliatin tingkah orang Jepang dan orang Indonesia. Emang sih apa yang saya tulis gak bisa menggambarkan kondisi di seluruh Jepang maupun kondisi di seluruh Indonesia. Karena memang saya belum pernah sampe keliling ke seluruh pelosok Jepang, apalagi keliling Indonesia yang luasnya segede gambreng! Tapi ya lumayanlah buat bahan perenungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;# KETIKA DI KENDARAAN UMUM #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: orang2 pada baca buku atau tidur.&lt;br /&gt;Indo: orang2 pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA MAKAN DI KENDARAAN UMUM #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.&lt;br /&gt;Indo: dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA DI KELAS #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.&lt;br /&gt;Indo: yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA DOSEN MEMBERIKAN KULIAH #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.&lt;br /&gt;Indo: tengok ke kiri, ada yg ngobrol. tengok ke kanan, ada yg baca komik. tengok ke belakang, pada tidur. cuman barisan depan aja yg anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA DIBERI TUGAS OLEH DOSEN #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: hari itu juga, siang/malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.&lt;br /&gt;Indo: kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA DI MASJID HENDAK SHALAT JUMAT #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: jamaah berebut duduk di shaf terdepan.&lt;br /&gt;Indo: jamaah berebut nyari tempat PW (Posisi Wuenak) di deket tembok paling belakang biar bisa nyender/di bawah kipas angin biar gak kepanasan &amp; tidurnya nyenyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA TERLAMBAT MASUK KELAS #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu + menyesal gak akan mengulangi lagi.&lt;br /&gt;Indo: slonong boy &amp; slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA NONTON KONSER BAND #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: walau konser band rock cadas sekalipun kayak Dai atau X-Japan, penontonnya tetap tertib &amp; gak anarkis.&lt;br /&gt;Indo: jangankan band rock, konser sekelas band Peter Pan yg lagunya cengeng aja sampe makan korban jiwa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA DI JALAN RAYA #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya? Indo: jalanan macet, sampe2 saya susah nyebrang &amp; sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA JAM KANTOR #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.&lt;br /&gt;Indo: PNS pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA BUANG SAMPAH #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: sampah dibuang sesuai jenisnya. sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah anorganik dibuang di tempat sampah anorganik.&lt;br /&gt;Indo: mau organik kek, anorganik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi 1 dalam kantong kresek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA BARANG ELEKTRONIK RUSAK #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: langsung dibuang ke tempat sampah atau didaur ulang.&lt;br /&gt;Indo: diservis! sayang kan beli mahal2, mana kreditnya belum lunas lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA BERANGKAT KE KAMPUS/SEKOLAH #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: berangkat ke sekolah/kampus naik kereta/bus kota.&lt;br /&gt;Indo: berangkat ke sekolah pake mobil babeh atau yg dibeliin pake duit babeh! tetep aja babeh2 juga...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA BERANGKAT KE KANTOR #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: berangkat naik kereta/bus kota. mobil cuma dipake saat acara keluarga atau yg bersifat mendesak aja.&lt;br /&gt;Indo: gengsi dooonk... masa' naik angkot?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA JANJIAN BERTEMU #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: ting...tong...semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.&lt;br /&gt;Indo: salah 1 pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur &amp; berkerak gara2 kelamaan nunggu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;# KETIKA BERJALAN DI PAGI HARI #&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Japan: orang2 pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke kantor/sekolah.&lt;br /&gt;Indo: nyantai aja cing...! si boss juga paling datengnya telat! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan bermaksud menjelek-jelekkan bangsa sendiri. saya pun sadar bahwa saya seorang Indonesia. tapi ini hanya sebagai bahan perenungan kita sebagai bangsa yang tentunya tidak mau terus terpuruk. Maju atau mundurnya suatu bangsa itu bukan dikarenakan sumber daya alam atau kecerdasan bangsanya semata, tapi lebih disebabkan oleh ATTITUDEalias sikapnya! bagaimana mau jadi juara kalau bersikap seperti pecundang? bagaimana mau jadi kaya kalau bersikap seperti orang miskin? di balik cerita ini semua, tentunya sangat banyak hal positif bangsa indonesia jika dibandingkan dengan jepang. tapi untuk apa membesar2kan semua itu jika hanya membuat kita besar kepala! terus-menerus dinina bobokan oleh ungkapan bahwa kita ini bangsa besar yg kaya sumber daya alamnya, tapi buktinya? jelas sekali bangsa ini ada masalah besar dalam hal ATTITUDE. makanya... ayo donk berubah!!! siapa lagi yang akan melakukan perubahan itu jika bukan dimulai oleh kita sendiri?! kapan lagi melakukan perubahan itu jika tidak dimulai sekarang juga?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6051106353895178095?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6051106353895178095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/perbedaan-indonesia-dan-jepang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6051106353895178095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6051106353895178095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/perbedaan-indonesia-dan-jepang.html' title='Perbedaan Indonesia dan Jepang'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-120706935331659640</id><published>2011-03-12T14:24:00.000+07:00</published><updated>2011-03-12T14:33:45.254+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Arti Sebuah Penantian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://billystovano.files.wordpress.com/2009/10/penantian1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 100px;" src="http://billystovano.files.wordpress.com/2009/10/penantian1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hujan  malam ini deras sekali. Titik-titik airnya seolah saling berkejaran menjadi yang pertama menyentuh kulit bumi. Bintang-bintang saja seolah takut hadir di langit yang gelap malam ini. Apalagi sang ratu malam itu dia sama sekali tak berani tampak. Mungkin takut dengan derasnya hujan yang tanpa pelangi itu. Aku terpaku di sisi jendela kayu ini. Masih di sini dan masih dengan satu penantian yang sama. Untuk dia yang pernah menitipkan janji kepercayaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jendelanya tidak kau tutup, Nak? Hujannya deras sekali,” itu suara Ibu dari balik daun pintu yang terbuka sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng dan sempatkan melempar senyum kecil ke arah sosok tua yang masih cantik itu. Dan sosok itupun kembali berlalu setelah melempar balasan senyumanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin memang tak terhitung sudah berapa kali menyuntikkan rasa dinginnya lewat kulit hingga tulangku. Aku hampir terasa menggigil, namun aku masih suka menatap hujan malam ini. Seperti aku. Ya, memang seperti aku. Setes air yang terhempas ke dasar bumi dan pecah menjadi bagian-bagian titik air yang lebih kecil, lalu menyebar. Seperti aku dengan sebuah penantian dan sebuah harapan yang sudah terpecah entah jadi apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetes bening ini, lagi-lagi tetes bening ini yang ikut menetes di derasnya hujan. Ini entah sudah musim penghujan yang keberapa. Aku masih di bawah jendela, dengan tatanan kamar yang sama sekali tak ada bedanya dengan dulu, saat dia titipkan sebuah janji itu. Aku masih di bawah jendela dengan sebongkah penantian dengan harapan yang sama, dia akan datang lagi dengan senyum yang sama. Semoga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Naida,” aku menoleh, ke arah suara yang memanggilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hei, Vara,” aku menggeser dudukku sambil memberinya ruang untuk duduk di sampingku. Sekarang aku tak lagi tertunduk duduk sendiri di bangku kayu taman ini, seperti setengah jam lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masih di sini? Masih menunggu sesuatu yang sama?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melempar bayangan tipis senyumku ke arahnya. Hampir tak tampak. Tanpa mengangguk mengiyakan Vara pasti sudah tahu jawaban yang mau ku sampaikan. Dia sangat mengenalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nai, ini sudah kali keberapa kamu duduk di sini? Masih betah menunggu? Tidak malu dengan daun akasia yang sudah beberapa kali bergati daun itu?” ia menoleh seolah menunjukan pohon tinggi di sampingnya. Dan Lagi-lagi aku hanya bisa singgungkan bayangan senyum tipisku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hhh…” dia mengehela napasnya, terdengar desahan malas di sana, “aku tahu, kamu selalu mengharapkannya. Padahal kamu sendiri tak pernah tahu kan bagaimana bentuk cinta yang dia titipkan itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku memang belum tahu. Tapi aku tahu aku punya harapan untuk mengetahuinya,” sempat terselip ragu di balik tiap kata yang ku ucapkan dengan nada pasti pada Vara sore ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Matahari saja sudah hampir lelah tersenyum di upuk barat, kamu belum lelah menunggunya? Sudah sangat sore, Nai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebentar lagi, mungkin di detik selanjutnya. Tapi aku tak akan lelah. Aku punya janji Vara, bukan hanya sebuah titipan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa tidak yakin lagi-lagi menggerogoti bagian dalam hati. Rasa takut dan ingin sembunyi masih betah terselip di dalam sisi tubuh. Otakku mulai menggigil terserang rasa dingin. Masih, masih dari satu sumber yang sama dengan kemarin. Bagaimana harus meminta rasa oleng dalam jiwa ini untuk angkat kaki dariku? Ke mana rasa yakin itu sembunyi? Kemarin aku masih bisa melihatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, lututku lemas lagi. Telinga masih mendengung banyak kalimat yang buat aku ragu. Otakku mendadak berputar. Mengapa beberapa kalimat Vara lagi-lagi seolah berhasil mengusir rasa yakinku untuk janji kepercayaan itu. Hm… Apa aku harus pura-pura tuli?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba juga, akhirnya matahari cantik yang baru nampak terbit di upuk timur sana seolah melihatku dengan tersenyum.  12 Januari 2009, jika aku tak salah menghitung mungkin ini sudah yang genap tahun ke enam setelah kejadian itu. Dia berpamitan denganku di sini, di rel kereta tua ini. Penjaga rel yang juga tak kalah tuanya, rambutnya hampir memutih semua namun kesetiannya masih tetap kokoh untuk menjaga beberapa nyawa yang bergantung padanya. Seolah tak tampak sedikitpun keluh lelah di lipatan wajahnya. Bapak tua itu, Pak Pramono selalu tersenyum tiap melihatku berdiri di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tak terasa sudah enam tahun ya, Nai?” sosok tua itu berjalan sangat pelan dan hati-hati menghampiriku dan berdiri di sampingku. Menemaniku. Senyumnya mengembang manis dari bibir dan kerutan wajahnya yang renta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiranku kian melayang, aku tak mampu menjawabnya. Teralu sakit di dalam sini, bagian hati terdalam. Dimas, dia kekasihku enam tahun silam dan untukku masih sampai saat ini dia tetap kekasihku. Dia pergi, lambaian tangannya dan wajah tak relanya untuk meninggalkanku enam tahun lalu masih ku ingat dengan baik. Dan sebuah janji yang ia katakan sambil berbisik padaku, “tunggu aku di musim penghujan berikutnya. Aku akan kembali untuk menemuimu lagi nanti. Aku tahu kau pasti menungguku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi entahlah, ini sudah musim penghujan keberapa, apa masih harus menunggu yang berikutnya lagi? Kadang aku jenuh, tapi teringat janji dan titipan kepercayaannya itu aku kembali menanti. Menanti, dan tak pernah tahu hingga musim penghujan yang mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa kereta dari Jakarta belum tiba hari ini, Pak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Pramono menggeleng sambil tersenyum, “beberapa menit lagi mungkin,” katanya dengan selipan senyum kagum yang masih mengembang, “masih menunggu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk sambil kembali menatap kosong ke arah rel panjang ini. Dia akan datang? Itu selalu jadi pertanyaan yang mejelma menjadi doa dalam tiap detak jantung dan denyut nadiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum datang juga yang aku tunggu. Matahari makin meninggi, sinarnya makin tajam merajam ke dasar kulit. Sudah hampir siang. Pak Pramono bilang akan ada keterlambatan kedatangan kereta hari ini. Entahlah apa sebabnya. Apa alam tak mendukungku? Tak menghargai bagaimana aku berusaha tetap dalam penantian? Tak berusaha melihat titik tulus yang selalu ku selipkan dalam mataku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masih menunggu? Menanti hal yang sama?” sosok tak ku kenal itu bertanya tanpa matanya menatap mataku. Matanya menatap lurus ke arah rel itu, sama sepertiku beberapa menit lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa Anda?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku juga Si penanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengernyit heran, sungguh tak mengerti maksud pria di sebelahku. Tampaknya dia seumur denganku mungkin satu atau dua tahun di atasku. Matanya bulat dan tajam, seolah telah lama mengamati sesuatu. Pandangannya tenang dan lurus seolah memang seorang penanti yang sangat setia. Rambutnya hitam dan berkilau jika tak sengaja sinar matahari menyentuh helainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau tahu, kadang setia justru menyakitkan?” matanya benar-benar tajam, menembus bagian yang tak ku tahu dalam perasaan tak mengerti dan ingin tahuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengangkat bibirnya sepersekian senti setelah tak dapat jawaban apa-apa dariku. Aku menggeleng masih tak mengerti apa-apa maksudnya. Bahkan kamipun belum sempat bertukar nama, hanya semapat bertukar pandang yang sama sekali tak menerangkan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus saja menanti. Jangan takut, karena kau tak sendiri.” dia tersenyum langkahnya pelan dan meninggalkanku yang belum berhasil keluar dari labirin otakku sendiri. Siapa dia? Pertanyaan itu memaksa untuk terselip di sudut hati dan pikiranku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku meninggalkan bayangan yang makin menjauh itu. Sebuah kereta berhenti tepat di depanku berdiri sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kah kereta dari Jakarta itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayunan tua dari besi yang telah berkarat. Mungkin ia renta karena waktu. Air hujan dan panas terik matahari yang bergantian menyentuhnya membuatnya makin renta. Dulu aku sering di sini dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nai,” Vara menepuk lembut pundakku, “lalu bagaimana lanjutan percakapanmu dengan laki-laki misterius itu?” dia duduk di sampingku, di ayunan tua ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangkat bahuku malas, “aku tak mengerti tentangnya, sungguh kata-kata yang keluar dari mulutnya hanya membuatku bingung dan semakin terjebak dalam rasa penasaran yang panjang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sungguh?” matanya menyipit seolah mencari sesuatu dari dalam mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengangguk dan Vara menanggapinya dengan tawa tanpa suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu tidak bertanya namanya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mm… sekedar tahu, ketimbang kamu penasaran,” tawanya makin melebar, dan keningku makin mengerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah, aku tak peduli.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mungkin yang benar itu, kamu belum peduli,” Vara berbisik pelan di telingaku, seolah tak rela jika rumput-rumput di sini ikut mendengarnya. Tapi lagi-lagi aku tak mengerti apa yang Vara katakan. Seperti masuk labirin otak yang baru. Padahal aku belum bisa menemukan pintu keluar dari labirin otak yang di buat laki-laki tak dikenal itu kemarin dan sekarang Vara justru membuatkan labirin otak yang baru untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kemarin sampai sore, sampai keretanya kosong, aku tak juga menemukan sosok Dimas di sana,” aku menunduk dan menggerakakan ayunan lebih cepat mengikuti irama angin yang juga makin cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hhh…” helaan napas malas Vara tertangkap telingaku, “lagi? Lagi-lagi kamu menunggu untuk satu penantian itu? Nai—”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Vara, apa kamu tak mengerti?” aku cepat-cepat memotong kata-kata Vara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku mengerti, aku sangat mengerti. Tapi sebenarnya kamu yang tak mengerti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Vara, aku tak mau kita berdepat tentang hal ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku tak pernah mengajakmu berdebat. Aku hanya mau mengingatkanmu sekali lagi. Tentang Dimasmu itu. Dimasmu yang meninggalkan desa sempit di Surabaya ini untuk satu kemegahan di kota Jakarta sana. Itu yang kamu bilang titipan kepercayaan? Kamu mana tahu dia di sana sedang apa? Apa dia juga memikirkanmu di tiap detak jantungnya seperti kamu yang selalu selipkan namanya di tiap denyut nadimu? Apa kamu tahu itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menggeleng lemas dan menundukan kepalaku ke bawah. Tampak rumput-rumput yang seolah tengah menari mengikuti alunan melodi lembut dari angin yang berhembus. Mereka menari, tapi hatiku sama sekali tak bisa bergerak. Kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nai, mungkin ini sudah waktunya,” Vara mengeluarkan sebuah amplop merah dari sakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Waktu untuk apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk kamu membacanya. Dulu aku sudah sempat ingin memberikannya, tapi Ibumu melarangku. Takut kamu hancur katanya. Entahlah, tapi ku pikir kamu justru akan semakin hancur jika lebih lama lagi tak mengetahuinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan tanganku bergerak untuk melepas pita merah muda dari amplop merah marun itu. Tanganku agak bergetar, dan jantungku seolah tak mau berdetak mengikuti alunan lembut melodi angin lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Napasku tertahan. Terasa berat saat memabaca kertas putih di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga Andrea Subagyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimas Bagas Persada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 10 maret 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah, aku tak sanggup lagi melanjutkan membaca secarik kertas itu. Air mataku tumpah dan jantungku serasa berlari dari dalam rongga dadaku. Hatiku, entah, aku justru tak dapat lagi merasakannya dalam jiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nai,” Vara menatapku, matanya mengisyaratkan kecemasan yang luar biasa, kadang terselip perasaan menyesal dalam nada suaranya. Aku masih belum bisa menjawab apapun. Aku makin dan semakin kaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daun-daun kering itu seolah mengikuti aku berlari. Titik air dari langit itu seolah tertawa melihatku basah air mata. Aku  masih menatap langit itu yang semakin gelap. Bintangpun tertidur di sana. Rembulan ikut sembunyi, seolah takut ku minta bantuan. Sekarang titik air langit itu merembas masuk ke dinding perasaan. Aku teriak, tapi semua seolah tertidur. Aku cuma bisa menutup mata. Tersenyum kecut dalam hati. Lalu bergumam, kalut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkahku terhenti di rel kereta tua ini. Di sini enam musim penghujan ku habiskan. Malam ini pun hujan tak mau kalah deras dengan air mataku. Aku sudah basah, entah karena air mata atau tetes air malaikat itu. Lagit tertawa atau justru tengah ikut berduka. Hari ini sungguh pahit. Walaupun matahari telah berganti bulan, aku masih belum bisa melupakan kejamnya isi amplop merah marun berpita merah muda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tetap tunggu aku di sini. Tunggu hingga aku pun dapat menyentuh langit itu. Tetap tersenyum dari sini. Tunggu hingga aku bisa membalas senyum itu lagi. Jangan hilang bersama pelangi itu. aku ingin kau tetap sebagai langitku, bukan pelangi sehabis hujan, lalu pergi karna takut dengan waktu. Percaya padaku, kita pasti bisa kalahkan waktu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat itu terus berputar dalam otakku berkali-kali mendengung dalam telingaku. Aku berharap tuli sekarang! Enam tahun lalu, kalimat itu ia bisikkan padaku, ia yakinkan padaku, hingga aku menganggapnya sebagai sebuah titipan akan janji kepercayaan. Di sini, di rel tua ini, di bawah pelangi warna-warni selepas hujan pagi itu. Dia memintaku menjadi langitnya tapi dia juga yang mengubah dirinya menjadi pelangi untukku. Pelangi sesaat yang hanya tinggal terbingkai kenangan. Rel tua ini, dinding-dinding tua ini dan angin yang mungkin sempat hilir mudik di sini sejak enam tahun lalulah yang telah membingkai kisahku dengan kenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku letih dengan dunia. Penat mencekik semua uratku malam ini. Ingin berlari tapi mendadak lumpuh. Ingin teriakpun sekarang aku seolah bisu. Hanya bisa mendengar dengungan tajam yg menghujam hingga jantung, masih dengungan yang sama. Aku letih, otakku serasa bobrok ke kaki, dan detak nadi ini mulai mati rasa. Lagi?  Mungkin butuh duduk sejenak. Aku sudah sangat cukup menanti, menanti untuk senyumnya. namun  ternyata ia tak mengerti. Hingga kini aku letih sendiri. Menunggu ujung yang katanya indah itu, ternyata tak lebih dari sepotong mimpi besarku saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Naida, kau tak kan temukan pelangi di malam hari walaupun kau tunggu hujan ini hingga berhenti,” paying putihnya mencegah tetes air malaikat itu menembus kepala hingga otakku lagi. Mataku menengadah ke atas, meyakinkan benar-benar ada yang menghalangi tetes air malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau lagi?” aku menoleh ke sosok yang berdiri di sampingku. Mungkin mataku masih sembab, akan tampak berbeda dengan matanya yang bulat dan tajam itu. Suarakupun masih terdengar sangat bergetar, berbeda dengan suaranya yang terdengar lembut dan menenangkan, walau aku belum seutuhnya mengerti arti kalimatnya. Apa dia akan mengajakku ke labirin otak itu lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada seulas senyumpun darinya untuk menjawab pertanyaanku, dia hanya diam sambil memayungiku. Entahlah, apa maksudnya. Kami sama-sama tenggelam dalam samudra diam masing-masing. Bebrapa dengungan kasar petirpun tak sanggup mengusik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau tahu namaku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia masih diam. Hhh… terlalu sepi untuk malam ini. Biarlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah bercat putih bersih, pilar-pilarnya nampak kokoh dengan warna senada. Aku terpaku di depan bangunan cantik nan megah ini aku tertunduk lemas. Kakiku terasa tergetar, dan seluruh tubuhku kaku, aku tak mampu melangkah kedalamnya. Vara ada di sampingku, dia yang mengajakku ke sini. Menantang maut? Ribuan kali hatiku bertanya pada jiwaku sendiri. Ini rumah kediaman Dimas. Vara yang mengatakannya padaku bahwa Dimas sedang berkunjung ke rumah orang tuanya di Surabaya sudah satu minggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayolah Nai, mau sampai kapan diam? Kita temui penghianat perasaanmu itu. Kalau perlu leadakan saja semua kemarahanmu jangan hanya kamu pendam sendiri atau kamu akan meledak tanpa ampun suatu hari nanti.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok berkemeja putih keluar dari balik pintu yang belum sempat kami ketuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Naida? Vara?” senyum laki-laki itu mengembang sempurna, tak ada yang berbeda sejak enam tahun silam aku terakhir melihatnya. Hanya statusnya yang suami orang mungkin yang berubah sekarang, “ayo, silahkan masuk dulu,” Dimas membukakan pintunya lebar-lebar seraya mempersilahkan kami berdua masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak, terimakasih. Kami tak akan lama, hanya Naida ingin mengungkapkan rasa letihnya akan penantian yang ternyata sia-sia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kening Dimas berkerut. Detak jantungku makin berada jauh di atas normal. Aku tak sanggup menatap matanya sekarang. Padahal mata itu selalu ku tunggu setiap musim penghujan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh iya, kalian tidak datang saat hari pernikahanku di Jakarta tahun lalu? Ada apa? Padahal aku sangat menunggu kehadiran kalian,” Dimas mengatakannya dengan sangat tenang seolah dia tak sedikitpun merasa bersalah telah membuang semua titipan yang dia titipkan sendiri. Janji kepercayaan itu. Ah, dia tak merasa ada seikat dosa yang membelitnya karena menghapus janjinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku…” aku masih berusaha merangkai satu kalimat untuk menjawabnya, tapi seolah semua kata-kata tertahan di tenggorokanku. Ah, aku kehilangan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalian sudah ku anggap sebagai adik sejak dulu, tetapi justru tak ada saat satu hari sakral untukku itu,” tawa Dimas masih mengembang dan melempar semua perasaan yang ku simpan enam tahun ini jauh-jauh. Akupun ikut terlempar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa iya? Jadi… jadi selama ini hanya aku yang merasa? Aku telah salah mengartikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore inipun langit terasa sangat mendung padahal senja masih jauh. Di depan rel itu aku berdiri lagi. Sekarang tanpa sebuah penantian. Penantiannya sudah hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berhenti sampai disini! Percuma bertumpu pada harapan kosong itu. Lihat di ujung sana ada cahaya matahari yang sesungguhnya tengah menatapmu. Masih mau menunggu dan memegang kebohongan yang kau bilang janji itu? Sungguh, dia tak lebih dari bangkai busuk, sampah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Vara…” aku menggenggam tangan Vara untuk menenangkannya. Aku tak tahu lagi bagaimana harus meyakinkan Vara. Aku sungguh merasa Dimas tak salah apa-apa hanya aku yang salah mengartikan titipan janjinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menolehlah ke sekitarmu Naida,” Vara melepas genggaman tanganku dan menunjukan jari telunjuknya lurus ke bangku tua di ujung rel sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia…” hatiku seolah ikut menunjuk sosok itu dengan debaran yang belum aku mengerti. Lembut tapi cukup menyesakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namanya Dewa. Masih mau membuatnya menunggumu? Kamu tahu Nai, menunggu kadang melelahkan jika akhirnya tak indah, bukan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bukan aku lagi yang menunggu di sisi rel kereta tua ini. Tapi seolah sudah tercipta janji yang sebenarnya belum pernah terucap dari lidah. Jika rona senja mulai tersenyum, saat itu matahari mulai letih dan bulan siap menggantikan tugasnya menghias langit, saat itulah ku anggap jeda waktu. Aku melangkah dengan debaran jantung yang sama, lembut tapi cukup menyesakkan. Rasa sesak yang cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sana tampak sosok yang menungguku, matanya menatap lurus ke arahku yang makin mendekat ke arahnya. Matanya menembus bagian mata mendekat ke arah dalam jantungku. Tanpa suara tapi aku seolah tahu dia menyapaku dari jauh. Hm… matanya bilang begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa lagi? Masih mau mengajakku berputar di labirin otak buatanmu lagi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok yang menggenggam lembut tanganku itu menggeleng, “bukan labirin otak buatanku, tapi labirin perasaan buatan kita yang aku sebut itu cinta, kau mau?” aku mengangguk pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Dimas hanya sekeping bagian dari kisahku, tanpa dia sepotong kisahku takkan sempurna, tanpa dia akupun takkan mengerti apa itu penantian. Menunggu, letih, kalut, yang sebenarnya adalah mencari tujuan dan membungkus harapan dengan kertas merah muda. Sungguh, aku tak menyesal pernah mengenalnya dan jadi penanti di tiap penghujan. Tapi Dewa, dialah arti penantian yang sebenarnya. Tulus dan tanpa batasan waktu. Saat langit menangis atau tertawapun kami akan tetap saling menanti dan menjaga langit kami bukan menunggu pelangi. Aku rasa aku sudah dapat tujuan dari penantian yang sebenarnya dan sebentar lagi harapan itu juga akan ku bungkus dengan kertas merah muda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-120706935331659640?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/120706935331659640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/arti-sebuah-penantian.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/120706935331659640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/120706935331659640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/arti-sebuah-penantian.html' title='Arti Sebuah Penantian'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6871747511544607123</id><published>2011-03-12T14:03:00.000+07:00</published><updated>2011-03-12T14:18:29.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Djarum Black'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Meetup bulanan Beleter</title><content type='html'>Udah lama gak ngumpul-ngumpul sama ni komunitas karena kesibukan di dunia nyata dan kuliah. Akhirnya hari ini kembali bertemu dengan teman-teman dari komunitas blogger anda netters pontianak. Dulu komunitas ini paling banyak yang datang kalau ngumpul itu sekitar 4 orang aja, eh tapi sekarang beda banget lebih dari 8 orang yang datang. alhamdulillah komunitas ini semakin berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BELETER/ Blogger And Netters Pontianak, adalah sebuah komunitas blogger dan penguna setia internet dipontianak khususnya. Komunitas yang dicetuskan oleh 7 orang dari pontianak ini telah banyak berkembang dan telah banyak menghasilkan prestasi bagi komunitas ini. Tahun lalu Beleter melalui Irhamna memenangkan Bloggers Borneo Awards mengalahkan blogger dari negara-negara di Asia tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini acaranya cuma kumpul-kumpul aja, banyak anggota baru, kita berharap komunitas ini makin maju kedepannya. amiiiiin.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6871747511544607123?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6871747511544607123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/meetup-bulanan-beleter.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6871747511544607123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6871747511544607123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/03/meetup-bulanan-beleter.html' title='Meetup bulanan Beleter'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-3749668453198984507</id><published>2011-02-25T09:28:00.000+07:00</published><updated>2011-02-25T09:30:12.401+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Setetes Air Langit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_26p_ptrFE2Y/TSiAEYK8UOI/AAAAAAAAAck/sqoHXikGZjk/s400/tetes-air.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 384px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_26p_ptrFE2Y/TSiAEYK8UOI/AAAAAAAAAck/sqoHXikGZjk/s400/tetes-air.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sore itu,mendung terlihat lebih kelabu  dari biasanya.Aku mendengarkan penjelasan guru Les Bahasa Asingku sambil menatap jengkel ke luar jendela.Hujan…Aku benci hujan. Aku benci saat aku harus mendengar gemericik air jatuh dari langit. Rasanya,hujan selalu menyebalkan bagiku.Aku terpejam sesaat,merasakan dinginnya udara. Daun jendela disebelah tempatku duduk sepertinya sengaja dibuka,membiarkan angin dari luar masuk kedalam ruangan yang sebenarnya sudah ber AC. Kembali aku menatap nanar keluar jendela. Ya,hujan memang selalu menyiksaku. Menyiksa dan memaksa otakku memutar lagi kejadian pahit masa lalu.Memaksa dan menyeretku untuk berdiri lagi ditempat dimana aku harus menyaksikan orang yang berharga dalam hidupku lemah tak berdaya.Dimana hujan merenggut dengan paksa adik yang ku sayangi.Sekali lagi,kejadian itu perlahan-lahan berputar dalam ingatanku.Tiba-tiba daun jendela terbanting keras dan bersamaan dengan bunyi gemuruh petir.aku tersadar dari lamunan masa laluku.Bel pulang telah berbunyi,aku segera bangkit dan berjalan keluar kelas. Berusaha meloloskan diri dari jeratan bayangan masa lalu. Di teras,aku terpaku sesaat. Melihat hujan yang sepertinya semakin deras. Aku menghampiri bangku kayu yang sengaja di taruh di teras untuk menunggu. Mataku menerawang jauh.          “Kak..payung Kak?” aku terlonjak kaget. Tiba-tiba seorang gadis kecil berdiri didepanku. Kulihat dia,seluruh tubuhnya basah. Di tangan kanannya terdapat sebuah payung,sedangkan tangan kirinya memegang payung untuk dirinya sendiri.          “Mau payung Kak?” Dia mengulangi pertanyaanya sambil menyodorkan satu payung dari tangan kanannya.Aku menggeleng. “Tidak…terimakasih”Ia melangkah  meninggalkanku. Kupandangi punggung gadis kecil itu yang semakin menjauh berjalan ditengah hujan. Sedikit tersentuh aku melihatnya. Walaupun prihatin,tapi aku kadang-kadang juga sebal dengan pengojek payung yang kebanyakan anak-anak itu. Pasalnya,beberapa dari mereka,menawarkan jasa payung dengan tidak sopan. Menarik-nari baju atau mengejar dan sedikit memaksa.          “Non Rere…” lagi-lagi Aku tersentak. Tak menyadari kehadiran Bang Maman,sopirku.          “Mari pulang Non…” katanya sambil menunduk-nunduk dan menyodorkan payung kearahku.Aku mengangguk. Sambil sedikit berlari kearah mobil.  Sepintas aku melihat gadis kecil tadi berdiri dibawah pohon didepan tempat Lesku. Masih dengan pakaian yang serampangan dan tubuh basah kuyub,namun matanya memancarkan suatu kebahagiaan. Ya,kebahagiaan ditengah hujan.***Aku memilih beristirahat dibawah pohon akasia di taman kota. Ku keluarkan sebotol air mineral dari dalam tasku. Hari ini,sengaja aku berjalan dari sekolah ke rumah. Bukan apa-apa,hanya saja Bang Maman sakit,jadi kubiarkan dia beristirahat di rumah. Selain itu juga karena aku merindukan masa-masa  SD dulu,dimana aku bisa berjalan dari rumah kesekolah sambil menikmati dunia yang dulu tak seperti ini,tak sepenat ini.Kuteguk lagi air dalam botol mineralku.          ‘‘Boleh minta,Kak?”Aku mendongak kearah suara. Gadis kecil itu lagi. ia memandang dengan sorot lembut kearahku. Sesaat aku bingung dengan kelakuannya yang sok akrab. Kusodorkan botol air mineral kepadanya. Segera ia menerima dan meneguknya hingga habis.          ‘‘Maaf Kak,habis” katanya sambil tersenyum.          “gak apa..masih banyak dirumah” kataku.Aku menepuk-nepukkan tanganku di sampingku,menyuruh dia untuk duduk.          “Adek..yang kemaren kan?” ia mengangguk.          “mana payungnya?” kataku sambil tersenyum dan menunjuk langit yang siang ini terlihat cerah.Ia tertawa. “ngojek payung biar gak kepanasan ya Kak..”katanya.Kuperhatikan lagi bajunya,banyak bagian yang sobek dan dijahit dengan asal.Ia menjulurkan tangannya.          “ Eva” katanya memperkenalkan diri sambil tetap menyunggingkan senyumnya yang ternyata sangat manis.          “Renata. Tapi bisa dipanggil,Rere” katakuAku berbincang-bincang dengannya beberapa saat,ternyata dia anak yang cerdas dilihat dari caranya berbicara. Bahkan aku bisa tertawa lepas sambil menimpali gurauan Eva yang membuat perutku sakit. Sesekali kulirik rambutnya yang memanjang itu terhempas seirama tiupan angin dibiarkan terurai begitu saja namun terlihat sangat halus dan natural, rambut yang indah untuk ukuran seorang gadis pengojek payung yang gemar berkutat dengan hujan.Kini aku tau,Dia adalah seorang anak yatim piatu yang sekarang tinggal di sebuah panti asuhan. Ibunya telah lama meninggal saat ia berumur satu tahun,sedangkan ayahnya meninggal dalam kecelakaan tiga tahun lalu.Yang mengenaskan,panti asuhannya terancam tutup,karena banyaknya hutang dan tidak adanya biaya dari pemiliknya. Untuk membantu ibu asuhnya,ia mencari uang dengan mengojek payung. Saat kutanyakan berapa hasil dari mengojek payung,dia menjawab dengan terkekeh,          “ ngojek payung gak bakal bisa bikin kaya Kak..gak tentu juga bisa bikin kenyang. Hasilnya..ya bikin basah..” aku kembali tertawa mendengar perkataanyya.Dilihat dari postur tubuh dan wajahnya,dia kira-kira berusia sembilan tahunan. Sama seperti usia adikku, jika ia masih ada. Karena merasa nyaman bersamanya,aku sepakat bertemu lagi untuk berbincang-bincang lagi dengannya. *** Februari,bulan yang basah. Bulan yang menyebalkan bagiku,namun tidak bagi Eva. Baginya,hujan adalah sebuah anugerah terindah selain hidupnya.Entah kenapa,dia begitu menyukai hujan,terlepas dari profesinya.Aku masih termenung dibawah pohon akasia,ditempat dimana aku bertemu dengan gadis kecil yang ia sebut dirinya sebagai Eva.Kubiarkan rintik-rintik air menerpaku.“Kak…” Eva duduk disampingku sambil menyandarkan punggungnya di pohon. Kupandangi rambutnya yang mulai basah karena rintik hujan. Dia hanya diam sambil terus menatap gerimis. Tiba-tiba ia bangkit,mengambil dua payungnya yang tergeletak ditanah. Satu ia pegang,dan satunya ia berikan kepadaku.Ia menarik lenganku,mengajakku menembus gerimis yang sebentar lagi akan menjadi hujan. Aku masih terdiam ditempatku.” aku tak suka hujan..” katakuIa tersenyum,lalu menarik tanganku lagi. Kali ini aku tak menolak.Eva membawa payung,namun tak menggunakannya.          “ kenapa tak kau pakai payungmu,Eva?” tanyaku.          “ payung ini?? sudah  kadaluarsa kak..” jawabnya sambil menyodorkan payung itu dan tertawa. Aku ikut tertawa mendengarnya. Bisa kulihat jika payung yang ia bawa itu berlubang di beberapa bagian. Bahkan sebenarnya sudah tak layak pakai dengan pegangan yang telah berkarat itu.          “ bagaimana tentang panti asuhan itu?” aku bertanya kepada Eva yang sedang berlari-lari kecil menyusuri trotoar dan sesekali meninggalkanku dibelakangnya.Ia berhenti sejenak,” Entahlah..” jawabnya singkat. Lalu kembali berlari melompati kubangan air.Saat melihatnya,terbesit rasa prihatin dalam hatiku. Hey,bukankah ayahku seorang pengelola panti asuhan juga?? Kenapa aku bisa selupa ini. Mungkin saja aku bisa membantunya untuk pindah ke panti asuhan yang ayah kelola.Hanya saja,ayah begitu sibuk,hampir tak pernah aku mendapatkan waktu bersamanya. Bahkan sekalipun tak pernah ia bercerita mengenai panti asuhan itu,kalau bukan Bang Maman yang cerita,aku juga tak akan tau.Aku berlari meyusul Eva.          “ Bagi kami..hujan itu anugerah…” katanya sambil memandang sendu kearah segerombolan anak-anak yang berlarian ditengah hujan. Dan ketika kuperhatikan,mereka semua adalah pengojek payung.Hatiku seperti tersengat sesuatu yang membuatnya pilu. Entah,kemana saja aku selama ini hingga tak tau kalau ditengah keramaian dan kemewahan ibu kota ini masih ada anak-anak yang seperti itu. Hampir saja air mataku menetes melihatnya.          “ hey kak..jangan salah dulu. Kami semua ini bahagia,kami bahagia saat harus berlarian ditengah hujan. Bahkan suatu anugerah bagi kami..” Eva yang sepertinya tau kesedihanku menepuk bahuku pelan.          “ hujan itu indah bukan Kak? Lantas,kenapa kakak begitu membencinya?”Aku menerawang jauh,kembali mengingat masa lalu yang sebenarnya setengah mati ingin ku buang.“ adikku….Reno,mungkin kalau dia masih ada,ia seusiamu. Laki-laki kecil yang pemberani. Begitu menyukai hujan,seperti kamu yang juga menyukai hujan…” aku tersenyum kecut. Eva memperhatikanku.“ dia,suka sekali berlarian ditengah hujan. Bermain-main saat gerimis datang.. baginya,hujan adalah sebuah kebahagiaan yang jatuh dari langit..”Sejenak terlintas dalam ingatanku,wajah Reno yang begitu ceria saat hujan datang.Aku kembali bercerita,” tapi..hujan juga yang telah merenggutnya dari dunia. Saat dia bermain didepan rumah,hujan yang begitu deras membuatnya jatuh dan terperosok kesungai. Tidak ada yang tau,dan dua hari kemudian mayatnya ditemukan disungai itu..” aku masih menahan air mataku.          “ Bukan hujan Kak..tapi takdir.” Kata Eva.          “Andai kakak tau betapa indahnya hujan..betapa bahagianya kami diantara air yang jatuh dari langit itu” lanjutnya.Sejenak aku berfikir. Mungkin benar apa yang dikatakan gadis keil ini,mungkin juga memang takdirlah yang telah membawa adikku pergi,bukan hujan.Hari itu,untuk pertama kalinya aku tersenyum diantara hujan. **** Sengaja untuk hari ini aku tak menemui Eva. Setelah pulang dari sekolah,aku langsung sibuk dengan payung-payung yang ku beli tadi.Aku bukan ingin berali profesi menjadi seorang pengojek payung,hanya saja ini kupersiapkan untuk gadis kecil dan teman-temannya yang selalu berkutat diantara hujan itu.Tinta lukis yang telah kusiapkan,kini berada ditanganku. Aku mulai melukis diatas payung itu satu persatu. Kebetulan aku sangat suka melukis dan sempat mendapatkan beberapa penghargaan dari bakatku ini.Ada berbagai gambar disana. Kupikir,payung-payung ini akan berguna bagi mereka. Karena kemarin kulihat payung mereka sudah usang.setelah semua selesai kulukis,kusuruh bang Maman memasukkan payung-payung itu ke mobil.Hey,apa kalian tau? Semalam aku merundingkan masalah panti asuhan itu pada ayah,dan ternyata dia setuju menjadi donatur untuk panti asuhan itu.Baiklah,ada dua kejutan disini.Pertama,payung yang kubuat khusus untuk para pahlawan hujan itu,yang tentunya Limited edition.Dan kedua,panti asuhan mereka akan selamat dari kejaran para rentenir gila itu.Aku bersiap untuk segera meluncur ke panti asuhan,setelah menyempatkan diri melirik kaca untuk melihat penampilanku,aku segera menuju mobil dan pergi kesana.          “ udah sampai Non” kata bang Maman sambil melirik kearah bangunan yang cukup tua tapi masih terawat rapi.Ada papan yang bertuliskan “Panti Asuhan Kasih Bunda” di depan pagar besi yang telah berkarat. Aku segera turun dan masuk kehalaman. Kulihat banyak anak kecil yang bermain disana. Mereka sejenak menghentikan aktivitasnya dan melihat kerahku. Aku tersenyum dan mereka membalasnya.          “ kak Rere?” seseorang dari dalam rumah memanggilku,dan setelah ia keluar ternyata itu Eva.Aku tersenyum.          “ apa yang membuat kakak mau datang kesini? “ tanya Eva sambil memperhatikan bungkusan besar yang kubawa.          “ ini..cobalah kau lihat dan kau bagi dengan temanmu” aku menyodorkan bungkusan itu. Ia membuka dan mengintipnya. Lalu mengeluarkannya satu persatu.          “ waahh..bagus sekali kak” ia melihat payung itu takjub.Aku tersneyum puas melihat ekspresinya.          “ siapa Va? “ seorang ibu-ibu setengah baya keluar,mencoba melihat apa yang terjadi.          “ ibu…saya Rere.” Aku memperkenalkan diri.Setelah itu kami berbincang-bincang. Membicarakan masalah panti asuhan yang akan ditutup ini. Kutawarkan bantuanku,ternyata ibu yang bernama Hera itu sangat senang. Ia memelukku erat ambil meneteskan airmata bahagia.          “ sudah ku bilang,hujan itu anugerah kan Kak…” kata Eva sambil menerawang jauh melihat hujan diluar panti. Aku mengangguk          ‘’ hujan yang mempertemukan kita,hujan yang membuat kakak tau bahwa begitu banyak keindahan yang belum kakak mengerti”Aku melihat gadis kecil disampingku itu. Aku kagum juga padanya,seorang anak sembilan tahun yang telah mengerti tentang hidup lebih dari yang kumengerti.Bibirnya melengkung keatas,ia tersenyum. Dan itu manis sekali.          “ hujan yang membawa kakak kemari,dan hujan yang membuat kakak sadar bahwa Reno pergi karena takdir”Aku melihat kagum kearahnya. Kupeluk dia,erat sekali.Dan kini,hujan tersenyum padaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-3749668453198984507?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/3749668453198984507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/02/setetes-air-langit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3749668453198984507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3749668453198984507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/02/setetes-air-langit.html' title='Setetes Air Langit'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_26p_ptrFE2Y/TSiAEYK8UOI/AAAAAAAAAck/sqoHXikGZjk/s72-c/tetes-air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1547813221364284965</id><published>2011-01-10T17:08:00.000+07:00</published><updated>2011-01-10T17:18:19.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>9 Mitos Kesehatan yang Keliru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.ok.gov/strongandhealthy/images/OK%20Health%20Logo.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 140px;" src="http://www.ok.gov/strongandhealthy/images/OK%20Health%20Logo.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sore manis,&lt;br /&gt;sore-sore bosan sendirian dirumah, mau makan gak ada lauk, baiknya nulis lagi deh. nih TS ada baca-baca ternyata selama ini salah mengenai kesehatan, gak tanggung-tanggung ada 9 mitos kesehatan yang ternyata keliru. Apa aja itu? eits sabar dulu, kita lihat satu persatu apa mitos kesehatan yang keliru itu.. ini dia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Membaca dalam gelap merusak mata Kamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda dinasihati agar tidak membaca dalam gelap karena dapat merusak mata? Membaca dalam kegelapan hanya akan melelahkan mata tetapi tidak merusak mata kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Jantung ada di sebelah kiri dada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap orang bila ditanya di mana letak jantung maka akan memegangi dada sebelah kiri. Ini adalah pemahaman yang salah. Jantung terletak hampir di tengah-tengah dada kita, tersimpan aman di belakang rongga dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Stress dapat membuat rambut beruban dalam semalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti memang menunjukkan bahwa stres dapat mempercepat rambut beruban. Seseorang yang mengalami ketegangan dan kesedihan dalam waktu lama dapat lebih cepat memiliki rambut beruban. Namun, prosesnya tidak dalam satu malam. Proses perubahan warna rambut menjadi abu-abu terjadi secara bertahap. Pola perubahan warna biasanya bersifat genetik, ada rambut yang tetap hitam ada juga yang berubah abu-abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Cara terbaik menjadi langsing adalah makan sesedikit mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda makan sangat sedikit, berat badan Anda akan turun cepat, yang tampaknya sangat efektif. Tapi dalam jangka panjang hal itu buruk bagi kesehatan maupun berat badan Anda. Jika Anda makan terlalu sedikit, Anda akan kekurangan vitamin dan mineral sehingga lemah dan lelah. Tubuh Anda akan kekurangan energi yang diperlukan dan akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar lemak otot. Metabolisme tubuh juga melambat, karena massa otot berkurang membuat pembakaran lebih lambat. Tubuh Anda menjadi sangat efisien. Bila Anda kemudian putus diet dan makan lebih banyak (mayoritas orang melakukannya), maka kombinasi efisiensi dan asupan kalori berlebih akan membuat berat badan Anda cepat naik kembali. Seringkali berat Anda lebih dari sebelumnya. Ini sering disebut efek yoyo. Cara terbaik menjadi langsing adalah dengan program bertahap yang mengkombinasikan penurunan asupan kalori dan peningkatan pembakarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;5. Cara terbaik mengatasi cegukan adalah meminum air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara medis, tidak ada bukti efektivitas meminum air atau menahan nafas dalam mengatasi cegukan. Sebaliknya, menurut rekomendasi lama dari New England Journal of Medicine (1971), menelan sesendok butiran gula pasir justru lebih efektif. Menurut studi itu, taktik ini berhasil menghentikan cegukan pada 19 dari 20 pasien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Kedinginan membuat Anda rentan terkena flu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penelitian pernah dilakukan di Common Cold Research Unit, Salisbury, Inggris, di mana sekelompok relawan diinokulasi dengan virus selesma yang didekatkan ke hidung mereka. Setengah kelompok ditempatkan di ruangan yang hangat sedangkan sisanya mandi dan basah kuyup selama setengah jam, kemudian berpakaian tapi memakai kaus kaki basah selama beberapa jam lagi. Kelompok basah tidak terkena flu lebih banyak daripada kelompok kering. Kesimpulan: kedinginan tidak memengaruhi sistem kekebalan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Susu hangat membuat anak mudah tertidur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susu mengandung sedikit tryptophan, sejenis asam amino yang berefek memudahkan tidur. Namun, Anda perlu bergalon-galon susu untuk merasakan efeknya. Bila Anda mendapati anak Anda jadi mudah tertidur setelah minum susu, sebenarnya rutinitasnyalah yang membantu anak menjadi tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;8. Kita hanya menggunakan 10 persen otak kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah studi pencitraan otak telah menunjukkan bahwa tidak ada satu wilayah pun di otak yang benar-benar diam atau tidak aktif. Pencitraan otak secara rinci telah gagal mengidentifikasi 90 persen isi otak yang “tidak termanfaatkan”. Mitos bahwa otak kita baru sebagian kecil saja yang dimanfaatkan mungkin berasal dari para penjual yang mencoba menawarkan “inovasi baru” dalam meningkatkan kemampuan otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. Mencukur membuat rambut tumbuh kembali lebih cepat dan kasar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waxing, mencukur atau mencabut rambut tidak akan mengubah tekstur atau kecepatan pertumbuhannya. Rambut yang baru tumbuh kembali memang tumpul, tapi lama-kelamaan akan tampak persis seperti rambut Anda sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Ternyata selama ini kita salah kaprah mengenai ke-sembilan point ini, mulai sekarang belajar merubah semuanya... hehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1547813221364284965?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1547813221364284965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/9-mitos-kesehatan-yang-keliru.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1547813221364284965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1547813221364284965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/9-mitos-kesehatan-yang-keliru.html' title='9 Mitos Kesehatan yang Keliru'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-5422267838623212095</id><published>2011-01-10T09:38:00.000+07:00</published><updated>2011-01-10T09:49:07.591+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Berblogging Ria dengan Sehat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_AOJK6bFFsUI/SZv2E3yz9mI/AAAAAAAAyos/sBUmJjFoXG8/s400/blogger.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_AOJK6bFFsUI/SZv2E3yz9mI/AAAAAAAAyos/sBUmJjFoXG8/s400/blogger.png" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi manis,&lt;br /&gt;    Sambil nyeruput kopi pagi-pagi karna bolos mata kuliah, pengen sambil nulis ah.. hehehe.. aku ngeblog udah sejak sekolah dulu, tapi dulu cuma copas-copas artikel, ya bisa dibilang plagiator atau gak sehat dan bisa dibilang cuma sebagai junker di mesin pencari, aku yang dulunya seorang blogger sampah sedikit demi sedikit menjadi tau arti dari ngeblog itu.. gimana bisa merasakan nikmatnya ngeblog? sedangkan artikel aja copas... hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dan belakangan ini aku kenal dengan teman-teman yang ngajarin ngeblog sehat, meskipun menurutku aku udah sehat karena udah gak copas lagi, eh tapi mereka bilang blogku masih gak sehat, tanya kenapa? ternyata eh ternyata blogku buanyaaak banget widget yang gak penting dan menyebabkan bloggku ada pop up jadi gak sehat deh, dan sedikit demi sedikit aku rombak tuh blog sampai jadi kayak sekarang ini.. ternyata ngeblog dengan cara sehat itu mengasyikan banget, dan kita jadi bisa merasakan nikmatnya ngeblog... hehehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-5422267838623212095?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/5422267838623212095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/berblogging-ria-dengan-sehat.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5422267838623212095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/5422267838623212095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/berblogging-ria-dengan-sehat.html' title='Berblogging Ria dengan Sehat'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_AOJK6bFFsUI/SZv2E3yz9mI/AAAAAAAAyos/sBUmJjFoXG8/s72-c/blogger.png' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2356362859054277466</id><published>2011-01-09T12:24:00.000+07:00</published><updated>2011-01-09T12:39:28.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Manfaat Mandi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dp2RLB_GQh0/THNPnFeuOuI/AAAAAAAAACg/RLkwM71tYWM/s1600/mandi1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 304px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dp2RLB_GQh0/THNPnFeuOuI/AAAAAAAAACg/RLkwM71tYWM/s1600/mandi1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, selamat liburan dulu deh buat para blogger, kaskuser, pokoknya yang akhirannya -ers deh. Mulai dari hari Jumat sore aku gak mandi sampai hari ini, gila bau banget tapi tanggung ah, baiknya mandi ntar sore aja deh. dan iseng-iseng browsing ternyata gak mandi tuh gak sehat ya, baru tau aku kalau gak mandi bisa datangin penyakit terutama penyakit dijauhin ama orang-orang.. wkwkwkwkwkwk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sumber yang dipercaya(halah) katanya kalau gak mandi itu bisa mendatangkan banyak penyakit medis, karna pada saat mandi kita gak cuma segar tapi juga berkhasiat. Ada penelitian mengenai mandi bahwa selain untuk membersihkan tubuh juga memiliki peranan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit kulit, bahkan untuk menyembuhkan masalah medis yang serius. duuh aku jadi takut nih, soalnya udah 2 hari kan gak mandi.. wkwkwkwkwk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nah, katanya nih mandi juga ada cara-caranya supaya menyehatkan. &lt;br /&gt;ni dia cara-caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;* Mengeluarkan racun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mandi air hangat sekitar 32-35 derajat Celsius membuka pori-pori yang dapat membantu mengeluarkan toksin. Mandi air hangat juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah, menyembuhkan sakit otot dan membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Waktu yang dianjurkan selama 10-20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;* Meredakan Stress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika anda benar-benar mengalami stress, mandi air dingin akan menjadi jawaban yang tepat. Temperatur yang dianjurkan sekitar 12-18 derajat Celsius. Mandi air dingin sangat baik meredakan ketegangan, sebaliknya dari air hangat karena mandi air dingin dapat mempersempit darah dan meningkatkan tingkat gula darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;* Mengatasi Penyakit Eksema&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penyakit kulit tertentu seperti eksema, ruam atau gatal-gatal dengan menambahkan baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam bak mandi dapat membuat perbedaan besar. Sodium bicarbonate bertindak sebagai antiseptik. Isi air dengan air hangat kuku, tambahkan kira-kira satu pound baking soda dan aduk sampai rata. Dianjurkan berendam selama 10-20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;* Menyembuhkan Infeksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Infeksi yeast seperti sariawan dapat dibantu dengan menambahkan tiga atau empat cuka dari sari buah apel ke dalam bak mandi. Ini juga baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh karena cuka dapat menyeimbangkan kembali asam. Tambahkan pada air hangat dan berendam selama 15-20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; * Flu dan Sakit Kepala&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Merendam kaki dalam air hangat dapat membantu menyembuhkan flu dan sakit kepala dan juga menyegarkan kembali kaki yang lelah. Masukan air hangat secukupnya dalam bak sampai menutupi kaki dan pergelangan kaki tambahkan beberapa tetes minyak seperti lavender, peppermint atau lemon. Setelah selesai basuh dengan air dingin. Lakukan selama 10-20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; * Mengatasi Insomnia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Merendam kaki dalam air dingin sangat baik bagi anda yang memiliki masalah insomnia atau mereka yang memiliki masalah tidur. Masukan kaki sampai kaki merasa dingin. Pengobatan ini juga berguna bagi kaki lelah, pendarahan hidung, flu dan sembelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;span style="font-weight:bold;"&gt; * Melancarkan Sirkulasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Cobalah merendam kaki secara bergantian antara air hangat dan air dingin jika anda mengalami masalah sirkulasi. Mulai dengan merendam kaki selama satu atau dua menit dalam air hangat, kemudian 30 menit dalam air dingin. Cobalah lakukan selama 15 menit kemudian diselesaikan dengan air dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waaaah ternyata banyak banget ya manfaat mandi, mulai sekarang jadi takut buat gak mandi, soalnya takut penyakit terutama dijauhin ama cewek-cewek..halah&lt;br /&gt;mandi dulu aaaaah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2356362859054277466?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2356362859054277466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/manfaat-mandi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2356362859054277466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2356362859054277466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/manfaat-mandi.html' title='Manfaat Mandi'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dp2RLB_GQh0/THNPnFeuOuI/AAAAAAAAACg/RLkwM71tYWM/s72-c/mandi1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-701377195585022080</id><published>2011-01-08T17:24:00.000+07:00</published><updated>2011-01-08T17:36:22.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>10 Prestasi Indonesia di Kancah Dunia Tahun 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://images.ariega.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SiPEXwoKCD4AAHApLHI1/511px-Garuda-Pancasila2C-Coat-Arms-of-Indonesia-svg.png?et=KmpiZhyWw1bTTtNnpUbLGw&amp;nmid=0&amp;nmid=249462419"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 275px; height: 300px;" src="http://images.ariega.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SiPEXwoKCD4AAHApLHI1/511px-Garuda-Pancasila2C-Coat-Arms-of-Indonesia-svg.png?et=KmpiZhyWw1bTTtNnpUbLGw&amp;nmid=0&amp;nmid=249462419" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Indonesia Juara AFF Futsal Championship 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Timnas futsal Indonesia berhasil menggondol gelar juara di turnamen AFF Futsal Championship 2010 setelah mengalahkan Malaysia 5-0 pada grand-final di Stadim Thu Po, Ho Chi Minh City, Minggu (11/4) sore. Ini merupakan kemenangan kedua timnas Indonesia atas Malaysia pada even yang sama. Vennard Hutabarat dkk sebelumnya mencukur tim negeri jiran  itu 6-0 pada laga kedua penyisihan grup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Indonesia Juara Umum Karate Indonesia Terbuka di Bali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Indonesia menjadi juara umum Kejuaraan Karate Indonesia Terbuka ke-2 yang berlangsung 24-25 September di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Sabtu, dengan mengumpulkan sembilan medali emas, 12 perak dan 18 perunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Tiga Anak Indonesia juara Kompetisi Seniman Internasional 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lukisan ketiga anak tersebut masuk dalam 315 lukisan terbaik dari sekitar 10.000 lukisan yang disampaikan kepada panitia. Mereka adalah siswa Ananda Visual Art School Bandung, yakni Michelle Wijaya (6) dan Ellen Setiawan (8 tahun) untuk kelompok usia di bawah 10 tahun, serta Shubham Patni (13) untuk kelompok usia 11–15 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Indonesia Juara 2 Festival Kebudayaan Kota Frankfurt 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam Festival itu, kata Pensosbud KJRI Frankfutr, Mira Rochyadi kontingen Indonesia yang menampilkan kaum wanita dengan pakaian tradisional Bali dan membawa junjungan buah-buahan, memimpin barisan diikuti barisan aneka ragam busana tradisional dari berbagai daerah di Tanah Air. Mereka berjalan sepanjang dua kilometer melintasi jalan utama Kota Frankfurt. Kontingen Indonesia yang juga menampilkan Tari Barong Bali dan Tari Payung dari Sumatra Barat, melakukan atraksi di depan para juri di depan Balai Kota Frankfurt, dan mendapatkan sambutan meriah dan tepuk tangan dari ribuan penonton&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Indonesia berhasil menjuarai turnamen dalam rangkaian The All Star Team Milan Junior Camp&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wakil Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang diselenggarakan di San Siro, Milan, setelah mengalahkan tim asal Italia, ASTI, 1-0.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turnamen tersebut merupakan bagian dari The All Star Team Milan Junior Camp, program pembinaan pemain muda yang memberikan kesempatan kepada calon pemain berbakat di berbagai penjuru dunia untuk merasakan metode pelatihan dari salah satu klub terkemuka dunia, AC Milan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia pernah menggelar All Star Team Challenge yang dibuka langsung oleh Franco Baresi awal Mei lalu di Jakarta. Sebagai lanjutan dari program tersebut, sebanyak 17 anak berbakat Indonesia dikirim mengikuti The All Star Team Milan Junior Camp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diceritakan manajer tim Ricky Djoharli dari Milan, Indonesia berhasil menjuarai Milan Junior Camp Day Tournament yang digelar dengan sistem setengah kompetisi. Indonesia berhasil memenangi seluruh tiga laga babak penyisihan, yakni pertandingan perdana melawan wakil Eropa, Step Stone, 1-0. Kemudian, giliran delegasi Brasil dan Venezuela, UISP, yang ditekuk 3-1. Pada laga terakhir grup, Indonesia mengalahkan gabungan pemain Eropa non-Italia, USUNTP, 3-0. Di laga puncak, Indonesia mengalahkan para pemain muda Italia yang tergabung di tim ASTI, 1-0.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;6. Indonesia Juara Umum 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia ke-17 atau 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) yang berlangsung di Denpasar Bali pada 12-17 April 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7.Indonesia Juara Olimpiade Bahasa Jerman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya dalam olimpiade internasional sains saja siswa Indonesia berprestasi. Pada ajang Olimpiade Internasional Bahasa Jerman yang diikuti siswa yang belajar bahasa Jerman, Maria Adventia Gita Elmada (SMA St Ursula Jakarta), berhasil meraih juara 3 untuk Tingkatan A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8. Anak Indonesia Juara Olimpiade Fisika&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kabar gembira datang dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang berlaga pada Olimpiade Fisika Internasional ke-41 2010 di Zagreb, Kroasia. Tim Indonesia menyabet empat medali emas. Tahun ini, Olimpiade Fisika Internasional diikuti 82 negara, dengan total peserta adalah 376 siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. Anak SMP Juara Olimpiade Matematika Tingkat Dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peter Tirtowidjoyo Young, 14, anak SMP Petra 1 Surabaya, dan Andrew Tirtowidjoyo, 12, anak SD Santa Maria Surabaya, kakak beradik itu telah berhasil menjadi juara dalam Kompetisi Matematika tingkat Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ketiga dan keempat pasutri Steven Tirtowidjoyo, 52, dan Rani Pandunata, 45, itu berhasil mengharumkan nama bangsa dalam kompetisi matematika tingkat Internasional di Incheon, Korea Selatan.&lt;br /&gt;Peter si anak SMP menyabet medali emas sedangkan adiknya, Andrew si anak SD menggondol medali perunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10. Tim Indonesia Juara di Olimpiade Robot Dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;JAKARTA--Tim Indonesia berhasil meraih juara kedua dan ketiga tingkat Junior (SLTP) Regular Category pada ajang kompetisi Olimpiade Robot Dunia (World Robot Olympiad/WRO) 2009 yang berlangsung di Korea Selatan, 6-8 November lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Prestasi yang dicapai tim Indonesia kali ini merupakan hasil terbaik yang diperoleh Indonesia sejak mengikuti WRO pertama kali tahun 2004," ujar Humas dan Promosi Mikrobot, Paula Augusta dalam siaran persnya yang diterima ANTARA News di Jakarta, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajang kompetisi tingkat internasional ke-6 yang diadakan di Gyeongbuk Pohang, Korea Selatan, ini diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta dari 24 negara di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi WRO terbagi dalam dua kategori, yaitu Regular Category dan Open Category. Dalam Regular Category, peserta harus merakit sebuah robot untuk menyelesaikan suatu tantangan tertentu, sedangkan dalam Open Category, peserta bebas merakit robot menurut tema tertentu kemudian mempresentasikan ciptaannya di depan juri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;CATATAN:&lt;/span&gt; buat apa kita terlalu berlarut larut atas kegagalan timnas kita di piala AFF kemarin, toh sebenarnya kita telah menjadi JUARA di berbagai bidang. cuma kurangnya peran media dalam memberitakan prestasi ini yang menyebabkan kita kurang tau akan segala prestasi yang didapatkan oleh Negara kita ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-701377195585022080?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/701377195585022080/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/10-prestasi-indonesia-di-kancah-dunia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/701377195585022080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/701377195585022080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/10-prestasi-indonesia-di-kancah-dunia.html' title='10 Prestasi Indonesia di Kancah Dunia Tahun 2010'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8490489861273726598</id><published>2011-01-08T09:34:00.000+07:00</published><updated>2011-01-08T09:42:05.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Indonesia adalah Lemuria Atlantis?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://devihankphie.files.wordpress.com/2010/02/lemuria-atlantis-worldmap.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 150px;" src="http://devihankphie.files.wordpress.com/2010/02/lemuria-atlantis-worldmap.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkonsultasi dengan “pakar” soal Atlantis dari Indonesia, saya dapat jawaban sebagai berikut: “Ada banyak versi tentang Atlantis, E. Cayce bilang bahwa Lemuria itu nama benuanya, dan Atlantis itu nama negaranya (diperkirakan eksis 24.000 – 10.000 SM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Atlantis itu terbagi dalam beberapa daerah atau pulau atau kalau sekarang istilahnya mungkin provinsi atau negara bagian. Daerah kekuasaan Atlantis terbentang dari sebelah barat Amerika sekarang sampai ke Indonesia. Atlantis menurut para ahli terkena bencana alam besar paling sedikit 3 kali sehingga menenggelamkan negara itu.&lt;br /&gt;“Jadi, kemungkinan besar Atlantis itu tenggelam tidak sekaligus,tetapi perlahan-lahan, dan terakhir yang meluluh lantakkan negara itu terjadi sekitar tahun 12.000 – 10.000 SM. Pada masa itu es di kutub mencair dan menenggelamkan negara itu. Terjadi banjir besar yang dahsyat, dan penduduk Atlantis pun mengungsi ke dataran-dataran yang lebih tinggi yang tidak tenggelam oleh bencana tersebut. Itulah sebabnya di beberapa kebudayaan mulai dari timur sampai barat, terdapat mitos-mitos yang sejenis dengan kisah perahu Nabi Nuh. Kenapa bisa ada berbagai mitos sejenis dengan kisah perahu Nabi Nuh pada berbagai peradaban di dunia pada masa lalu? Kemungkinan besar karena memang mitos itu berasal satu “kejadian yang sama” dari satu kebudayaan dan tempat yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah negeri Atlantis tenggelam, maka penduduk Atlantis itu pun mengungsi ke daerah yang lebih tinggi yang sekarang kita kenal dengan Amerika, India, Eropa, Australia, Cina, dan Timur Tengah. Mereka membawa ilmu pengetahuan-teknologi dan kebudayaan Atlantis ke daerah yang baru.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan para Spiritualis, termasuk Madame Blavitszki pendiri Teosofi yang mengklaim bahwa ajarannya berasal dari seorang “bijak” dari benua Lemuria di India. Di dalam kebudayaan Lemuria, spiritualitasnya didasari oleh sifat feminin, atau mereka lebih memuja para dewi sebagai simbol energi feminin, ketimbang memuja para dewa sebagai simbol energi maskulin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini cocok dengan spiritualitas di Indonesia yang pada dasarnya memuja dewi atau energi feminin, seperti Dwi Sri dan Nyi Roro Kidul (di Jawa) atau Bunda Kanduang (di Sumatera Barat, Bunda Kanduang dianggap sebagai simbol dari nilai-nilai moral dan Ketuhanan). Bahkan di Aceh pada masa lalu yang dikenal sebagai Serambi Mekkah pernah dipimpin 5 kali oleh Sultana (raja perempuan) sebelum masuk pengaruh kebudayaan dari Arab yang sangat maskulin. Sebelum itu di kerajaan Kalingga, di daerah Jawa Barat/Jawa Tengah sekarang, pernah dipimpin oleh Ratu Sima yang terkenal sangat bijak dan adil Di dalam kebudayaan lain, kita sangat jarang mendengar bahwa penguasa tertinggi (baik spiritual atau politik adalah perempuan), kecuali di daerah yang sekarang disebut sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah masa Atlantis (Lemuria) ada 5 ras yang berkuasa, yaitu: kulit kuning, merah, coklat, hitam, dan pucat. Pada masa itu kebudayaan yang menonjol adalah kulit merah, jadi kemungkinan besar kebudayaan Indian/Aztec/Maya juga berasal dari Atlantis. Tetapi, kemudian kebudayaan itu mengalami kemunduran dan selanjutnya kebudayaan kulit hitam/coklat di India yang mulai menguasai dunia. Inilah kemungkinan besar jaman kejayaan yang kemudian dikenal menjadi Epos Ramayana (7000 tahun lalu) dan Epos Mahabarata (5000 tahun lalu). Tetapi, kemudian kebudayaan ini pun hancur setelah terjadi perang Baratayuda yang amat dahsyat itu, kemungkinan perang itu menggunakan teknologi laser dan nuklir (sisa radiasi nuklir di daerah yang diduga sebagai padang Kurusetra sampai saat ini masih bisa dideteksi cukup kuat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, kebudayaan itu mulai menyebar ke Mesir, Mesopotamia (Timur Tengah), Cina, hingga ke masa sekarang. Kemungkinan besar setelah perang Baratayuda yang meluluhlantakkan peradaban dunia waktu itu, ilmu pengetahuan dan teknologi (baik spiritual maupun material) tak lagi disebarkan secara luas, tetapi tersimpan hanya pada sebagian kecil kelompok esoteris yang ada di Mesir, India Selatan, Tibet, Cina, Indonesia (khususnya Jawa) dan Timur Tengah. Ilmu Rahasia ini sering disebut sebagai “Alkimia”, yaitu ilmu yang bisa mengubah tembaga menjadi emas (ini hanyalah simbol yang hendak mengungkapkan betapa berharganya ilmu ini, namun juga sangat berbahaya jika manusia tidak mengimbanginya dengan kebijakan spiritual)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelompok-kelompok esoteris ini mulai menyadari bahwa mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi saja, tanpa mengembangkan kebajikan spiritual, akan sangat berbahaya bagi peradaban dunia. Itulah sebabnya kelompok" esoteris ini memulai kerjanya dengan mengembangkan ilmu spiritual seperti tantra, yoga, dan meditasi (tentu saja dengan berbagai versi) untuk meningkatkan Kesadaran dan menumbuhkan Kasih dalam diri manusia. Ajaran" spiritual inilah yang kemudian menjadi dasar dari berbagai agama di dunia. Sedangkan ilmu pengetahuan dan teknologi disimpan dahulu dan hanya diajarkan kepada orang-orang yang dianggap telah mampu mengembangkan Kesadaran dan Kasih dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, manusia memang mahluk paling ironik dari berbagai spesies yang ada di bumi. Berabad kemudian, ilmu spiritual ini justru berkembang menjadi agama formal yang bahkan menjadi kekuatan politik. Agama justru berkembang menjadi pusat konflik dan pertikaian di mana-mana. Sungguh ironik, ilmu yang tadinya dimaksudkan untuk mencegah konflik, justru menjadi pusat konflik selama berabad-abad. Tetapi, itu bukan salah agama, melainkan para pengikut ajaran agama itulah yang tidak siap memasuki inti agama: spiritualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad pertengahan di Eropa, masa Aufklarung dan Renaissance, kelompok-kelompok esoteris ini mulai bergerak lagi. Kali ini mereka mulai menggunakan media yang satunya lagi iptek untuk mengantisipasi perkembangan agama yang sudah cenderung menjadi alat politis dan sumber konflik antar bangsa dan peradaban. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang selama ini disimpan mulai diajarkan secara lebih luas. Kita mengenal tokoh-tokoh seperti Leonardo Da Vinci, Dante Alegheri, Copernicus, Galelio Galilae, Bruno, Leibniz, Honore de Balzac, Descartes, Charles Darwin bahkan sampai ke Albert Einstein, T.S. Elliot, dan Carl Gustave Jung adalah tokoh-tokoh ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni modern yang berhubungan — kalau tidak bisa dikatakan dididik oleh kelompok-kelompok esoteris ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, sejarah ironik kembali berkembang, kebudayaan dunia saat ini menjadi sangat materialistis. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang seharusnya digunakan untuk “menyamankan” kehidupan sehari-hari manusia, sehingga manusia punya lebih banyak waktu untuk mengembangkan potensi spiritualitas di dalam dirinya, justru menjadi sumber pertikaian dan alat politik. Konflik terjadi di mana-mana. Ribuan senjata nuklir yang kekuatannya 10 – 100 kali lebih kuat dari bom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki pada tahun 1945, kini ada di bumi, dan dalam hitungan detik siap meluluhlantakkan spesies di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi eksploitasi secara membabi buta terhadap alam yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan pemanasan global di mana-mana. Menurut para ahli, hutan di bumi saat ini dalam jangka seratus tahun telah berkurang secara drastis tinggal 15%. Ini punya dampak pada peningkatan efek rumah kaca yang menimbulkan pemanasan global, diperkirakan kalau manusia tidak secara bijak bertindak mengatasi kerusakan lingkungan ini, maka 30 sampai 50 tahun lagi, sebagian besar kota-kota di dunia akan tenggelam, termasuk New York City, Tokyo, Rio De Jenero, dan Jakarta. Dan sejarah tenggelamnya negeri Atlantis akan terulang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaman ini adalah jaman penentuan bagi kebudayaan “Lemuria” atau “Atlantis” yang ada di bumi. Pada saat ini dua akar konflik, yaitu “agama” dan “materialisme” telah bersekutu dan saling memanfaatkan satu sama lain serta menyebarkan konflik di muka bumi. Agama menjadi cenderung dogmatik, formalistik, fanatik, dan anti-human persis seperti perkembangan agama di Eropa dan timur tengah sebelum masa Aufklarung. Esensi agama, yaitu spiritualitas yang bertujuan untuk mengembangkan Kesadaran dan Kasih dalam diri manusia, malah dihujat sebagai ajaran sesat, bid’ah, syirik, dll. Agama justru bersekutu kembali dengan pusat-pusat kekuasaan politik, terbukti pada saat ini begitu banyak “partai-partai agama” yang berkuasa di berbagai negara, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Di sisi lain perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan pada paham materialisme juga sudah terlanjur menguasai dunia. Persekutuan antara kaum agama dan materialisme, atau “agama-materialistik” ini mulai menggejala di mana-mana, berwujud dalam bentuk-bentuk teror yang mengancam dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya, para spiritualis di “Lemuria” mulai bersatu kembali. Segala pertikaian remeh-temeh tentang materialisme-spiritualistik atau spiritualisme-materialistik harus diselesaikan sekarang. Tugas yang sangat penting tengah menanti, bukan tugas profetik, tetapi tugas yang benar-benar menyangkut keberlangsungan eksistensi seluruh spesies di “Lemuria”, di bumi yang amat indah ini. Tugas ini tidak bisa dikerjakan oleh satu dua orang Buddha atau Nabi atau Wali atau Resi atau Avatar seperti pada masa lalu. Tetapi, seluruh “manusia-biasa” juga harus terlibat di dalam tugas ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hipotesis Prof.Santos) memang benar, bahwa Atlantis pada masa lalu itu berada di Indonesia, maka hal itu berarti kita yang tinggal di sini punya tugas yang penting. Ini bukan suatu kebetulan. Kita yang tinggal di Indonesia harus bangkit kembali, bangkit Kesadarannya, bangkit Kasihnya, bangkit sains dan teknologinya untuk mengubah jalannya sejarah Lemuria yang selama ini sudah salah arah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8490489861273726598?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8490489861273726598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/indonesia-adalah-lemuria-atlantis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8490489861273726598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8490489861273726598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/indonesia-adalah-lemuria-atlantis.html' title='Indonesia adalah Lemuria Atlantis?'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1134850831313826641</id><published>2011-01-07T22:01:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T22:03:31.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Sebuah Pelajaran yang disampaikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://alexemdi.files.wordpress.com/2008/11/pelaja01.gif?w=276&amp;h=300"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 276px; height: 300px;" src="http://alexemdi.files.wordpress.com/2008/11/pelaja01.gif?w=276&amp;h=300" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namanya Ny. Thompson. Ia berdiri di depan ruang kelas 5 pada hari pertama tahun pengajaran, dan berbohong kepada murid-muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kebanyakan pengajar, ia memandang ke seluruh murid dan berkata bahwa ia memperhatikan seluruh murid dengan adil. Tetapi hal itu tidak mungkin, karena di barisan depan, ada seorang anak yang duduk dengan menggelesot namanya Teddy Stoddard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny. Thompson sudah mengawasi Teddy setahun sebelumnya dan ia memperhatikan bahwa dia tidak bisa bermain dengan baik dengan anak-anak yang lain karena bajunya morat marit dan terlihat selalu perlu untuk dimandikan. Dan Teddy bisa jadi tidak suka. Itu semua mendapat penilaian, dimana Ny.Thompson kenyataannya akan memberikan tanda khusus di laporan Teddy dengan tinta merah besar, membuat X tebal dan memberi tanda F besar di atas kertas laporan Teddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah tempat Ny.Thompson mengajar, ia diminta untuk melihat ulang catatan murid-muridnya di tahun sebelumnya, dan ia membiarkan cacatan Teddy di giliran terakhir. Saat membaca catatan Teddy ia terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas satu Teddy menulis,Teddy adalah anak yang cemerlang dan ceria. Ia mengerjakan perkerjaannya dengan rapi dan memiliki hal-hal yang baik.Ia membawa kegembiraan bagi sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas duanya menulis, Teddy adalah murid yang sempurna, sangat disukai oleh seluruh temannya, tetapi ia terganggu karena ibunya sakit stroke dan untuk tinggal di rumah adalah suatu perjuangan bagi Teddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas tiganya menulis, Ia mendengar kematian ibunya. Ia berusaha untuk melakukan yang terbaik, tetapi ayahnya tidak menunjukkan ketertarikannya dan kehidupan di rumah akan segera mempengaruhinya jika tidak ada langkah-langkah yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kelas empat Teddy menulis, Teddy menjadi mundur dan tidak tertarik ke sekolah. Ia tidak punya banyak teman dan terkadang tertidur di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Ny. Thompson menyadari masalahnya dan dia malu terhadap dirinya sendiri. Ia merasa tidak enak ketika murid-muridnya membawa hadiah natal, dibungkus dengan pita-pita yang indah dan kertas yang menyala, kecuali pemberian Teddy. Hadiah dari Teddy kumal bentuknya dan dibungkus dengan kertas coklat yang diambil dari tas belanja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny.Thompson dengan terharu membuka kado Tedy ditengah-tengah kado yang lain. Anak-anak mulai tertawa saat ia menemukan gelang batu dimana beberapa batunya hilang, dan sebuah botol yang berisi parfum setengahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ia menyuruh murid-muridnya diam dan menyatakan bahwa gelang pemberian Teddy sangat indah, serta mengoleskan parfum di pergelangan tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekolah usai, Teddy Stoddard tetap tinggal, menunggu cukup lama untuk mengatakan, Ny. Thompson, hari ini bau wangi anda seperti ibu saya. Setelah murid-muridnya pergi, Ny.Thompson menangis hampir selama satu jam. Hari berikutnya Ny.Thompson berhenti untuk mengajar membaca, menulis dan aritmatika. Sebagai gantinya ia mulai mengajar anak didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny. Thompson memberi perhatian khusus kapada Teddy. Selama bekerja dengannya, pikiran Teddy mulai hidup. Semakin ia mendorong Teddy, semakin cepat Teddy memberikan tanggapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir tahun, Teddy menjadi anak terpandai di kelas, akan tetapi Ny. Thompson jadi berbohong dengan mengatakan bahwa ia akan memperhatikan murid-muridnya secara adil, karena Teddy telah menjadi murid kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tahun berlalu, Ny. Thompson menemukan sebuah surat dibawah pintu, dari Teddy, yang mengatakan bahwa ia adalah guru terbaik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam tahun berlalu sebelum ia menerima surat yang lain dari Teddy. Ia menulis sudah menamatkan SMU, ranking tiga di kelas, dan Ny. Thompson tetap guru terbaik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat tahun berikutnya, ia menerima surat yang lain, mengatakan bahwa saat orang memikirkan banyak hal, ia tetap tinggal di sekolah dan mempertahankannya, dan segera lulus dari akademi dengan penghargaan tertinggi. Dia meyakinkan Ny. Thompson, bahwa dia tetap guru yang disukai dan paling baik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian empat tahun berlalu dan surat yang lain datang lagi. Saat ini dia menjelaskan setelah menyelesaikan gelar sarjananya, dia memutuskan untuk melanjutkan sedikit lagi. Surat itu menjelaskan bahwa Ny. Thompson tetap guru yang disukai dan paling baik yang pernah dimiliki sepanjang hidupnya. Tetapi namanya telah sedikit lebih panjang surat ditanda tangani oleh Theodore F. Stoddard, MD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisahnya tidak berakhir disini. Masih ada surat lagi pada musin semi itu. Teddy berkata bahwa ia bertemu dengan seorang gadis dan merencanakan untuk menikah. Ia mengatakan bahwa ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu dan dia berharap Ny. Thompson bersedia duduk di kursi yang biasanya disediakan untuk ibu pengantin. Tentu saja Ny. Thompson bersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan coba tebak apa berikutnya? Ny. Thompson mengenakan gelang batu dimana beberapa batunya telah hilang. Dan ia memastikan memakai parfum yang diingat Teddy dipakai ibunya pada Natal sebelumnya bersama-sama. Mereka berpelukan, dan Dr. Stoddard berbisik di telinga Ny. Thompson, Terima kasih Ny. Thompson, anda mempercayai saya. Terima kasih karena sudah membuat saya merasa begitu penting dan memperlihatkan bahwa saya dapat membuat perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ny. Thompson dengan air mata berlinang, balik berbisik. Ia berkata,Teddy, semua yang kamu katakan keliru. Kamu adalah orang yang telah mengajari bahwa aku dapat membuat perubahan. Aku sungguh-sungguh tidak tahu bagaimana caranya mengajar sampai bertemu denganmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1134850831313826641?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1134850831313826641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/sebuah-pelajaran-yang-disampaikan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1134850831313826641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1134850831313826641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/sebuah-pelajaran-yang-disampaikan.html' title='Sebuah Pelajaran yang disampaikan'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8978686854911356770</id><published>2011-01-07T17:48:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T17:50:31.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Jangan Kebanyakan Minum Kopi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img703.imageshack.us/img703/650/kopimatatsdlm.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://img703.imageshack.us/img703/650/kopimatatsdlm.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kopi atau minuman berkafein lainnya sering dijadikan sebagai ramuan mujarab untuk mengusir rasa kantuk agar mata tetap melek. Tapi sebaiknya batasi konsumsi kafein Anda, karena sering minum kafein justru bisa membahayakan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafein adalah stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat. Bagi orang yang tidak kuat, kafein bisa menyebabkan perubahan dalam detak jantung, kecemasan dan sakit perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak jenis makanan dan minuman yang mengandung kafein, misalnya kopi, soda berkafein, teh dan coklat. Beberapa obat juga mengandung kafein, seperti obat sakit tertentu atau obat bantu diet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sebaiknya perhatikan jumlah kafein yang Anda konsumsi. Jika Anda mengonsumsi banyak kafein setiap hari bisa membahayakan kesehatan, termasuk kesehatan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilansir Livestrong, Jumat (7/1/2011), ada 2 penyakit&lt;br /&gt;mata yang berbahaya akibat kebanyakan minum kafein:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Glaukoma (tekanan bola mata yang meningkat dan bisa akibatkan buta)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan Glaukoma Research Foundation, mengonsumsi kafein dalam waktu singkat dapat menyebabkan peningkatan tekanan intraokular pada mata. Peningkatan tekanan ini dapat bertahan hingga tiga jam sebelum akhirnya kembali normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang biasanya tidak akan melihat perubahan pada tekanan mata tersebut, karena biasanya fluktuasi tidak menyebabkan gejala luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tidak terlalu berbahaya bila Anda mengonsumsi kafein dalam batas normal atau hanya sesekali. Tapi bila Anda memasukkan kafein dalam jumlah besar ke tubuh, hal tersebut bisa menyebabkan glaukoma, yaitu kerusakan penglihatan yang biasanya disebabkan oleh meningkatnya tekanan bola mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila tidak segera ditangani dan Anda terus mengonsumsi kafein, glaukoma bisa membahayakan penglihatan hingga menyebabkan kebutaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Kelopak mata kejang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi kafein juga dapat menyebabkan kelopak mata berkedut. Kondisi ini biasanya tidak menunjukkan kondisi mata yang serius, tapi itu hanya mungkin terjadi karena adanya efek stimulan dari kafein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelopak mata berkedut sering menyebabkan kejang otot periodik di atas atau bawah kelopak mata. Kedutan ini dapat menyebabkan frustrasi dan orang bisa merasakan kontraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedutan ini bukan merupakan efek permanen pada mata atau penglihatan. Setelah Anda mengurangi asupan kafein dan efek stimulan, kelopak mata akan kembali ke fungsi normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiiiii... jadi takut, padahal aku sering bangen ngopi sambil nge-Blog.. mulai sekarang harus kurangi deh yang namanya minum kopi apalagi sambil ngeblog.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8978686854911356770?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8978686854911356770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/jangan-kebanyakan-minum-kopi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8978686854911356770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8978686854911356770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/jangan-kebanyakan-minum-kopi.html' title='Jangan Kebanyakan Minum Kopi'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6982054625208014965</id><published>2011-01-06T18:53:00.001+07:00</published><updated>2011-01-06T18:59:07.922+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Perbandingan ISL dan LPI</title><content type='html'>Gila neh, Sekarang gak diTV gak di Koran pada ngomongin Liga Primer Indonesia yang gak diterima ama PSSI(induk sepakbola Indonesia), padahal katanya nih LPI tuh Menjunjung tinggi yang namanya Profesional klub maupun pemain dan gak pake APBD(uang rakyat). disini Saya coba jabarkan beberapa perbandingan ISL dan LPI menurut sumber.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWtWjcAY2I/AAAAAAAAAaI/1nGy2IrK-Hk/s1600/ovexncfv.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 220px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWtWjcAY2I/AAAAAAAAAaI/1nGy2IrK-Hk/s320/ovexncfv.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559039918040179554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-border-radius-bottomleft: 30px; -moz-border-radius-topright: 30px; background: #eeeeee none repeat scroll 0% 0%; border: 5px solid #dddddd; overflow: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;LSI di bawah payung PSSI.&lt;br /&gt;Afiliasi regional: AFC&lt;br /&gt;Afiliasi Internasional : FIFA&lt;br /&gt;Struktur Saham:&lt;br /&gt;Yayasan: 5%&lt;br /&gt;Klub: 0%&lt;br /&gt;PSSI: 95%&lt;br /&gt;Pembagian Hak Siar TV (kompensasi siaran langsung): 0%&lt;br /&gt;Pembagian Sponsor Utama : 0%&lt;br /&gt;Keuntungan : 100% untuk PSSI/PT Liga Indonesia&lt;br /&gt;Wasit : Lokal&lt;br /&gt;Sumber Dana : APBD&lt;br /&gt;Badan Yudisial : Komdis dan Komding PSSI&lt;br /&gt;Peserta : 18 klub&lt;br /&gt;Sponsor : PT. Djarum (Rp.41.5 milliar)&lt;br /&gt;Hadiah : Rp 1,5 milliar &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWuKIMAIwI/AAAAAAAAAaQ/m4yO10WLG5w/s1600/qrlkblfx.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 276px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWuKIMAIwI/AAAAAAAAAaQ/m4yO10WLG5w/s320/qrlkblfx.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559040804078494466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-border-radius-bottomleft: 30px; -moz-border-radius-topright: 30px; background: #eeeeee none repeat scroll 0% 0%; border: 5px solid #dddddd; overflow: auto;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;LPI di bawah payung PSSI&lt;br /&gt;Afilliasi Regional: AFC&lt;br /&gt;Afiliasi Internasional: FIFA&lt;br /&gt;Struktur Saham&lt;br /&gt;Yayasan: 100% klub&lt;br /&gt;Pembagian Hak Siar TV&lt;br /&gt;Klub: 100%&lt;br /&gt;Pembagian Sponsor Utama&lt;br /&gt;Klub: 100%&lt;br /&gt;Keuntungan:&lt;br /&gt;Kuota Klub Peserta: 80%&lt;br /&gt;Kuota Pembinaan: 20%&lt;br /&gt;Wasit: Asing (2 tahun)&lt;br /&gt;Sumber Dana: Investasi Rp 15-20 milliar per klub&lt;br /&gt;Badan Yudisial: Komdis dan Komding LPI&lt;br /&gt;Peserta: 18-20 klub&lt;br /&gt;Sponsor: Konsorsium investor&lt;br /&gt;Hadiah: 5 milliar. &lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LPI akan menggunakan format profesional layaknya kompetisi profesional seharusnya dilakukan. Salah satunya adalah dengan menyertakan klub sebagai pendiri liga. Kompetisi yang dibentuk, diurus dan dimainkan oleh mereka sendiri. LPI mengadopsi model Liga Premier Inggris yang berdiri sendiri, terpisah dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). LPI nantinya akan merangsang klub peserta untuk mandiri dan bisa mengelola keuangannya sendiri Semua klub peserta punya perwakilan dan menjadi pengurus di sana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6982054625208014965?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6982054625208014965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/perbandingan-isl-dan-lpi.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6982054625208014965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6982054625208014965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/perbandingan-isl-dan-lpi.html' title='Perbandingan ISL dan LPI'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWtWjcAY2I/AAAAAAAAAaI/1nGy2IrK-Hk/s72-c/ovexncfv.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4044809507332219991</id><published>2011-01-06T18:09:00.000+07:00</published><updated>2011-01-06T18:19:34.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Perpustakaan Modern dan Megah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://cdn.archdaily.net/wp-content/uploads/2011/01/1294012679-wcl-ex01-528x331.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 528px; height: 331px;" src="http://cdn.archdaily.net/wp-content/uploads/2011/01/1294012679-wcl-ex01-528x331.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Winnipeg Centennial Perpustakaan awalnya dibangun pada tahun 1976 sebagai sebuah bangunan tiga lantai menempati satu blok kota dan taman umum yang berdekatan. Perpustakaan yang ada, dibangun dengan beton bertulang terkena eksterior panel interior dan pra-cast, merasa sangat terputus dari lingkungannya termasuk taman. Penambahan ke perpustakaan, yang dimulai pada tahun 2002 sebagai entri pemenang dalam lomba desain diundang, termasuk reorganisasi dan pengembangan koleksi, rekonfigurasi sistem sirkulasi, dan penciptaan ruang sosial baru, serta renovasi perpustakaan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baik perpustakaan yang ada, sekitar segitiga dalam rencana, dan berdiri ruang hijau di sebuah garasi parkir bawah kelas. Memperluas perpustakaan ke taman akan menghancurkan ruang hijau berharga publik dan memperkuat pondasi yang dibutuhkan mahal dalam garasi parkir. Sebuah alternatif untuk memperpanjang perpustakaan ke atas. Untungnya, bangunan tersebut memiliki kapasitas struktural untuk menerima sebuah lantai tambahan, asalkan itu ringan, tetapi juga perlu kembali beratap. Dengan demikian, sebagian besar ruang tambahan yang terkandung dalam cahaya, baru, baja berbingkai lantai empat di bawah atap baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi musim dingin yang parah, banyak bangunan di pusat kota Winnipeg dihubungkan oleh sebuah terowongan interior berkelanjutan dan sistem Skywalk. Perpustakaan terhubung ke sistem dengan jembatan pada tingkat kedua. Sebuah lobi dua cerita diperbesar, dibuat dengan menghapus sebagian dari lantai dua, memungkinkan tingkat-jalan masuk ke perpustakaan, serta toko suvenir dan kafe di lobi, untuk interkoneksi dengan Skywalk tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="-moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-border-radius-bottomleft: 30px; -moz-border-radius-topright: 30px; background: #eeeeee none repeat scroll 0% 0%; border: 5px solid #dddddd; overflow: auto;"&gt;&lt;br /&gt;Arsitek: Arsitek Patkau dan Kelompok Arsitektur LM&lt;br /&gt;Location: Winnipeg, Manitoba, Kanada&lt;br /&gt;Tim Proyek: Hayes Samantha, Kwong Maureen, Lo Hector, Maron Imke, Tokimi Ota, Patkau John, Patkau Patricia, Schulte Kristen, Craig Simms, Yong Sun, Peter Suter (Arsitek Patkau), Kressock Daud, Duchnycz Ken, Andrew Brimble, Greg Tomaszewski, Mymko Lloyd, Mehyden Brent, Robert Winslow, Ron Kinash (Kelompok Arsitektur LM)&lt;br /&gt;Rekayasa Struktural: Kilgour Krosier &amp; Partners Ltd&lt;br /&gt;Teknik Mesin: Teknik SMS Ltd&lt;br /&gt;Teknik Elektro: MCW / USIA Konsultasi Insinyur Profesional&lt;br /&gt;Arsitektur Lansekap: Hilderman Cram Frank Thomas&lt;br /&gt;Kode: Gage-Babcock dan Associates Ltd&lt;br /&gt;Akustik: Daniel Lyzun Associates&lt;br /&gt;Media: System Group Design McSquared, Inc&lt;br /&gt;Signage: Gallop / Varley&lt;br /&gt;Kontraktor: Konstruksi Manshield&lt;br /&gt;Pemilik: Layanan Perpustakaan Kota Winnipeg, Winnipeg Perencanaan Kota, Properti, dan Departemen Pembangunan&lt;br /&gt;Proyek Area: SQF 115.000 (renovasi) 45.000 SQF (penambahan)&lt;br /&gt;Proyek Tahun: 2005&lt;br /&gt;Foto: James Dow&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4044809507332219991?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4044809507332219991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/perpustakaan-modern-dan-megah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4044809507332219991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4044809507332219991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/perpustakaan-modern-dan-megah.html' title='Perpustakaan Modern dan Megah'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7558368438644502630</id><published>2011-01-06T17:29:00.000+07:00</published><updated>2011-01-06T17:33:09.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='iseng'/><title type='text'>Ngeblog 2011 + Wajah Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWZ9WW4joI/AAAAAAAAAaA/Wthy0cQzCU4/s1600/29106_1295641546394_1090990419_30676734_7222108_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWZ9WW4joI/AAAAAAAAAaA/Wthy0cQzCU4/s320/29106_1295641546394_1090990419_30676734_7222108_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559018594311376514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gak Kerasa udah tahun 2011 aja nih... hehehe. Tahun 2011 aku mencoba merombak habis Blog Pribadiku ini dengan akan menambah Tulisan bukah hanya Cerita pendek doank, tapi akan sebagai diary dan berita-berita yang lagi HOT... ditahun 2011 dengan wajah yang masih segar karena pake template baru, aku harap makin banyak pengunjung diblog ini deh... hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku harap kegiatan blog ini makin hari makin rame.. amiiiin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7558368438644502630?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7558368438644502630/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/ngeblog-2011-wajah-baru.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7558368438644502630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7558368438644502630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/ngeblog-2011-wajah-baru.html' title='Ngeblog 2011 + Wajah Baru'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSWZ9WW4joI/AAAAAAAAAaA/Wthy0cQzCU4/s72-c/29106_1295641546394_1090990419_30676734_7222108_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-3763011472257605984</id><published>2011-01-04T13:57:00.000+07:00</published><updated>2011-01-04T14:01:27.345+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Mama, Jangan Marah sama "Papa"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSLFgXFRK_I/AAAAAAAAAZ4/TzGLIXUwrBI/s1600/a_to_z_of_sleep0.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSLFgXFRK_I/AAAAAAAAAZ4/TzGLIXUwrBI/s320/a_to_z_of_sleep0.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558222049871211506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Namaku Azizah, aku murid kelas 3 SD. Mamaku.. dia seorang yang sangat baik dan penyayang. Walaupun jarang bertemu aku karena harus bekerja, tapi mama adalah satu satunya yang aku punya, selain si mbok yang selalu menemaniku setiap hari di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku ditanya temanku, "Mana papa kamu? kok nggak pernah jemput ke sekolah?". Aku bingung, apa itu "papa" ?. Dia bilang papa adalah seorang cowok sama seperti dia. Kok aku nggak pernah lihat dirumahku ada orang seperti cowok. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pulang ke rumah, aku bertanya pada mama, apa itu cowok dan apa itu "papa". Tapi entah kenapa mama menangis. Apa aku jahat? aku belum pernah melihat mama menangis. Dan sekarang aku membuat mama menangis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama hanya memelukku. Dan bilang "Papa kamu jahat, dia tidak menginginkanmu, sayang. Dia suka memukul mama". Mama terus memelukku erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyeka air matanya. Mama terheran melihatku tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kenapa kamu tersenyum? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apa papa itu cowok seperti Haris teman sekelasku ma?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Iya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ma, jangan sedih. Yuk kita maapin papa"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Maksut adek apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Papa kan cowok sama seperti Haris. Haris setiap hari menggangguku dikelas. Jajanku suka diambil sama dia, ma. Dia juga nggak suka kalau aku dekat dekat dia, dan aku juga suka dipukulnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Kamu nggak balas, sayang ? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tapi bu guru bilang, kata Allah kita harus memaafkan. Allah suka sama orang yang memaafkan" Jawabku sambil tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, kenapa mama tambah menangis... aku salah ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku tidak melihat mama ada di rumah. Akupun asik main boneka dan kelereng di depan rumah sendirian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba- tiba mama menghampiri aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama pulaaaang" Aku menyambutnya dengan gembira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Lagi main apa sayang" Tanya mama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Main kelereng, ma"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Anak cewek kok main kelereng ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katanya bu guru aku bisa sambil belajar berhitung. Senin, selasa, rabu, kamis..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Berhitung hari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Iya. Mama aku kasih 20 kelereng ya. kita masukkan dalam botol ini. Hari ini sama besok berarti kelerengnya udah berkurang dua ya ma? tinggal 18 lagi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Pinter anak mama" Kata mama sambil tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku senang sekali melihat mama tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ma, kalau nanti kelerengnya tinggal satu. Berarti harinya tinggal satu ya ma"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Maksutnya adek?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Berarti kalau kelerengnya habis kan harinya juga habis"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Lalu", Mama masih bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berarti nggak bisa hidup lagi ya ma. Terus bisa ketemu sama Allah. asiiik"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Azizah kok bilangnya gitu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yah biar nanti tiap pagi Azizah ditemani sama Allah. Kan mama sibuk kerja. Azizah seneng kalau ada yang menemani gitu ma."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah mama memeluk aku dan menangis (lagi)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama jangan menangis. Azizah di critain sama bu guru, kalau surganya Allah itu indah. Azizah bisa setiap hari main disana. Jadi mama nggak perlu sedih, Azizah nggak sendirian kok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku semakin nggak ngerti mama mencium dan memelukku eraaat sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahhh....senangnya hari ini bisa sarapan sama mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ma, kok nggak kerja?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama hanya tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama jadi ngajak aku jalan- jalan hari ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Iya sayang" Jawabnya singkat﻿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama kekamarku dan segera membereskan mainanku, namun ketika aku melewati kamar, aku dengar mama marah- marah dengan seseorang di telepon. Mama bilang sekarang sudah tidak kerja. Dan mama protes karena uang yang diberi orang itu kurang. Aku bertanya didalam hati, siapa orang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pergi ke kamar dan memecahkan celenganku. Wah uang koinku banyak sekali, ini pasti cukup untuk bantu mama, pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ma, ini uang tabunganku." kataku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menaruhnya di dalam sarung bantal karena jumlahnya yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ini apa sayang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ini uang tabunganku ma, biar mama nggak bingung lagi, katanya uang mama kurang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sayang kamu dengar dari siapa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tadi kan mama telepon. maap tadi adek nggak sengaja dengar. Mama, kalau bisa jangan marah sama orang yang sudah beri kita uang. Azizah juga nggak pernah protes diberi uang saku berapapun sama mama. Azizah udah seneng kok ma" kataku sambil memeluknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama memandangku lama, dan mengangguk sambil senyum. Cantik sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari selanjutnya mama mengajakku jalan jalan. Katanya mau ketemu bu dokter di rumah sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diminta mama, untuk menunggu di luar bersama si mbok. Ramai sekali disini. Aku coba membuka pintu, dan aku mendengar bu dokter bilang " saya rasa tidak lebih dari sebulan..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, apa dokter itu orang jahat? kok dia buat mamaku menangis lagi. Aku buru buru menutup pintu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah di mobil aku bertanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" mama, kok mama menangis terus.? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" nggak, mama nggak apa- apa sayang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ma, li..likimia itu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama tiba tiba menghentikan mobil dan memandangku. Agak lama mama memandangku, sebelum akhirnya tersenyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Itu nama Musuh kita sayang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dia jahat ya ma? Kita ajak kerumah saja ma, biar nanti aku ajak main, aku bagi mainan deh. Pasti dia nggak jahat lagi"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama tidak menjawab apapun dan melanjutkan perjalanan pulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 3 hari ini aku tidak masuk sekolah. Dan suatu malam, tiba tiba badanku menggigil, dan cairan putih keluar dari hidungku. Mama memelukku erat. Tapi entah kenapa makin lama aku makin susah bernafas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama, kelereng di botolku kok sudah habis?.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama tidak menjawab apa- apa dan masih saja terus menangis. Si mbok juga disebelahku. Dia memijit kakiku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sudah Adek istirahat saja ya sayang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mama saja dulu. Jangan kawatir, besok ada Allah yang menemaniku di surga ma."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa pandanganku tambah kabur dan gelap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ma, apa mama masih marah sama papa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mendengar mama menjawab apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jangan marah ya ma, Papa pasti orang baik. Karena mama juga baik. mungkin Azizah yang tidak baik. Gara- gara Azizah papa jadi pergi. Nanti kalau ketemu papa, tolong sampaikan kalau Azizah kangen ya ma"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Iya sayang" Jawab mama sambil terisak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nanti Azizah akan bilang sama Allah biar kita semua, mbok juga, bisa berkumpul di surganya Allah yang indah. Azizah juga mau bilang sama allah biar mama nggak diminta kerja lagi di surga, jadi mama bisa temani Azizah tiap hari. ya ma? "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Iya sayang"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mama,.... semua gelap, Azizah tidur dulu................."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-3763011472257605984?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/3763011472257605984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/mama-jangan-marah-sama-papa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3763011472257605984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/3763011472257605984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2011/01/mama-jangan-marah-sama-papa.html' title='Mama, Jangan Marah sama &quot;Papa&quot;'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TSLFgXFRK_I/AAAAAAAAAZ4/TzGLIXUwrBI/s72-c/a_to_z_of_sleep0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-8837474037893516643</id><published>2010-10-06T17:28:00.000+07:00</published><updated>2010-10-06T17:29:48.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Lemparan Batu</title><content type='html'>seorang pengusaha muda dan kaya. Ia baru saja membeli mobil mewah, sebuah Jaguar yang mengkilap.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kini, sang pengusaha, sedang menikmati perjalanannya dengan mobil baru itu. Dengan kecepatan penuh, dipacunya kendaraan itu mengelilingi jalanan tetangga sekitar dengan penuh rasa bangga dan prestise.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di pinggir jalan, tampak beberapa anak yang sedang bermain sambil melempar sesuatu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun, karena berjalan terlalu kencang, tak terlalu diperhatikannya anak-anak itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tiba-tiba, dia melihat seseorang anak kecil yang melintas dari arah mobil-mobil yang di parkir di jalan. Tapi, bukan anak-anak yang tampak melintas sebelumnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Buk....!" Aah..., ternyata, ada sebuah batu seukuran kepalan tangan yang menimpa Jaguar itu yang dilemparkan si anak itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sisi pintu mobil itupun koyak, tergores batu yang dilontarkan seseorang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Cittt...." ditekannya rem mobil kuat-kuat. Dengan geram, dimundurkannya mobil itu menuju tempat arah batu itu di lemparkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jaguar yang tergores, bukanlah perkara sepele.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apalagi, kecelakaan itu dilakukan oleh orang lain, begitu pikir sang pengusaha dalam hati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Amarahnya memuncak. Dia pun keluar mobil dengan tergesa-gesa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di tariknya anak yang dia tahu telah melempar batu ke mobilnya, dan di pojokkannya anak itu pada sebuah mobil yang diparkir.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Apa yang telah kau lakukan!? Lihat perbuatanmu pada mobil kesayanganku!!" Lihat goresan itu", teriaknya sambil menunjuk goresan di sisi pintu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Kamu tentu paham, mobil baru jaguarku ini akan butuh banyak ongkos di bengkel untuk memperbaikinya "Ujarnya lagi dengan kesal dan geram, tampak ingin memukul anak itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Si anak tampak menggigil ketakutan dan pucat, dan berusaha meminta maaf.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Maaf Pak, Maaf. Saya benar-benar minta maaf. Sebab, saya tidak tahu lagi harus melakukan apa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Air mukanya tampak ngeri, dan tangannya bermohon ampun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Maaf Pak, aku melemparkan batu itu, karena tak ada seorang pun yang mau berhenti...."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan air mata yang mulai berjatuhan di pipi dan leher, anak tadi menunjukke suatu arah, di dekat mobil-mobil parkir tadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Itu disana ada kakakku yang lumpuh. Dia tergelincir, dan terjatuh darikursi roda. Saya tak kuat mengangkatnya, dia terlalu berat, tapi tak seorangpun yang mau menolongku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Badannya tak mampu kupapah, dan sekarang dia sedang kesakitan.." Kini, iamulai terisak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dipandanginya pengusaha tadi. Matanya berharap pada wajah yang mulaitercenung itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Maukah Bapak membantuku mengangkatnya ke kursi roda?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tolonglah, kakakku terluka, tapi saya tak sanggup mengangkatnya."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tak mampu berkata-kata lagi, pengusaha muda itu terdiam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Amarahnya mulai sedikit reda setelah dia melihat seorang lelaki yangtergeletak yang sedang mengerang kesakitan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kerongkongannya tercekat. Ia hanya mampu menelan ludah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Segera dia berjalan menuju lelaki tersebut, di angkatnya si cacat itu menujukursi rodanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kemudian, diambilnya sapu tangan mahal miliknya, untuk mengusap luka dilutut yang memar dan tergores, seperti sisi pintu Jaguar kesayangannya.Setelah beberapa saat, kedua anak itu pun berterima kasih, dan mengatakanbahwa mereka akan baik-baik saja.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Terima kasih, dan semoga Tuhan akan membalas perbuatan Bapak."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Keduanya berjalan beriringan, meninggalkan pengusaha yang masih nanarmenatap kepergian mereka. Matanya terus mengikuti langkah sang anak yangmendorong kursi roda itu, melintasi sisi jalan menuju rumah mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berbalik arah, pengusaha tadi berjalan sangat perlahan menuju Jaguarmiliknya. Dtelusurinya pintu Jaguar barunya yang telah tergores itu olehlemparan batu tersebut, sambil merenungkan kejadian yang baru saja dilewatinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kerusakan yang dialaminya bisa jadi bukanlah hal sepele, tapi pengalamantadi menghentakkan perasaannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Akhirnya ia memilih untuk tak menghapus goresan itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia memilih untuk membiarkan goresan itu, agar tetap mengingatkannya padahikmah ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ia menginginkan agar pesan itu tetap nyata terlihat: "Janganlah melaju dalamhidupmu terlalu cepat, karena, seseorang akan melemparkan batu untuk menarikperhatianmu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teman, sama halnya dengan kendaraan, hidup kita akan selalu berputar, dandipacu untuk tetap berjalan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di setiap sisinya, hidup itu juga akan melintasi berbagai macam hal dankenyataan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Namun, adakah kita memacu hidup kita dengan cepat, sehingga tak pernah adamasa buat kita untuk menyelaraskannya untuk melihat sekitar?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Tuhan, akan selalu berbisik dalam jiwa, dan berkata lewat kalbu kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kadang, kita memang tak punya waktu untuk mendengar, menyimak, dan menyadarisetiap ujaran-Nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kita kadang memang terlalu sibuk dengan bermacam urusan, memacu hidup denganpenuh nafsu, hingga terlupa pada banyak hal yang melintas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Teman, kadang memang, ada yang akan "melemparkan batu" buat kita agar kitamau dan bisa berhenti sejenak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semuanya terserah pada kita. Mendengar bisikan-bisikan dan kata-kata-Nya,atau menunggu ada yang melemparkan batu-batu itu buat kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-8837474037893516643?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/8837474037893516643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/10/lemparan-batu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8837474037893516643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/8837474037893516643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/10/lemparan-batu.html' title='Lemparan Batu'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-4509182371399769459</id><published>2010-06-11T10:00:00.000+07:00</published><updated>2010-06-11T10:06:28.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Cinta Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TBGoIQ2VuCI/AAAAAAAAAWE/B_KTiRQbZEo/s1600/ist2_9670940-blind-woman-sitting-on-a-park.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 213px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TBGoIQ2VuCI/AAAAAAAAAWE/B_KTiRQbZEo/s320/ist2_9670940-blind-woman-sitting-on-a-park.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5481347081401907234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian ia duduk, meletakkan tasnya dipangkuannya dan menyandarkan&lt;br /&gt;tongkatnya pada tungkainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sudah lewat sejak Susan, tiga puluh empat tahun, menjadi buta gara-gara salah diagnosa. Sejak itulah dia kehilangan penglihatannya dan terlempar ke dunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri. Sebagai wanita yang sangat independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, merasa tak berdaya, dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku ?" dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya ia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan bahwa penglihatannya takkan pernah pulih lagi. Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekat untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran yang paling sulit yang pernah dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa sampai ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang? Terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggir kota yang berseberangan. Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru - membuat mereka terburu-buru dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak. Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. "Aku buta !" tukasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu kemana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan.Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi.Selama dua minggu penuh, Mark dengan menggunakan seragam militer lengkap,mengawal Susan ke dan dari tempat kerja setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya,untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana&lt;br /&gt;beradaptasi dengan lingkungan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus dan menyisakan satu kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya. Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang&lt;br /&gt;pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta&lt;br /&gt;Mark.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan. Senin, Selasa, Rabu, Kamis... setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jum'at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata : "Wah,aku iri padamu". Susan tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir itu, "Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?" Sopir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya, "Apa maksudmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tahu, minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung", kata sopir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Tuhan memberikannya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihat dengan matanya untuk menyakinkan diri -- hadiah cinta yang tulus dari seorang suami yang bisa menjadi penerang dimanapun dia berada, meskipun itu di dalam kegelapan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-4509182371399769459?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/4509182371399769459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/06/cinta-sejati.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4509182371399769459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/4509182371399769459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/06/cinta-sejati.html' title='Cinta Sejati'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/TBGoIQ2VuCI/AAAAAAAAAWE/B_KTiRQbZEo/s72-c/ist2_9670940-blind-woman-sitting-on-a-park.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-1815960159974220973</id><published>2010-05-22T18:02:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T18:05:28.951+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>anjing kecil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S_e6Qu0jhqI/AAAAAAAAAVI/L8SEWymcrrQ/s1600/maltese-0137.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 292px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S_e6Qu0jhqI/AAAAAAAAAVI/L8SEWymcrrQ/s320/maltese-0137.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5474048668701263522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seekor anak anjing yang kecil mungil sedang berjalan-jalan di ladang pemiliknya. Ketika dia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kata kuda itu : "Kamu pasti masih baru di sini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya", ujarnya dengan sinis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu dia mendengar seekor sapi di kandang sebelah berkata : "Saya adalah binatang yang paling terhormat di sini sebab nyonya di sini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tentu tidak berguna bagi keluarga di sini", dengan nada mencemooh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriak seekor domba : "Hai sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi dari saya, saya memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu, kayanya kamu memang benar. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya di sini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu demi satu binatang di situ ikut serta dalam percakapan itu, sambil menceritakan betapa tingginya kedudukan mereka di ladang itu. Ayam pun berkata bagaimana dia telah memberikan telur, kucing bangga bagaimana dia telah mengenyahkan tikus-tikus pengerat dari ladang itu. Semua binatang sepakat kalau si anjing kecil itu adalah mahluk tak berguna dan tidak sanggup memberikan kontribusi apapun kepada keluarga itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpukul oleh kecaman binatang-binatang lain, anjing kecil itu pergi ke tempat sepi dan mulai menangis menyesali nasibnya, sedih rasanya sudah yatim piatu, dianggap tak berguna, disingkirkan dari pergaulan lagi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seekor anjing tua di situ mendengar tangisan tersebut, lalu menyimak keluh kesah si anjing kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak dapat memberikan pelayanan kepada keluarga disini, sayalah hewan yang paling tidak berguna disini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata anjing tua itu : "Memang benar bahwa kamu terlalu kecil untuk menarik pedati, kamu tidak bisa memberikan telur, susu ataupun bulu, tetapi bodoh sekali jika kamu menangisi sesuatu yang tidak bisa kamu lakukan. Kamu harus menggunakan kemampuan yang diberikan oleh Sang Pencipta untuk membawa kegembiraan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu ketika pemilik ladang baru pulang dan tampak amat lelah karena perjalanan jauh di panas terik matahari, anjing kecil itu lari menghampirinya, menjilat kakinya dan melompat ke pelukannya. Sambil menjatuhkan diri ke tanah, pemilik ladang dan anjing kecil itu berguling-guling di rumput disertai tawa ria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pemilik ladang itu memeluk dia erat-erat dan mengelus-elus kepalanya, serta berkata : "Meskipun saya pulang dalam keadaan letih, tapi rasanya semua jadi sirna, bila kau menyambutku semesra ini, kamu sungguh yang paling berharga di antara semua binatang di ladang ini, kecil kecil kamu telah mengerti artinya kasih........."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Jangan sedih karena kamu tidak dapat melakukan sesuatu seperti orang lain karena memang tidak memiliki kemampuan untuk itu, tetapi apa yang kamu dapat lakukan, lakukanlah itu dengan sebaik-baiknya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan sombong jika kamu merasa banyak melakukan beberapa hal pada orang lain, karena orang yang tinggi hati akan direndahkan dan orang yang rendah hati akan ditinggikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-1815960159974220973?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/1815960159974220973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/anjing-kecil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1815960159974220973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/1815960159974220973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/anjing-kecil.html' title='anjing kecil'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S_e6Qu0jhqI/AAAAAAAAAVI/L8SEWymcrrQ/s72-c/maltese-0137.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6498174318193151459</id><published>2010-05-14T11:04:00.000+07:00</published><updated>2010-05-14T11:10:05.922+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Sebuah Koin Penyok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-zNCr4RBjI/AAAAAAAAAUo/WGvZpwfnjL0/s1600/SebuahKoinPenyok.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-zNCr4RBjI/AAAAAAAAAUo/WGvZpwfnjL0/s320/SebuahKoinPenyok.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470973093370463794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;seorang lelaki keluar dari pekarangan rumahnya, berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Sudah cukup lama ia menganggur. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Sementara para tetangganya sibuk memenuhi rumah dengan barang-barang mewah, ia masih bergelut memikirkan cara memenuhi kebutuhan pokok keluarganya, sandang dan pangan. Anak-anaknya sudah lama tak dibelikan pakaian, istrinya sering marah-marah karena tak dapat membeli barang-barang rumah tangga yang layak. Laki-laki itu sudah tak tahan dengan kondisi ini, dan ia tidak yakin bahwa perjalanannya kali inipun akan membawa keberuntungan, yakni mendapatkan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika laki-laki itu tengah menyusuri jalanan sepi, tiba-tiba kakinya terantuk sesuatu. Karena merasa penasaran ia membungkuk dan mengambilnya. “Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok-penyok, “ gerutunya kecewa. Meskipun begitu ia membawa koin itu ke sebuah bank. “Sebaiknya koin in Bapak bawa saja ke kolektor uang kuno,” kata teller itu memberi saran. Lelaki itupun mengikuti anjuran si teller, membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, si kolektor menghargai koin itu senilai 30 dollar. Begitu senangnya, lelaki tersebut mulai memikirkan apa yang akan dia lakukan dengan rejeki nomplok ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melewati sebuah toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu sedang diobral. Dia bisa membuatkan beberapa rak untuk istrinya karena istrinya pernah berkata mereka tak punya tempat untuk menyimpan jambangan dan stoples. Sesudah membeli kayu seharga 30 dollar, dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Di tengah perjalanan dia melewati bengkel seorang pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu yang dipanggul lelaki itu. Kayunya indah, warnanya bagus, dan mutunya terkenal. Kebetulan pada waktu itu ada pesanan mebel. Dia menawarkan uang sejumlah 100 dollar kepada lelaki itu. Terlihat ragu-ragu di mata laki-laki itu, namun pengrajin itu meyakinkannya dan dapat menawarkannya mebel yang sudah jadi agar dipilih lelaki itu. Kebetulan di sana ada lemari yang pasti disukai istrinya.Dia menukar kayu tersebut dan meminjam sebuah gerobak untuk membawa lemari itu. Dia pun segera membawanya pulang. Di tengah perjalanan dia melewati perumahan baru. Seorang wanita yang sedang mendekorasi rumah barunya melongok keluar jendela dan melihat lelaki itu mendorong gerobak berisi lemari yang indah. Si wanita terpikat dan menawar dengan harga 200 dollar. Ketika lelaki itu nampak ragu-ragu, si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju. Kemudian mengembalikan gerobak ke pengrajin dan beranjak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu desa dia berhenti sejenak dan ingin memastikan uang yang ia terima. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Pada saat itu seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri si lelaki kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya seraya berkata, “Apa yang terjadi? Engkau baik2 saja kan ? Apa yang diambil oleh perampok tadi?” Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa.. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala karunia hidup yang telah Tuhan berikan pada kita, karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6498174318193151459?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6498174318193151459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/sebuah-koin-penyok.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6498174318193151459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6498174318193151459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/sebuah-koin-penyok.html' title='Sebuah Koin Penyok'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-zNCr4RBjI/AAAAAAAAAUo/WGvZpwfnjL0/s72-c/SebuahKoinPenyok.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2653370501799389885</id><published>2010-05-12T20:58:00.000+07:00</published><updated>2010-05-12T21:01:27.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Special Delivery</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-q0kta_eWI/AAAAAAAAAUg/J_-_jG0qEbQ/s1600/art-special-delivery.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 234px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-q0kta_eWI/AAAAAAAAAUg/J_-_jG0qEbQ/s320/art-special-delivery.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5470383240155986274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sally jumped up as soon as she saw the Surgeon come out of the operating room, saying: "How is my little boy? Is he going to be O.K.? When can I see him?"&lt;br /&gt;The surgeon responded, "I'm sorry, we did all we could." Sally said, "Why do little children get cancer, doesn't GOD care any more? GOD, where were you when my son needed you?"&lt;br /&gt;The surgeon softly told her, "One of the nurses will be out in a few minutes to let you spend time with your son's remains before it's transported to the university".&lt;br /&gt;Sally asked that the nurse stay with her while she said good-bye to her son. As she ran her fingers through his thick red curly hair, the nurse said, "Would you like a lock of his hair?"&lt;br /&gt;Sally nodded yes. The nurse cut a lock of his hair and put it in a plastic bag and handed it to Sally.&lt;br /&gt;She gazed at her son’s body as she spoke to the nurse. &lt;br /&gt;"It was Jimmy's idea to give his body to the university for study. He said it might help somebody else, and that is what he wanted. I said, no at first, but Jimmy said, ‘Mom I won't be using it after I die, maybe it will help some other little boy to be able to spend one more day with his mother’. My Jimmy had a heart of gold, always thinking of someone else and always wanting to help others if he could".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sally walked out of the Children's Hospital for the last time now after spending most of the last 6 months there. She sat the bag with Jimmy's things in it on the seat beside of her in the car. The drive home was hard and it was even harder to go into an empty house. She took the bag to Jimmy's room and started placing the model cars and things back in his room exactly where he always kept them. She lay down across his bed and cried herself to sleep holding his pillow. Sally woke up about midnight and lying beside her on the bed, was a letter folded up.&lt;br /&gt;She opened the letter, it said:&lt;br /&gt;Dear Mom,&lt;br /&gt;I know you're going to miss me, but don't think that I will ever forget you or stop loving you because I'm not around to say I LOVE YOU. I'll think of you every day mom and I'll love you even more each day. Some day we will see each other again. If you want to adopt a little boy so you won't be so lonely, he can have my room and my old stuff to play with. If you decide to get a girl instead, she probably wouldn't like the same things as us boys do, so you will have to buy her dolls and stuff girls like.&lt;br /&gt;Don't be sad when you think about me, this is really a great place. Grandma and Grandpa met me as soon as I got here and showed me around some, but it will take a long time to see everything here.&lt;br /&gt;The Angels are so friendly, and I love to watch them fly. Jesus doesn't look like any of the pictures I saw of Him, but I knew it was Him as soon as I saw Him. Jesus took me to see GOD! And guess what mom? I got to sit on GOD'S knee and talk to Him like I was somebody important. I told GOD that I wanted to write you a letter and tell you good-bye and everything, but I knew that wasn't allowed. God handed me some paper and His own personal pen to write you this letter with. I think Gabriel is the name of the angel that is going to drop this letter off to you. God said for me to give you the answer to one of the questions you asked Him about... “Where was He when I needed him?”&lt;br /&gt;God said, "The same place He was when Jesus was on the cross. He was right there, as He always is with all His children.” Oh, by the way Mom, nobody else can see what is written on this paper but you. To everyone else, it looks like a blank piece of paper.&lt;br /&gt;I have to give God His pen back now, He has some more names to write in the Book Of Life. Tonight I get to sit at the table with Jesus for supper. I'm sure the food will be great. I almost forgot to let you know - now I don't hurt anymore, the cancer is all gone. I'm glad because I couldn't stand that pain anymore and God couldn't stand to see me suffer the pain either, so He sent The Angel of Mercy to get me. The Angel said I was Special Delivery!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2653370501799389885?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2653370501799389885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/special-delivery.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2653370501799389885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2653370501799389885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/special-delivery.html' title='Special Delivery'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S-q0kta_eWI/AAAAAAAAAUg/J_-_jG0qEbQ/s72-c/art-special-delivery.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-6024231667174867044</id><published>2010-05-12T20:51:00.000+07:00</published><updated>2010-05-12T20:56:28.039+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><title type='text'>Nobody Ever Invited John to Come</title><content type='html'>He was a blacksmith and a most wretchedly wicked man. He knew everything that was blatant and blasphemous in infidelity. He hated everything that was good, and loved everything that was bad. He studied to make himself an irritation to all who believed God, never sparing his wife who did the best she could in the patience and Kingdom of Jesus. This man was given up as altogether beyond moral recovery, and so indeed he seemed. Prayer was made as though he had no existence; churches were opened and shut, but never with reference to him; The Gospel was preached and mercy offered, but no one connected him with God's Message to the world.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A few miles back in the country from the blacksmith's town there lives an old couple, Father and Mother Brown. They were close to ninety years of age. Theirs were lives of conscious acceptance with God and of patient, waiting without sorrow and without fear for the promised home-going.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Very early one morning the old man awoke, terribly agitated, and began to call his wife, "Get up, wife! Get up!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why, old man, she said, "What is the matter?" He answered, "I can't tell you now what's the matter for I must start a fire in the kitchen. I want you to get breakfast ready as soon as you can for I've got to go to town this morning! "You go to town this morning!" she exclaimed, "Why , you are out of your head, you can't go to town, you haven't any way of going, and I know you can't walk." "Don't tell me what I can't do," the old man persisted. "I tell you, I've got to go to town. I had a dream last night, and-well, I'll go and make the fire, then tell you about it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His wife followed him; the breakfast was prepared; and when the meal was over, the old man started to town. It was a long and weary way for an old man to walk, but some strange strength was supplied him and without stopping to rest he kept on. The village was reached. Through the main street he trudged, and into the narrow cross street and to the shop of "Devil John," the blacksmith.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Farmer Brown!" he exclaimed in great amazement. "What are you doing here, and so early in the morning?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The old man answered, "That's just what I've come to tell you. Let's go inside where I can sit down for I am tired.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Together they went into the shop; and when seated the old man said, "John, I had a dream last night; and I've come to tell you about it. I dreamed that the hour that I have thought about so much and tried to keep ready for so long was come. It was my time to die. And it was just like I thought it was going to be for it was as the Lord had promised it should be. I wasn't the least bit afraid. How could I be? My room was full of angels, and they all spoke to me; and I Loved them and know that they Loved me. Then some of them stooped and slipped their arms under me and away we went. Beyond the hills and beyond the clouds, we mounted through the starry skies. Oh, how they sang! I never heard anything like it in my life. On we swept, an on, 'till one of them said: "Look yonder now; there's heaven!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh John, I can't tell you how I felt when I was in sight of heaven; nor can I tell what I saw when I looked. I don't believe anyone could tell it. It was so peaceful, so beautiful, so glorious! as we drew nearer, I saw the gates swinging open; and with even faster wing we than we come we swept through them into the city. Such a welcome! Welcome fragrance of the flowers, in the music for every harp, in the song of every tongue, in the grasp of every hand; gladness was everywhere because I had come. Why, they made over me like I was somebody, when I was only a poor sinner saved by Jesus' Blood. I found all my children there--not one of them lost--my boy that you used to be with and play with so much when you went to school together was there, and your old mother, who was in my classes when I went to school. And after a time-I don't know how long it was--I saw the same angels that brought me, bring another; and it was my dear sweet wife. I loved her more than ever when they brought her to me there. She was fairer than the day we married. We sit under the tree of life together and walked by the river that flows from the Throne of God. So happy! And I saw angels bringing in others--others that I love and you love.&lt;br /&gt;And so the years of ETERNITY rolled.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Then, John, all at once it came to me that I hadn't seen you anywhere. I set out to look for you. I went into every street, asked everybody, but could not get any trace of you. I was distressed more than you can know and went to The Lord, my Precious Saviour, and asked Him where you were. And, O John, that you could have seen how sorry He was when, He told me that you hadn't come! "Not Come!" I said. "Why didn't John come?" And He wept as I suppose He often did when He was down here and told me, "Nobody ever asked John to come." Oh I fell at His feet. I bathed them with my tears. I laid my cheeks upon them and cried, Blessed Lord, just let me out of here half an hour, and I'll go ask him to come. I'll give him an invitation. And right then and there I woke up. It was beginning to get light in the east, and I was so glad I was alive, so I could come and ask you to go to heaven and now here I am and I have told you my dream, and want you to go to heaven when your life is ended here on earth."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With other words the old man urged the Royal invitation, but the blacksmith stood as one petrified. He could not speak nor move. Father Brown got up and saying "Good-bye, John; remember you've got an invitation; remember you are asked to come," took his staff and started for home.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The blacksmith seemed to come to himself; and as one recovering from a magician's charm, he sit out to pursue the labors of the day. But everything went wrong--the bellows would not work right, the hammers would not strike right, the nails would not go in right, the horses would not stand right. "O God, be merciful to me a sinner!" he began to sob at last; leaving the shop, he went home. He told his wife of Father Brown's visit. "Blessed be God!" she said, "We will send the horse and buggy and have him come back." "Yes," he added, "for I mean to accept the invitation; and I want him to pray to God to keep me true and steadfast to the end."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-6024231667174867044?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/6024231667174867044/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/nobody-ever-invited-john-to-come.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6024231667174867044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/6024231667174867044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/05/nobody-ever-invited-john-to-come.html' title='Nobody Ever Invited John to Come'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-2483285438406188008</id><published>2010-04-23T17:46:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T17:47:26.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Djarum Black'/><title type='text'>Cerita ini Membuatku Menangis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S9F6suTLaXI/AAAAAAAAATI/MYOhLsfXbGE/s1600/menangis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 221px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S9F6suTLaXI/AAAAAAAAATI/MYOhLsfXbGE/s320/menangis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5463282731738425714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para penumpang bus memandang penuh simpati ketika wanita muda berpenampilan menarik dan bertongkat putih itu dengan hati-hati menaiki tangga. Dia membayar sopir bus lalu, dengan tangan meraba-raba kursi, dia berjalan menyusuri lorong sampai menemukan kursi yang tadi dikatakan kosong oleh si sopir. Kemudian ia duduk, meletakkan tasnya dipangkuannya dan menyandarkan&lt;br /&gt;tongkatnya pada tungkainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sudah lewat sejak Susan, tiga puluh empat tahun, menjadi buta gara-gara salah diagnosa. Sejak itulah dia kehilangan penglihatannya dan terlempar ke dunia yang gelap gulita, penuh amarah, frustasi, dan rasa kasihan pada diri sendiri. Sebagai wanita yang sangat independen, Susan merasa terkutuk oleh nasib mengerikan yang membuatnya kehilangan kemampuan, merasa tak berdaya, dan menjadi beban bagi semua orang di sekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana mungkin ini bisa terjadi padaku ?" dia bertanya-tanya, hatinya mengeras karena marah. Tetapi, betapa pun seringnya ia menangis atau menggerutu atau berdoa, dia mengerti kenyataan yang menyakitkan bahwa penglihatannya takkan pernah pulih lagi. Depresi mematahkan semangat Susan yang tadinya selalu optimis. Mengisi waktu seharian kini merupakan perjuangan berat yang menguras tenaga dan membuatnya frustasi. Dia menjadi sangat bergantung pada Mark, suaminya. Mark seorang perwira Angkatan Udara. Dia mencintai Susan dengan tulus. Ketika istrinya baru kehilangan penglihatannya, dia melihat bagaimana Susan tenggelam dalam keputusasaan. Mark bertekat untuk membantunya menemukan kembali kekuatan dan rasa percaya diri yang dibutuhkan Susan untuk menjadi mandiri lagi. Latar belakang militer Mark membuatnya terlatih untuk menghadapi berbagai situasi darurat, tetapi dia tahu, ini adalah pertempuran yang paling sulit yang pernah dihadapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan merasa siap bekerja lagi. Tetapi, bagaimana dia akan bisa sampai ke kantornya? Dulu Susan biasa naik bus, tetapi sekarang? Terlalu takut untuk pergi ke kota sendirian. Mark menawarkan untuk mengantarkannya setiap hari, meskipun tempat kerja mereka terletak di pinggir kota yang berseberangan. Mula-mula, kesepakatan itu membuat Susan nyaman dan Mark puas karena bisa melindungi istrinya yang buta, yang tidak yakin akan bisa melakukan hal-hal paling sederhana sekalipun. Tetapi, Mark segera menyadari bahwa pengaturan itu keliru - membuat mereka terburu-buru dan terlalu mahal. Susan harus belajar naik bus lagi, Mark menyimpulkan dalam hati. Tetapi, baru berpikir untuk menyampaikan rencana itu kepada Susan telah membuatnya merasa tidak enak. Susan masih sangat rapuh, masih sangat marah. Bagaimana reaksinya nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persis seperti dugaan Mark, Susan ngeri mendengar gagasan untuk naik bus lagi. "Aku buta !" tukasnya dengan pahit. "Bagaimana aku bisa tahu kemana aku pergi? Aku merasa kau akan meninggalkanku"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mark sedih mendengar kata-kata itu, tetapi ia tahu apa yang harus dilakukan.Dia berjanji bahwa setiap pagi dan sore, ia akan naik bus bersama Susan sampai Susan hafal dan bisa pergi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itulah yang terjadi.Selama dua minggu penuh, Mark dengan menggunakan seragam militer lengkap,mengawal Susan ke dan dari tempat kerja setiap hari. Dia mengajari Susan bagaimana menggantungkan diri pada indranya yang lain, terutama pendengarannya,untuk menemukan dimana ia berada dan bagaimana&lt;br /&gt;beradaptasi dengan lingkungan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menolong Susan berkenalan dan berkawan dengan sopir-sopir bus dan menyisakan satu kursi kosong untuknya. Dia membuat Susan tertawa, bahkan pada hari-hari yang tidak terlalu menyenangkan ketika Susan tersandung waktu turun dari bus, atau menjatuhkan tasnya yang penuh berkas di lorong bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi mereka berangkat bersama-sama, setelah itu Mark akan naik taksi ke kantornya. Meskipun pengaturan itu lebih mahal dan melelahkan daripada yang pertama, Mark yakin bahwa hanya soal waktu sebelum Susan mampu naik bus tanpa dikawal. Mark percaya kepadanya, percaya kepada Susan yang dulu dikenalnya sebelum wanita itu kehilangan penglihatannya; wanita yang tidak pernah takut menghadapi tantangan apapun dan tidak akan pernah menyerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, Susan memutuskan bahwa dia siap untuk melakukan perjalanan itu seorang diri. Tibalah hari Senin. Sebelum berangkat, Susan memeluk Mark yang&lt;br /&gt;pernah menjadi kawannya satu bus dan sahabatnya yang terbaik. Matanya berkaca-kaca, penuh air mata syukur karena kesetiaan, kesabaran dan cinta&lt;br /&gt;Mark.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengucapkan selamat berpisah. Untuk pertama kalinya mereka pergi ke arah yang berlawanan. Senin, Selasa, Rabu, Kamis... setiap hari dijalaninya dengan sempurna. Belum pernah Susan merasa sepuas itu. Dia berhasil ! Dia mampu berangkat kerja tanpa dikawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Jum'at pagi, seperti biasa Susan naik bus ke tempat kerja. Ketika dia membayar ongkos bus sebelum turun, sopir bus itu berkata : "Wah,aku iri padamu". Susan tidak yakin apakah sopir itu bicara kepadanya atau tidak. Lagipula, siapa yang bisa iri pada seorang wanita buta yang sepanjang tahun lalu berusaha menemukan keberanian untuk menjalani hidup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penasaran, dia berkata kepada sopir itu, "Kenapa kau bilang kau iri kepadaku?" Sopir itu menjawab, "Kau pasti senang selalu dilindungi dan dijagai seperti itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan tidak mengerti apa maksud sopir itu. Sekali lagi dia bertanya, "Apa maksudmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau tahu, minggu kemarin, setiap pagi ada seorang pria tampan berseragam militer berdiri di sudut jalan dan mengawasimu waktu kau turun dari bus. Dia memastikan bahwa kau menyeberang dengan selamat dan dia mengawasimu terus sampai kau masuk ke kantormu. Setelah itu dia meniupkan ciuman, memberi hormat ala militer, lalu pergi. Kau wanita yang beruntung", kata sopir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata bahagia membasahi pipi Susan. Karena meskipun secara fisik tidak dapat melihat Mark, dia selalu bisa memastikan kehadirannya. Dia beruntung, sangat beruntung, karena Tuhan memberikannya hadiah yang jauh lebih berharga daripada penglihatan, hadiah yang tak perlu dilihat dengan matanya untuk menyakinkan diri -- hadiah cinta yang tulus dari seorang suami yang bisa menjadi penerang dimanapun dia berada, meskipun itu di dalam kegelapan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-2483285438406188008?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/2483285438406188008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/cerita-ini-membuatku-menangis_23.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2483285438406188008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/2483285438406188008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/cerita-ini-membuatku-menangis_23.html' title='Cerita ini Membuatku Menangis'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S9F6suTLaXI/AAAAAAAAATI/MYOhLsfXbGE/s72-c/menangis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7279663637740610924</id><published>2010-04-11T14:14:00.000+07:00</published><updated>2010-04-11T14:24:36.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Djarum Black'/><title type='text'>Rantai Kebaikan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S8F5IUwhUZI/AAAAAAAAASw/cZdVR-U1srM/s1600/zakat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S8F5IUwhUZI/AAAAAAAAASw/cZdVR-U1srM/s320/zakat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458777407267885458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.&lt;br /&gt;Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat!&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson ."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu..&lt;br /&gt;Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun ju mlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu&lt;br /&gt;merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.&lt;br /&gt;Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah.&lt;br /&gt;Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan&lt;br /&gt;cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu.&lt;br /&gt;Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun&lt;br /&gt;pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu.&lt;br /&gt;Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya&lt;br /&gt;bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi." Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya&lt;br /&gt;harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus ki sah ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada teman-teman anda! Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7279663637740610924?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7279663637740610924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/rantai-kebaikan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7279663637740610924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7279663637740610924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/rantai-kebaikan.html' title='Rantai Kebaikan'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S8F5IUwhUZI/AAAAAAAAASw/cZdVR-U1srM/s72-c/zakat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7128210157556231350</id><published>2010-04-07T13:06:00.000+07:00</published><updated>2010-04-07T15:55:42.692+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Djarum Black'/><title type='text'>Cahaya Hati Anak Penjaja Kue</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S7whzX0d7XI/AAAAAAAAASg/fxtDRXV4M2E/s1600/DSC_0007.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S7whzX0d7XI/AAAAAAAAASg/fxtDRXV4M2E/s320/DSC_0007.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5457274014917324146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu siang dalam perjalanan menuju kampus, terlintas keinginanku untuk naik kereta api. Padahal hari-hari biasanya, aku selalu menaiki angkot D-128 rute Warung silah-Depok yang setia mengantarku sampai kampus dan aku cukup turun di depan Toko Buku daerah Margonda. Cukup sekali naik angkot dan hanya membayar Rp. 2.500. Tapi entah kenapa tiba-tiba saja saat itu muncul keinginan di luar kebiasaan. Aku ingin berangkat ke kampus naik kereta api. Pikirku, yah sekali-kali tak apalah, lagipula aku kuliah jam satu siang dan sekarang masih jam sebelas. Setengah dua belas aku sampai di stasiun kereta Lenteng Agung. Bagi orang lain, mungkin hal ini sangat membuang-buang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai stasiun, menunggu kereta. Padahal kalau aku mau lebih cepat sampai kampus, cukup naik angkot satu kali lagi ke arah Depok. Tetapi aku tetap menunggu kereta jurusan Bogor tiba. Memang, aku hanya turun tiga stasiun berikutnya, yaitu stasiun Pondok Cina. Sambil menunggu kereta tiba, kubuka tas dan kuambil salah satu buku yang dihadiahkan oleh salah seorang sahabat pada milad (ulang tahun-red)-ku Oktober lalu. Hampir pukul dua belas kereta api jurusan Bogor baru tiba. Kulangkahkan kaki kananku masuk ke dalam kereta. Setelah melihat sekeliling, tak ada tempat duduk kosong. Berdiri pun tak apa. Lagipula alat transportasi rakyat murah meriah begini, untung-untungan bisa dapat tempat duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh dari tempatku berdiri, seorang anak laki-laki kecil penjual kue —yang kutaksir usianya baru enam tahunan—menjajakan dagangannya. Satu hal yang membuatnya berbeda dengan pedagang lainnya di kereta yang aku tumpangi, adalah caranya menawarkan kue dagangannya. Saat ia menghampiriku, dia menawarkan dagangannya kepadaku sama seperti yang ditawarkannya kepada penumpang kereta lainnya.&lt;br /&gt;"Assalamualaikum… kakak, apakah kakak mau membeli kue? Hanya lima ratus rupiah saja, Kak, " tawarnya.&lt;br /&gt;"Wa alaikum salam. Nggak Dik, makasih, " jawabku.&lt;br /&gt;"Baiklah. Permisi kak…, " Tanpa berlama-lama, anak itu segera meninggalkanku dan kembali menawarkan dagangannya kepada penumpang kereta yang lain dengan pertanyaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati aku bergumam, hari gini masih ada jajanan harga lima ratus? Modalnya berapa? Aku terus memperhatikan anak laki-laki kecil itu. Sejurus kemudian, anak itu kembali menghampiri salah seorang penumpang kereta yang telah ditawari kue jualannya barusan. "Mungkin untuk bekal di tempat kerja, Kak?" tanyanya kembali dengan penuh harap yang ditawarinya barusan bersedia membeli kue dagangannya itu. Kembali si penumpang tersebut menolak tawaran anak penjual kue dengan sama ramahnya. Anak itu pun meninggalkan gerbong kereta tempat aku berdiri dan ia menuju ke gerbong sebelah. Untuk menjajakan kue jualannya tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segenap rasa sesal memasuki hatiku saat melihat bocah penjual kue itu berjalan menuju gerbong sebelah. Jadi kasihan aku terhadapnya. Kenapa pula tidak kubeli kue jualannya? Cuma lima ratusan dan penumpang satu gerbong tidak ada yang mau membeli kue jualannya. Padahal masih ada dua lembar ribuan di saku kemejaku, tapi urung kukeluarkan untuk membeli kue itu. Ah… penyesalan memang selalu datang belakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saja anak laki-laki penjual kue itu hendak masuk ke gerbong sebelah, seorang pria setengah baya memanggilnya. Pikirku, mungkin pria tersebut berniat membeli kue anak tadi. Segera anak penjual kue itu berbalik setelah dipanggil oleh pria yang duduk tidak jauh dari tempatku berdiri. "Ini untuk adik, " katanya sambil memasukkan (sedikit memaksa) selembar uang sepuluh ribuan ke dalam saku anak penjual kue tadi. Tanpa sempat bicara, bahkan mengucapkan terima kasih pun belum, si anak sudah diminta untuk segera melanjutkan aktivitas menjual kue-kuenya. Anak tersebut hanya tersenyum diam dan melanjutkan berjalan ke gerbong sebelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengherankan, justru sebelum ia masuk ke gerbong sebelah, anak penjual kue tersebut memberikan uang yang diterimanya barusan kepada sepasang pengemis buta (yang menurut dugaanku mereka suami-isteri) yang berada di gerbong yang kami tumpangi. Aku masih saja terus memperhatikan bocah kecil itu. Bahkan kuperhatikan, pria setengah baya yang barusan memberikan uang tersebut juga memperhatikannya. Dan benarlah dugaanku, pria tersebut memanggil bocah penjual kue tadi dan menanyakan kenapa uangnya diberikan kepada pengemis buta. Anak itu hanya menjawab, "Emak saya bilang saya tidak boleh mengemis. Saya hanya boleh menerima uang kalau ada yang membeli kue dagangannya, " jelasnya dengan bahasa Indonesia yang begitu baik dan benar. Deg… Tergetar hati ini mendengar jawaban bocah penjual kue itu.&lt;br /&gt;"Tapi saya ngasih uang emang buat kamu, sedekah, " lanjut pria setengah baya kemudian.&lt;br /&gt;"Uang sedekah juga sama saja dengan saya mengemis. Emak bilang saya harus jualan kalau mau mendapat uang, bukan mengemis, " jawab bocah penjual kue itu membuat desiran dalam hatiku semakin menjadi.&lt;br /&gt;"Emang kalo saya beli kue kamu semuanya berapa?" tanya pria setengah baya itu setelah beberapa saat terdiam.&lt;br /&gt;"Dua puluh ribu rupiah, Pak, " jawab si bocah singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, pria setengah baya itu mengeluarkan selembar uang dua puluh ribuan dari dompetnya yang ia serahkan kepada bocah penjual kue yang masih tidak kuketahui siapa namanya.&lt;br /&gt;"Ini, saya beli semuanya ya…" pinta pria setengah baya itu dan langsung si bocah dengan sigap membungkus semua kue dagangannya lalu diberikannya kepada pria setengah baya yang masih mengulurkan selembar uang dua puluh ribuan.&lt;br /&gt;"Terima kasih, Pak, semoga rezekinya berkah, " ujar si bocah penjual kue itu sambil menerima uang dua puluh ribuan darinya dengan penuh senyum. Ah, doa yang menyejukkan, batinku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa kereta sudah sampai di Stasiun Pondok Cina. Banyak juga penumpang kereta yang turun. Termasuk bocah penjual kue tadi. Tampak kesenangan meliputi wajahnya dengan nampan kue yang telah kosong. Mungkin ia akan kembali pulang. Pastilah ibunya merasakan kesenangan yang tak jauh berbeda dengan dirinya, pikirku. Sepanjang perjalanan menuju kampus tercinta, hati dan pikiranku masih saja tertuju pada bocah laki-laki penjual kue di kereta tadi. Di tengah kesulitan hidup, seorang anak kecil dengan sebegitu konsistennya tetap teguh menjaga harga dirinya dari meminta-minta kepada orang lain. Dia yakin bahwa dengan berusaha, segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya. Bukan dengan berpangku tangan, mengemis, memohon belas kasihan orang lain, karena kita memang hanya boleh memohon belas kasih padaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang bocah yang usianya mungkin hanya terpaut satu tahun lebih tua dari keponakanku di rumah, sudah harus turut merasakan pahitnya kesulitan hidup. Terlintas dalam pikiranku seandainya yang menjadi bocah tadi adalah keponakanku. Ah, tak tega aku. Bahkan untuk membayangkannya saja. Keteguhan hatinya yang tidak menjadikan tubuh kecilnya sebagai alat mengundang rasa kasihan orang lain patut kuacungi jempol. Ia tahu bahwa semua rezeki sudah diatur secara adil oleh Allah SWT. Tak ada satu pun makhluk kecuali sudah ditetapkan rezekinya. Tugas kita adalah menjemput dan mencari berkah dari karunia Allah SWT tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ingat diri ini yang mudah mengeluh dan merasa lemah, tentu aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan bocah penjual kue tadi. Seharusnya aku bersyukur, rasa lelah yang kurasakan karena harus mencari penghasilan tambahan untuk biaya kuliah dengan mengajar dan berjualan kue—juga— pastilah tidak selelah bocah kecil tadi. Bersyukur, karena aku masih bisa kuliah, di saat banyak orang lainnya yang putus sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih ya Allah. Rasa syukur tak terhingga terus kulafalkan atas hikmah yang kudapat hari itu. Waktu yang lebih lama kubutuhkan untuk menunggu kereta ternyata tak sebanding dengan pelajaran berharga yang disampaikan olehNya melalui kehadiran bocah kecil penjual kue di kereta tadi. Mungkin keadaannya akan berbeda bila aku tidak naik kereta ke kampus hari itu. Ya Allah, jadikan aku hamba yang pandai bersyukur dan bersabar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7128210157556231350?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7128210157556231350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/cahaya-hati-anak-penjaja-kue.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7128210157556231350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7128210157556231350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/cahaya-hati-anak-penjaja-kue.html' title='Cahaya Hati Anak Penjaja Kue'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S7whzX0d7XI/AAAAAAAAASg/fxtDRXV4M2E/s72-c/DSC_0007.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-7492166275481896293</id><published>2010-04-04T16:56:00.000+07:00</published><updated>2010-04-04T16:58:24.708+07:00</updated><title type='text'>Kumpulkan 50 Doa Saja</title><content type='html'>Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke, sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU.Tubuhnya terbujur tak berdaya. Samar-samar dia melihat dokter yang merawatnya berbicara kepada istrinya. Dia tidak paham yang mereka bicarakan.Dokter itu menggelengkan kepalanya, kemudian istrinya terlihat sedih sambil memandangnya. Kemudian dia tak sadarkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pukul 24.00, saat orang-orang terlelap . Dia melihat sesosok bayangan terang. Sesosok itu menatapnya dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku adalah malaikat maut ..." katanya datar. Malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku hanya memberi kabar padamu, Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan tetap hidup. Tapi jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia ! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang ..." kata si pengusaha ini dengan yakinnya. Setelah itu Malaikat pun pergi dan akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, "Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat itu menjawab, "aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 1 jam lagi, rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si Malaikat menunjukkan layar besar mirip layar bioskop dan menunjukkan siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra-putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Malaikat, "Aku beritahu, kenapa Tuhan memberikanmu kesempatan kedua ?? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali terlihat di mana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar di hadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah dan hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri." Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini . . . timbul penyesalan bahwa selama ini dia bukanlah suami yang baik dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya, dan malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa tapi waktunya sudah terlambat! Ternyata sampai menit terakhir belum ada lagi orang yang mendoakannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan setengah bergumam dia bertanya, "Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab si Malaikat, "Ada beberapa yang berdoa buatmu ketika mereka menjenguk tapi mereka tidak tulus, bahkan ada yang hatinya berbisik mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik, bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah. Engkaupun tidak pernah peduli terhadap penderitaan orang-orang di sekitarmu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia, tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam. Dan sadarlah bahwa dia memang orang yang tidak pernah peduli dan memiliki perhatian yang tulus kepada orang lain. Bagaimana mungkin orang lain tulus mendoakannya ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, " Selamat. Tuhan memerintahkanku menunda kematianmu ! Kau tidak jadi meninggal, karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terheran-heran dan tidak percaya,si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukankah itu Panti Asuhan?" kata si pengusaha pelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU, setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1916357567859859061-7492166275481896293?l=catatan-mahdy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/feeds/7492166275481896293/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/kumpulkan-50-doa-saja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7492166275481896293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1916357567859859061/posts/default/7492166275481896293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://catatan-mahdy.blogspot.com/2010/04/kumpulkan-50-doa-saja.html' title='Kumpulkan 50 Doa Saja'/><author><name>Hajon Mahdy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16625971373898967205</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/SJ1hUdAmMlI/AAAAAAAAACk/Cmz0spXnMv8/s1600-R/1_768705993l.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1916357567859859061.post-3997814270281272632</id><published>2010-03-18T19:23:00.000+07:00</published><updated>2010-03-18T19:26:57.202+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspiring'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Djarum Black'/><title type='text'>Doa Seorang Pengemis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S6Ib3J53dVI/AAAAAAAAASM/Y0o_pFL30q8/s1600-h/1158082393pengemis.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 294px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_F9ZojYL7SFg/S6Ib3J53dVI/AAAAAAAAASM/Y0o_pFL30q8/s320/1158082393pengemis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5449949133437105490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi mencari upaya sembuh, maka Ra'fat mengikuti saran dokter untuk berobat ke sebuah rumah sakit terkenal spesialis liver di Guangzhou, China. Ia berangkat ke sana ditemani oleh keluarga. Penyakit liver semakin bertambah parah. Maka saat Ra'fat diperiksa, dokter mengatakan bahwa harus diambil tindakan operasi segera. Ketika Ra'fat menanyakan berapa besar kemungkinan berhasilnya. Dokter menyatakan kemungkinannya adalah fifty-fifty.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"50% kalau operasi berhasil maka Anda akan sembuh, 50% bila tidak berhasil mungkin nyawa Anda adalah taruhannya!" jelas sang dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapati bahwa boleh jadi ia bakal mati, maka Ra'fat berkata, "Dokter, kalau operasi ini gagal dan saya bisa mati, maka izinkan saya untuk kembali ke negara saya untuk berpamitan dengan keluarga, sahabat, kerabat dan orang yang s
